Kicauan Farhat Abbas Dukung Moge, Pesepeda Diharap Tahu Diri

"Kicauan' Kicauan Farhat Abbas Dukung Moge, Pesepeda Diharap Tahu Diri



Sepertinya anda sudah tahu kan kasus heroik seorang pesepeda bernama lengkap Erlanto Wijoyono yang berani menghentikan iring-iringan Motor Gede [Moge] karena melanggar lampu merah?.


Ternyata walau hampir rata-rata mayoritas netizen memuji dan mendukung aksi Erlanto Wijoyono tersebut, namun sepertinya tidak untuk Farhat Abbas.


Melalui akun twitter pribadinya, Farhat Abbas membuat beberapa "kicauan" yang jelas-jelas sangat mendukung dan membenarkan pihak Kepolisian dan pengguna Moge yang melanggar rambu lalu lintas di Yogyakarta beberapa waktu lalu.


Berikut ini beberapa kicauan Farhat Abbas tersebut,


 


#1. Kegiatan tahunan moge yg berlangsung di yogyakarta,adalah agenda wisata dan ulang tahun kemerdekaan, bukan dadakan secara tiba2


 


#2. Artinya, masyarakat yogyakarta tahu& menyambut acara bergengsi tersebut,tp oleh orang2 tertentu yg syirik,dengki & cemburu membuat ulah.


 


#3. Aksi mempermalukan polisi dan para moge tersebut sudah terencana, dg modal kamera dan nekad mereka mengabadikan seolah2 menegakkan hukum.


 


#4. Coba bayangkan? Jika konvoi itu tanpa patwal dan harus ikuti lampu merah berhenti berhenti? Betapa macet & lebih terganggu masyarakatnya.


 


#5. Seandainya pengendara moge yg tanpa pengawalan, melanggar lampu merah, ya tilang dan salah. Tapi jika dikawal patwal? Ya benar!


 


#6. Kalo konvoi itu salah? Berani gak dihukum semua yg terkait? Ya gak dong! Mereka benar kog! Sebaliknya joyo lah yg salah & harus dihukum.


 


#7. Lampu merah, jalan besar, jalan protokoler, jalan raya, bukan jalan yg aman buat pesepeda, jadi harap tahu diri saja,naik angkot lebih aman.


 


#8. Jogya kota SEnang PErsahabatan & DAmai JOGYA BUKAN KOTA PUNYA JOYO DOANG!


 


#9. Mengapa ada lampu merah? Agar tertib ! Mengapa konvoi moge dikawal patwal? Agar tertib dan aman. Sederhana kog jawab & logikanya.


 


#10. Lampu merah yang tidak boleh di terobos di Indonesia adalah lampu merahnya palang pintu perlintasan kereta api, itu aja!


 


#11. Gue yakin, pengendara2 diperempatan lampu merah saat konvoi moge lewat mereka tidak terganggu, justru terhibur & jadi tontonan,


Setelah membaca kicauan-kicauan Farhat Abbas tersebut, apa reaksi anda?

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.