Antara Kekecewaan dan Kegembiraan Rossi dan Lorenzo di San Marino

gambar: melty.itTragis! Mungkin kata ini menggambarkan bagaimana suasana hati Valentino Rossi dan Lorenzo saat bertanding di MotoGP San Marino.


Dikatakan Tragis untuk Valentino Rossi karena sirkuit ini merupakan ibarat rumah bagi the doctor. Tapi sayangnya, Rossi justru GAGAL meraih podium!


Memang sih, secara perolehan poin, Rossi memimpin sementara klasemen sementara perebutan juara MotoGP 2015, namun perlu dicatat, perolehan point sementara Rossi bisa didapat karena adanya Lorenzo yang gagal finish.


Kalausaja Lorenzo tidak gagal finish, tentunya ceritanya akan berbeda. 


Kekecewaan Rossi yang gagal naik podium sepertinya hanya bisa dirasakan sepenuhnya oleh Rossi sendiri dan para penggemar Rossi khususnya yang berada di San Marino Misano. Karena Rossi pastinya ingin menunjukan jika di kandangnya sendirilah Rossi ingin tampil yang terbaik daripada di sirkuit lainya.


Namun itulah balapan, apalagi sangat jarang terjadi pergantian motor sampai dua kali seperti kemarin dalam ajang balapan motogp. Kondisi yang seperti ini juga mungkin yang membuat Rossi dan tim kurang memperhitungkan dengan tepat kapan waktunya melakukan pergantian motor.


Keputusan Marquez yang memutuskan untuk berganti motor sepertinya dinilai banyak pihak sebagai keputusan yang sangat tepat sehingga dirinya mampu menjadi juara di San Marino.


Bagaimana dengan Lorenzo?


Lorenzo saya pikir melakukan kesalahan yang seharusnya tidak perlu dia lakukan. Kalau dibandingkan dengan jatuhnya Marquez pada balapan sebelumnya, sepertinya kasusnya hampir sama.


Walaupun dalam pemberitaan disebutkan Lorenzo tidak menyesal atas kesalahan yang dilakukanya, tapi saya sangat yakin jika dihati Lorenzo pastinya menumpuk kekecewaan yang sangat luar biasa. Kenapa? Karena sudah sangat jelas, jika akibat kesalahan yang dilakukan Lorenzo hingga akhirnya gagal finish, itu artinya perolehan poin dirinya dengan Rossi menjadi semakin menjauh.


Itupun sebenarnya Lorenzo masih beruntung karena Rossi tidak finish terdepan sehingga perolehan poin Rossi tidak terlalu banyak. 


Jadi dalam kasus ini, Rossi sangat diuntungkan karena Lorenzo gagal finish, sedangkan Lorenzo juga diuntungkan karena Rossi tidak jadi juara di San Marino sehingga selisih point tidak terlalu jauh.


Saya pikir pada pertandingan seri-seri berikutnya akan tetap masih seru. Dan saya prediksikan juga keseruan balapan motogp hingga akhir balapan hanya akan terjadi pada 3 pembalap utama yaitu Rossi, Lorenzo, dan Marquez, diluar itu kemungkinan besar adalah kejutan-kejutan sebagaimana MotoGP di San Marino kemarin.


Kita tunggu saja MotoGP seri-seri berikutnya!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.