Me"Reshuffle" Cara Hidup Kita

Me"Reshuffle" Cara Hidup Kita


ilustrasi: mortylefkoe.com


Saat ini sedang ramai orang ngomongin soal Reshuffle Kabinet Kerja Jokowi, tapi bagi saya sendiri, dengan adanya Reshuffle Kabinet Kerja Jokowi, sebenarnya tidak begitu berpengaruh langsung dengan hidup saya. Apalagi saya tinggal jauh dari kota, sehingga tidak berpengaruh dan berharap banyak atas adanya Reshuffle Kabinet Kerja Jokowi.


Memang sih kata-kata Reshuffle itu identik dan lebih ditujukan untuk penggunaan kata Reshuffle Menteri atau jabatan politik. Namun tidak mengapa ya, kali ini ingin saya gunakan kata Reshuffle yang saya kaitkan dengan cara hidup kita.


Karena saya fikir secara substansinya, kata dan makna serta tujuan daria danya reshuffle itu berarti untuk merubah atau mengganti posisi agar yang tadinya kurang baik menjadi lebih baik.


Kalau kita mencoba merenung dan koreksi diri kita, khususnya terkait cara hidup kita, kira-kira kebiasaan atau cara hidup apa yang terkesan kita "reShuffle"?


Saya sendiri berpendapat bahwa cara hidup kita juga harus dikoreksi oleh diri kita atau oleh teman atau siapapun yang memang ingin supaya diri kita serta cara hidup kita menjadi lebih baik lagi.


Seringkali kita sering mengeluh tentang nasib dan kondisi kita yang terkadang tidak berubah dan terkesan bgini-begini saja.


Ketika kita sudah merasa begitu, ada baiknya kita melakukan koreksi dengan kebiasaan cara hidup kita. Kalau pengalaman saya pribadi sendiri, ketika dalam melakukan aktivitas kerja dan kegiatan saya dengan yang "itu-itu saja", maka bisa dipastikan, hasilnya juga akan seperti itu-itu saja.


Jika sudah mengalami seperti itu, kemudian ingin jauh lebih baik lagi dari yang sebelumnya, maka pada kondisi yang seperti itulah saya membutuhkan yang namanya melakukan "reshuffle" atas cara hidup saya. Tujuanya agar hasilnya tidak menjadi terkesan "itu-itu saja".


Kebiasaan dan menurut saya ini kurang baik tapi sering kita lakukan yaitu, kita seringkali begitu cepat tanggap ketika MENILAI dan MENFONIS serta berkomentar dengan nasib dan kondisi orang lain, tapi sayangnya kita jarang KOREKSI diri kita sendiri.


Bersamaan dengan sedang maraknya orang saling berkomentar dan berbicara soal isu Reshuffle Kabinet Kerja Jokowi, tidak ada salahnya untuk mari kita juga lakukan Reshuffle atas diri kita sendiri termasuk terkait dengan cara hidup kita. Apakah sudah baik atau jangan-jangan perlu diReshuffle juga? :-)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.