KPK Vs POLRI: Hormati Hukum, Tapi Bukan Hukum yang Dikriminalisasi!

Krisis KPK Vs POLRI: Hormati Hukum, Tapi Bukan Hukum yang Dikriminalisasi!


"Hormati dan hargai hukum, serta setiap proses hukum yang berlangsung, Ingat! Indonesia adalah negara hukum!"

05316095d149bdcabe5362f4f09cf4fe_kpk-vs-polriUngkapan diatas, tentunya sangat disepakati oleh banyak orang. Namun harus diingat bahwa ungkapan tersebut hanya cocok diungkapkan ketika para penegak HUKUM merupakan orang-orang yang bersih, jujur, dan tegas, serta bebas dari tekanan kepentingan-kepentingan individu atau kelompok tertentu.

Agar kita bisa percaya dengan hukum, maka yang harus kita perhatikan yang pertama kali adalah siapa dan seperti apa serta bagaimana trackrecord dari para penegak hukum itu sendiri. Hal ini teramat sangat penting karena bagaimana mungkin kita akan percaya dan menghargai serta menghormati hukum jika para penegak hukum berisi orang-orang kotor, bejat, bahkan tidak sedikit yang diantara para penegak hukum justru terbukti bersahabat dengan para pelanggar hukum dan koruptor? Jika itu sampai terjadi, Tentunya sangat lucu dan menjijikan sekali serta menodai hukum itu sendiri bukan?

Dari kondisi ini tentunya langkah selanjutnya kita juga harus tahu, bagaimana kita bisa tahu dan menilai atas kwalitas pribadi dari para penegak hukum itu sendiri? Para penegak itu sendiri mulai dari POLRI, KPK, Jaksa dan institusi lain yang berwenang.

Untuk menilai baik dan tidaknya kwalitas dari para penegak hukum, bagi kalangan ahli dan peneliti mungkin bisa dilakukan dengan cara kajian dan penelitian yang membutuhkan proses lama. Namun sebenarnya sebagai orang awam biasa, saya sendiri bisa menentukan dengan mudah secara awam untuk mencari tahu baik tidaknya para penegak hukum di Indonesia.

Cara awam yang saya maksud tentunya untuk bisa melihat dengan mudah berkwalitas tidaknya para penegak hukum, salah satunya dengan melihat rekam-jejak mereka.

Karena dalam tulisan ini penulis hanya ingin fokus dalam pembahasan antara penegak hukum KPK dan POLRI, maka saya ingin menilai kwalitas diantara kedua penegak hukum tersebut [baca: KPK dan POLRI].

Saya tekankan disini bahwa ini adalah hanya murni penilaian saya pribadi, jika anda memiliki pendapat yang berbeda, itu adalah hak anda.

Menurut saya berdasarkan fakta dan data, kasus-kasus yang melibatkan kebobrokan anggota bahkan petinggi POLRI jauh lebih banyak daripada KPK. Hal ini bisa dilihat banyaknya kasus Korupsi yang terjadi serta terbukti bahkan sebagian sudah divonis bersalah keterlibatan POLRI dalam beberapa kasus termasuk Korupsi.

Kondisi yang teramatsangat berbeda dengan penegak hukum KPK. Rakyat sangat tahu betul bahwa sejak KPK lahir, penegak hukum yang satu ini dari waktu ke waktu semakin TAJAM dan BERANI menindak para pelaku tindak korupsi yang semakin parah di negeri ini.

Lihat saja hasil tangkapan KPK selama ini, mulai dari pelaku koruptor dan pelaku suap sudah banyak terjerat dan hampir semuanya selalu terbukti dan divonis. Mulai dari pengusaha, pejabat negara, politisi, pejabat tinggi POLRI, Jaksa, Hakim, bahkan besan Presiden sekalipun ditangkap KPK.

Fakta-fakta dan data tersebut diatas tentunya bisa dijadikan alasan kuat kenapa rakyat hingga detik ini masih percaya dengan KPK.

Setelah melihat rekam jejak penegak hukum antara KPK dan POLRI sebagaimana data diatas, kemudian muncul isu terkait adanya kasus KRIMINALISASI terhadap kedua penegak hukum tersebut [KPK dan POLRI]. Menurut anda, KPK atau POLRI yang akan lebih mungkin untuk melakukan KRIMINALISASI? KPK atau POLRI?

Saya tidak menyuruh anda menjawab secara terbuka, cukup anda jawab dalam diri anda sendiri. Saya sendiri juga tidak berani menjawab secara terbuka karena takut nanti saya malah dikriminalisasi juga kan takut saya hehe...

Catatan dalam tulisan saya ini hanya ingin menegaskan bahwa memang kita semua harus taat dan menghormati [proses] HUKUM. Tapi saya juga berharap sebelum anda mengajari kami untuk taat dan menghormati HUKUM, Mohon perbaiki dan koreksi dirilah wahai anda para PENEGAK HUKUM. Layakkah ketetapan dan penegakan HUKUM yang anda lakukan adalah benar dan bersih dari yang namanya KRIMINALISASI atas hukum itu sendiri?

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.