Aksi Memukau Pedrosa dan Kemenanganya di Motegi Dianggap Tak Berguna?

gambar: cnnindonesia.comSekali lagi aksi Dani Pedrosa memang sungguh - sungguh memukau pada gelaran motogp seri ke-15 di Motegi Jepang kemarin [11/10/15].


Walau start dari posisi ke-enam dan tidak dijagokan untuk menang di Motegi Jepang, Pedrosa seolah menyimpan ambisi yang tersembunyi. Sampai-sampai pengamat dan tim sekalipun seolah tidak tahu apa sebenarnya ambisi Pedrosa kok bisa sehebat itu.


Kehebatan Dani Pedrosa sebenarnya sudah terlihat saat seri sebelumnya yaitu saat Pedrosa beradu skill dengan Valentino Rossi saat di Aragon yang lalu.


Rossi yang tentunya sudah tahu Lorenzo jauh didepan saat di Aragon beberapa waktu lalu, tentunya saat itu ingin mengejar posisi kedua supaya perolehan point dirinya dan Lorenzo tidak semakin mendekat. Sadar akan hal itu, maka Rossi harus bisa “menyingkirkan” Pedrosa yang ada di posisi kedua.


Namun apa yang terjadi saat di Aragon kemarin khususnya pada sisa-sisa akhir lap balapan, Rossi berkali-kali mencoba mengejar Pedrosa, namun Pedrosa sepertinya bersikukuh ngotot untuk jangan sampai dirinya kalah dari Rossi. Dan itu ternyata dibuktikan Pedrosa dengan cara selalu berhasil menyingkirkan Rossi ketika Rossi berkali-kali mencoba mengejarnya. Bahkan insiden yang seru itu terjadi hingga jelang menyentuh garis finish, dan Rossi harus mengakui kehebatan Pedrosa hingga dirinya harus menerima finish di podium ketiga dan Pedrosa di posisi kedua.


Nah, jika anda masih ingat aksi memukau Pedrosa saat di Aragon kemarin, seharusnya para pengamat dan pecinta motogp harus mempertimbangkan juga Pedrosa saat di Motegi Jepang. Namun sepertinya hasil terbaik Pedrosa saat di Aragon mungkin hanya dianggap sebagai keberuntungan Pedrosa saja sehingga saat di Motegi Jepang Pedrosa seperti tidak diidolakan untuk mampu meraih juara.


Kondisi ini tentunya mungkin bisa menjadi salah satu motivasi Pedrosa untuk membuktikan bahwa, walau dirinya tidak dijagokan, tapi Pedrosa ingin membuktikan dengan bukti bahwa dirinya layak untuk menjadi yang terbaik di Motegi Jepang. Dan akhirnya Pedrosa mampu membuktikan pencapaian terbaiknya di Motegi Jepang.


Kemarin yang membuat saya tertarik untuk membuat tulisan ini ketika ngobrol dengan salah satu teman yang dirinya berkomentar seperti ini, "Ah, Walau Pedrosa juara di Motegi, toh gak ada gunanya lagi Pedrosa juara di Motegi karena Pedrosa sudah tidak mungkin jadi Juara Dunia MotoGP 2015".


Menanggapi pernyataan tersebut, saya jadi ingin berbagi pendapat saya dan ingin menilai, benarkah raihan terbaik Pedrosa dianggap tidak ada gunanya?


Menurut saya begini,


Jika yang dimaksud tidak ada gunanya untuk menjadikan Pedrosa Juara Dunia di gelaran MotoGp 2015, sepertinya peluang itu memang sudah tertutup untuk Pedrosa karena balapan hanya tersisa sedikit lagi.


Namun perlu kita catat bahwa, Dalam gelaran MotoGP, saat seorang pembalap sudah "terkubur" mimpi mereka untuk menjadi Juara Dunia, maka ada tujuan dan perjuangan lain yang harus dilakukan oleh seorang pembalap motogp, Khususnya saat di akhir-akhir serie Balapan MotoGP.


Tujuan apa yang dimaksud selain mengejar gelar Juara Dunia?


Tujuan yang saya maksud tentunya tujuan supaya sang pembalap bisa diperpanjang kontraknya, atau lebih baik lagi jika mendapatkan kontrak baru yang nilai kontraknya jauh lebih baik lagi untuk seri balapan motogp tahun berikutnya.


Nah, saya pikir satu-satunya alasan kenapa Pedrosa tetap berjuang habis-habisan di seri-seri akhir balapan MotoGP, salah satu tujuanya pasti supaya Pedrosa berharap agar Honda tetap masih memberikan kesempatan agar dirinya bisa bergabung dengan Honda. Atau, kalaupun misal Honda sudah tidak tertarik memperpanjang Pedrosa, maka dengan penampilan terbaiknya yang dia pertontonkan diharapkan akan ada team lain yang akan menawarkan kontrak baru yang lebih baik lagi.


Hal ini memang tidak diungkapkan secara langsung oleh Pedrosa, namun jika anda kemarin sempat menyaksikan Fox Sport 3 yang mewawancarai Pedrosa usai balapan, Pedrosa menyampaikan bahwa kemenganan dirinya di Motegi Jepang dia hadiahkan untuk HONDA yang selama ini menjadi sponsor dan juga teman-teman Pedrosa.


Dari ucapan tersebut menunjukan bahwa Pedrosa ingin memberikan hasil yang terbaik untuk Team Honda.


Jadi jika ada yang masih berfikir bahwa kemenangan Pedrosa itu anda anggap sia-sia, maka anda salah! :-)


Kita tunggu saja aksi-aksi terbaik para pembalap di gelaran MotoGP seri-seri terakhir berikutnya!


Untuk anda yang belum sempat menyaksikan MotoGP Motegi Jepang 2015, berikut ini saya sempat merekamnya aksi memukau Pedrosa saat detik-detik melibas Rossi dan Lorenzo.



Salam MotoGP!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.