Heboh Beredar Video Ritual Seks di Gunung Kemukus Oleh TV Australia

Heboh Beredar Video Ritual Seks di Gunung Kemukus Oleh TV Australia


Heboh terkait beredarnya video ritual seks di Gunung Kemukus ini berawal dari adanya pemberitaan asing yang dilakukan oleh salah satu media televisi Australia. Melalui program bernama SBS Dateline, seorang reporter bernama Patrick Abboud melakukan liputan secara lengkap terkait dengan adanya ritual seks di Gunung Kemukus.

Kehebohan terkait ritual seks ini juga menjadi trending di mesin pencarian Google di urutan kedua.

Terkait beredarnya video ritual seks yang disiarkan oleh televisi Australia tersebut, ada beberapa yang beranggapan jika video ini dibuat untuk merusak citra Indonesia di mata dunia Internasional. Namun ada juga pihak yang menganggap bahwa ritual seks di gunung Kemukus ini sebenarnya sudah berlangsung sejak lama dan seolah sudah jadi tradisi di daerah tersebut.

Liputan yang dilakukan oleh Patrick Abboud ini memang dibuat dengan sangat detil, terperinci dan begitu lengkap untuk sebuah acara televisi. Kalau saya sendiri menilai terkait liputan ini kalau di Indonesia seperti program-program acara Investigasi.

Bedanya jika liputan yang dilakukan oleh Patrick Abboud ini terkesan dilakukan dengan cara terang-terangan. Artinya Patrick Abboud dalam melakukan liputan ini tidak menggunakan kamera tersembunyi dan menggunakan kamera besar sehingga semua orang secara sadar jika mereka para warga disana sedang jadi obyek rekaman.

Berbeda dengan di Indonesia yang biasanya jika mencari pemberitaan terkait yang seperti ini, biasanya menggunakan kamera tersembunyi. Saya sendiri tidak tahu detil terkait kode etik jurnalistik khususnya dalam liputasn seperti ini.

Bahkan dalam melakukan liputan ini Patrick Abboud tidak menyamarkan beberapa narasumber atau informan disana. Hanya ada satu informan atau narasumber yang disamarkan. Mungkin dari narasumber yang diwawancarai oleh Patrick Abboud hampir rata-rata memang tidak keberatan jika wajah mereka ditayangkan.

Melihat tayangan dan investigasi yang dilakukan oleh Patrick Abboud, sebagai seorang muslim jujur saja saya merasa bahwa tayangan itu dalam beberapa kesempatan seolah menyudutkan Islam. Hal ini terlihat dari beberapa tayangan dan wawancara yang dilakukan oleh Patrick Abboud ketika melakukan wawancara ke salah satu narasumber terkadang menanyakan terkait status agama dari pelaku ritual tersebut beragama Islam?

Dan oleh beberapa narasumber ketika ditanya mereka menjawab jika mereka adalah beragama Islam.

Mungkin karena beredarnya video ritual seks yang dilakukan oleh Patrick Abboud ini dilakukan di Indonesia yang marotisnya beragama Islam, tentunya isu yang seperti ini akan jadi sensitif karena seolah-olah membuat kesan bahwa Islam membenarkan dan membolehkan ritual-ritual yang dilakukan di Gunung Kemukus tersebut.

Inilah tayangan investigasi terkait adanya ritual seks di Gunung Kemukus:


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.