Masihkah Berharap DPR Berubah? Sidang Perdana, 273 Anggota DPR Bolos

Masihkah Berharap DPR Berubah? Sidang Perdana, 273 Anggota DPR Bolos


0fd7e9bb71ae132e22d42124188fa227_dpr-tidurMenahan emosi, gregetan, bahkan terkadang beberapa orang begitu sebal ketika melihat dan mendengar perilaku DPR, diantara mereka sampai ada yang berujar pengin banget nonjok wajah para DPR yang pemalas itu.

Sebuah kekecewaan yang saya pikir itu sesuatu yang wajar. Sikap apatis rakyat seolah-olah selalu berulang dan berulang setiap kali ada pergantian anggota DPR. Biasanya untuk mereka yang selalu optimis, mereka akan mengatakan dan berharap banyak jika anggota DPR yang baru semoga saja akan lebih baik dari anggota DPR yang sebelum-sebelumnya.

Akan tetapi sepertinya harapan rakyat tersebut selalu dihancurleburkan oleh perilaku menjijikan sebagian besar anggota DPR.

Tentunya kita masih ingat bagaimana anggota DPR yang baru dilantik saja beberapa waktu lalu, mereka sudah menunjukan perilaku yang sangat menjijikan dengan secara terang-terangan berebut kursi pimpinan dan berebut ketua komisi serta berebut kekuasaan lainya.

Kondisi itu tentunya langsung menunjukan wajah busuk dari DPR yang secara terang-terangan membuat muak rakyat yang melihatnya.

Belum hilang ingatan kita atas peristiwa buruk yang menjijikan tersebut, ternyata hal ini juga masih terulang dimana pada awal tahun 2015 yang diharapkan ada semangat baru untuk anggota DPR, akan tetapi faktanya justru sebaliknya.

Lihatlah bagaimana pada rapat perdana di tahun 2015 ini ternyata hampir 50% sekitar 273 anggota DPR BOLOS tidak hadir dalam sidang. Alasan ketidakhadiran mereka beragam, ada yang alasan sedang pergi umroh, ada yang malas, ada yang sedang kunjungi dapil, ada yang sibuk urus partai, dan banyak lagi alasan lainya.



Untuk mereka yang Umroh, saran saya silahkan untuk belajar lagi dan memahami bahwa Umroh itu hukumnya Sunnah yang itu urusan pribadi anda, sedangkan bekerja sebagai wakil rakyat itu adalah AMANAH YANG WAJIB ANDA LAKUKAN SEBAGAI WAKIL RAKYAT. Jadi saya pikir dengan pemahaman awam ini saja bisa terlihat mana yang seharusnya diutamakan.

Jika anda ingin Umroh tanpa dibebani KEWAJIBAN anda sebagai wakil rakyat, saya sarankan anda jangan jadi wakil rakyat, silahkan anda bisa jadi pengusaha saja yang bisa umroh setiap hari juga itu urusan pribadi anda.

Untuk mereka yang bolos karena alasan adanya urusan partai, saya pikir anda juga coba buka undang-undang partai anda. Yang saya tahu, bukankah setiap partai politik dalam visi dan misinya selalu mengedepankan kepentingan rakyat diatas kepentingan apapun termasuk kepentingan partai?

Kalau sampai ada yang tidak hadir rapat dengan alasan malas atau karena ada keperluan pribadi, anggota DPR yang seperti inilah yang mungkin masuk kategori menjadi penyebab banyaknya orang yang ingin nonjok wakil rakyat bermental seperti itu. Bayangin saja, gimana rakyat gak ingin nonjok jika memang ada wakil rakyat berfikir seperti itu, mereka hidup dari gaji pajak rakyat, kok bisa-bisa berfikir seperti itu. Bener-bener tak tau diri juga tak punya malu.

Dengan banyaknya perilaku buruk DPR yang seolah terus menerus mengecewakan rakyat, darimana rakyat bisa punya alasan untuk bisa optimis bahwa rakyat memiliki wakil rakyat di DPR?

Mungkin boleh saja dalam hal berfikir positif kita akan mengatakan bahwa kita masih punya harapan dengan masih adanya anggota DPR yang memang bisa mewakili rakyat walau jumlahnya yang sangat sedikit, Tapi tidak berlebihan juga ketika banyak sebagian rakyat yang merasa sanksi untuk berharap anggota DPR kita mau berubah untuk lebih baik lagi.

Adanya rasa apatis sebagian rakyat inilah yang semoga saja bisa "menampar" nurani DPR yang pemalas-pemalas itu supaya mereka sadar dan mau berubah untuk menjadi lebih baik lagi, sehingga dengan demikian tidak ada lagi rakyat yang gregetan ingin menonjok wajah mereka yang memiliki sikap PEMALAS!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.