Begitu Sulitkah Menikmati Internet Cepat di Indonesia Tanpa Syarat?

Begitu Sulitkah Menikmati Internet Cepat di Indonesia Tanpa Syarat?


Di tingkat dunia, Indonesia berada diurutan ke 139 untuk koneksi internetnya, sedangkan di ASEAN, Indonesia berada diurutan ke 8 dibawah Malaysia |sumber data: netindex.comBaru-baru ini salah satu pihak membuat publikasi daftar koneksi Internet tercepat di DUnia termasuk untuk di kawasan ASEAN. Dan ternyata berdasarkan data tersebut, Indonesia masih memegang posisi di urutan ketiga dari bawah terlelet dalam urusan kecepatan koneksi internetnya di wilayah ASEAN dan berada diurutan ke 139 untuk tingkat dunia.


Berikut ini merupakan urutan daftar kecepatan koneksi internet di negara-negara ASEAN tahun 2015.


1. Singapura Kecepatan koneksi internetnya mencapai 121.73 Mbps
2. Thailand Kecepatan koneksi internetnya mencapai 19.88 Mbps
3. Vietnam Kecepatan koneksi internetnya mencapai 17.53 Mbps
4. Kamboja Kecepatan koneksi internetnya mencapai 8.83 Mbps
5. Brunei Darussalam Kecepatan koneksi internetnya mencapai 8.18 Mbps
6. Laos Kecepatan koneksi internetnya mencapai 7.44 Mbps
7. Malaysia Kecepatan koneksi internetnya mencapai 7.14 Mbps
8. Indonesia Kecepatan koneksi internetnya mencapai 6.73 Mbps
9. Myanmar Kecepatan koneksi internetnya mencapai 6.53 Mbps
10. Filipina Kecepatan koneksi internetnya mencapai 3,64 Mbps |sumber data: netindex.com


Data tersebut merupakan data rata-rata, padahal kalau koneksi internet yang saya miliki sendiri untuk kecepatan koneksinya masih di bawah 1Mbps. Jadi bisa dibayangkan betapa leletnya koneksi internet yang saya gunakan.


Melihat fakta yang saya rasakan dan tentunya banyak pengguna internet lainya di Indonesia, saya ini termasuk orang yang sangat tidak suka dengan informasi yang menjanjikan internet cepat. Khususnya jika janji itu dilontarkan oleh jasa penyedia internet. Karena hampir semuanya bisa dipastikan serba pakai tanda *Ketentuan dan Syarat Berlaku!.


Bahkan mungkin pemerintah yang konon dulu katanya berkali-kali berjanji jika internet akan masuk ke seluruh desa, janji itu seolah bualan semata.


Jangankan bermimpi internet masuk desa, mengatasi keluhan koneksi internet yang lambat di kota-kota besar di Indonesia juga masih belum bisa.


Saya berani menyebutkan kota besar karena misalnya saya ini kan juga salah satu pengguna internet yang ketika saya coba gunakan koneksi saya di salah satu kota besar dan terkenal sebagai kota pelajar, ternyata koneksinya masih begitu super lelet. Akhirnya untuk mendapatkan koneksi yang cepat harus berkunjung ke salah satu penyedia internet yang memang terkenal lebih kenceng namun akhir-akhir ini juga sudah mulai tidak kenceng lagi.


Kembali kepada kesan saya terhadap penyedia internet di Indonesia. memang pada awal-awal promosi, koneksinya lumayan kenceng, tapi berjalanya waktu, bukanya kwalitas kencengnya ditambah tapi justru malah semakin lelet.


Saya sendiri juga jadi berfikir, apakah mereka penyedia internet di Indonesia tidak menginginkan bisnis mereka untuk jangka waktu yang panjang sehingga hanya bertahan baik hanya diawal-awal peluncuran semata?


Kita tentunya dulu masing ingat saat teknologi 3G belum keluar, saat itu isunya bener-bener menggembirakan karena katanya dengan teknologi 3G, internet akan makin kenceng dan ngebut.


Tapi ternyata, saat penyempurnaan 3G saja belum merata dan kecepatanya juga semakin lelet, saat ini muncul lagi isu teknologi 4G lte dengan janji-janji manis barunya.


Terkait adanya kabar ini, saya sudah tidak mau lagi ikut terkagum-kagum yang terkesan wah, wih, wuih, apalah itu, bagi saya tidaklah penting.


Saya memang termasuk orang yang ingin selalu menikmati layanan internet yang cepat, tapi tidak terlalu banyak SYARAT!


Jadi kalau misal pemerintah maupun pihak swasta yang saat ini sedang gencar-gencarnya promo terkait internet yang cepat, silahkan saja, saya lebih suka menunggu dan membuktikanya saja.


Semoga saja koneksi cepat internet di Indonesia kedepan tidak terlalu banyak SYARAT!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.