Lindungi dan Jaga Keluarga dari Gerakan yang Menyimpang

ilustrasi: pennlive.comKadang saya merasa heran, saat informasi dan pengetahuan sudah begitu mudah didapat, tapi faktanya tetap saja masih ada kasus betapa mudahnya orang terpengaruh dengan faham-faham baru di sekitar kita.


Padahal sebenarnya jika kita selalu menggunakan akal dan fikiran kita serta mau belajar mencerna setiap informasi dan pengetahuan yang kita terima, sesungguhnya sangatlah mudah untuk menemukan apakah sebuah organisasi atau pergerakan itu baik atau tidak.


Saya katakan mudah karena biasanya kebaikan itu sesuatu yang bisa kita terima dan fahami dalam diri kita, karena sesungguhnya setiap orang memang ingin menerima kebaikan.


Saya sendiri juga sudah sering didatangi seseorang bahkan pernah juga sekelompok orang yang pada awalnya ngajak diskusi, berbagi pemikiran, dan berbagai sharing pengetahuan lainya.


Pada awalnya memang gelagat mereka baik sekali, namun karena saya selalu memegang idiologi dan selalu mencerna informasi dan pengetahuan yang saya terima kemudian saya putuskan apakah itu baik atau tidak, maka saya beruntung selalu bisa menghindar dari mereka-mereka yang memang menurut saya kurang baik.


Kurang baik yang saya contohkan sederhananya begini, diantara mereka ada yang mengajak saya supaya bergabung dengan kelompok organisasi ataupun aliran mereka, namun barusaja kenal dan berdiskusi, kok mereka sudah langsung menjelek-jelekan kelompok lain dan mereka merasa jika mereka sendirilah yang paling benar.


Dari hal itu saja saya sudah langsung tidak respon niat mereka untuk mengajak bergabung dengan kelompok maupun aliran mereka.


Karena setahu saya, orang baik dan ajaran yang baik seharusnya selalu memberikan ketenangan, kedamaian, dan kebersamaan walaupun kita berbeda pendapat dan aliran, bahkan saat kita berbeda agama sekalipun kita sebagai manusia harus tetap berbuat baik terhadap sesama manusia.


Kesalahan banyak orang terkadang yang biasanya mudah bergabung dengan aliran-aliran baru maupun organisasi baru dikarenakan pola pikir dan cara mencerna sebuah informasi secara satu arah saja.


Celah inilah yang kemudian menjadi gerbang mudahnya seseorang dipengaruhi dengan faham-faham baru yang seringkali menyimpang.


Untuk mengatasinya, saran saya kita harus selalu memegang prinsip dan idiologi bahwa saat kita menerima informasi dan pengetahuan yang bersifat baru dari orang-orang yang baru kita kenal, jangan langsung dengan mudah kita terima.


Saat berdiskusi bolehlah kita mendengarkan mereka berbicara dan berargumentasi, tapi kita juga harus menguji informasi dan pengetahuan tersebut dengan informasi dan pengetahuan yang lainya. Tujuanya untuk menguji sejauh mana informasi dan pengetahuan baru tersebut benar-benar sebuah informasi dan pengetahuan yang benar.


Untuk mampu memiliki kemampuan tersebut, maka tidaklah mudah. Kita harus memperbanyak bacaan serta informasi dan pengetahuan yang sebanyak-banyaknya sehingga kita tidak terjebak pada pemahaman yang sempit dan dangkal.


Jangan lupa juga untuk selalu berkonsultasi dengan tokoh-tokoh agama yang lebih memiliki wawasan dan pengetahuan yang lebih luas untuk mendapatkan saran dan amsukan atas informasi dan pengetahuan yang anda dapatkan.


Selalu waspada dan jagalah diri kita dan kelaurga kita dari aliran-aliran maupun kelompok yang menyimpang.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.