Lulusan SMP Bisa Jadi Menteri, Profil Lengkap 34 Menteri Kabinet Kerja

Setelah beberapa proses dan mengalami kendala dalam menentukan pembantu-pembantunya, akhirnya secara resmi Jokowi mengumumkan 34 nama yang dipercaya menjadi Menteri yang disebut dengan Kabinet Kerja.

Yang menarik, diantara Menteri Kabinet Kerja, ada juga seorang yang hanya lulusan SMP akan tetapi bisa terpilih menjadi Menteri. Walau mungkin hanya lulusan SMP, Menteri yang satu ini sudah sangat Profesional dalam menangani di bidangnya. (baca selengkapnya profile menteri yang dimaksud dibagian bawah).

Dari 34 nama Menteri Kabinet Kerja ini, mungkin diantaranya anda sudah banyak yang mengenalnya, namun karena saya juga ada beberapa yang belum mengenalnya, saya mencoba melakukan penelusuran informasi terkait profil lengkap 34 Menteri Kabinet Kerja.

Berikut ini merupakan daftar profil 34 Menteri Kabinet Kerja yang saya kumpulkan dari berbagai sumber akurat:

1. Basuki Hadimuljono |Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat


85df010be84cef1c2064c319bbfc347f_basuki-hadimuljono-menteri-pekerjaan-umumBasuki Hadimuljono lahir pada 5 November 1954 di Surakarta, Indonesia. Ayahnya adalah seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD).

Basuki kecil sering berpindah-pindah tempat. Hal ini dikarenakan pekerjaan yang dijabat oleh ayahnya.

Basuki meraih gelar Sarjana (S1) Teknik Geologi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 1979. Kemudian ia melanjutkan Magister (S2) dan Doktor (S3) Teknik Sipil di Colorado State University, USA mengambil bidang pengairan. Ia memperoleh beasiswa S2 dan S3 tersebut dari Departemen Pekerjaan Umum, tempat di mana ia bekerja hingga sekarang.

Jenjang karir yang pernah dijabat Basuki adalah Komisaris Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sejak 1 Mei 2012. Basuki juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum periode 2005 2007.

Setelah itu, ia menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum periode 2007 2013. Terakhir, ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum periode 2013 hingga sekarang.

Pada masa pemerintahan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Basuki pernah dipercaya untuk menjadi tim penanggulangan lumpur Lapindo, Porong, Jawa Timur. Ia mulai mendatangi lokasi tersebut sejak 8 September 2006. Tugasnya pada saat itu adalah memantau perkembangan penanganan lumpur Lapindo setiap hari. (sumber republika)

2. Siti Nurbaya | Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup


072db4a3d4be3e265f376761231c256c_siti-nurbaya-menetri-lingkungan-hidupSiti Nurbaya merupakan politikus yang dianggap merepresentasikan Partai Nasdem. Sebelum menjadi politisi, Siti Nurbaya yang lahir 28 Agustus 1956 adalah abdi negara, seorang pejabat karir atau birokrat karir yang memulai karirnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dari bawah.

Lulus dari Institut Pertanian Bogor (IPB) 1979, Siti Nurbaya diterima sebagai PNS di Pemerintah Daerah (Pemda) Lampung. Sebagai PNS Siti Nurbaya bekerja menjadi penyuluh pertanian yang bersentuhan langsung dengan para petani pada 1979 1981.

Sebagai PNS pada era Orde Baru, Siti Nurbaya yang sempat mengenyam pendidikan S-2 International Institute for Aerospace Survey and Earth Sciences (ITC),Enschede, Belanda Lulus 1988 dan S-3 di Institut Pertanian Bogor, kolaborasi dengan Siegen University, Jerman Lulus 1998, menapak karir seperti menjejakkan kaki dari tangga terbawah.

3. Ferry Musyidan Baldan | Menteri Agraria dan Tata Ruang


69357b98ab11d298852f131882fff61b_ferry-mursyidan-menteri-agrariaFerry lahir pada 16 Juni 1961. Dia terakhir kali menjadi anggota DPR pada periode 1999-2009, dari Partai Golkar. Namun, sekarang dia adalah salah satu Ketua DPP Partai Nasional Demokrat.

Gelar sarjana Ferry didapat dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad).

Selepas kuliah, Ferry menjadi peneliti Lapangan Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Bandung.

Ferry sudah berkiprah di parlemen sejak 1992. Karier tertingginya adalah menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar dan Ketua Pansus RUU Pemilu Legislatif yang menghasilkan UU Pemilu untuk Pemilu 2004.

4. Lukman Hakim Saifudin | Menteri Agama


3c7bb70a25be8ba04f0146f2b8768a7a_lukman-hakim-saifudin-menteri-agamaLahir di Jakarta, 25 November 1962; umur 51 tahun) adalah Menteri Agama Indonesia yang menjabat sejak 9 Juni 2014 di Kabinet Indonesia II dan kembali menjadi menteri di Kabinet Kerja pada 26 Oktober 2014.

Ia pernah menjadi anggota DPR RI periode 1999-2004, 2004-2009 dan 2009-2014 dari Partai Persatuan Pembangunan mewakili Jawa Tengah. Ia juga pernah menjabat Wakil Ketua MPR RI periode 2009-2014. Lukman Hakim merupakan tokoh NU dan menjabat sebagai Wakil Sekretaris Pimpinan Pusat Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (LKKNU) 1985-1988.

Pada tahun 1988-1999 Lukman berkiprah di Lajnah Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) NU sebagai Wakil Sekretaris, Kepala Bidang Administrasi Umum, Koordinator Program Kajian dan Penelitian, Koordinator Program Pendidikan dan Pelatihan, hingga menjadi Ketua Badan Pengurus periode 1996-1999.

5. Nila F. Moeloek | Menteri Kesehatan


Nila F. Moeloek adalah istri dr. Farid Anfasa Moelok, Menteri Kesehatan di era presiden B.J. Habibie pada 1997 hingga 1999.

Ia juga aktif mengajar di program doktor pasca sarjana Fakultas Kedokteran UI. Dalam lima tahun terakhir, ia juga berkiprah besar untuk MDGs (Millenium Development Goals).

6. Khofifah Indar Parawansa | Menteri Sosial


Lahir di Surabaya, Jawa Timur, 19 Mei 1965; umur 49 tahun) adalah Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan pada Kabinet Persatuan Nasional. Ia meraih gelar sarjana pada tahun 1990 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga, Surabaya.

Pendidikan

  • SD Taquma (1972-1978)

  • SMP Khodijah Surabaya (1978-1981)

  • SMA Khodijah Surabaya (1981-1984)

  • Strata I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga, Surabaya (1984-1991)

  • Strata I Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah, Surabaya (1984-1989)

  • Strata II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, Jakarta (1993-1997)


Karier

  • Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI (1992-1997)

  • Pimpinan Komisi VIII DPR RI (1995-1997)

  • Anggota Komisi II DPR RI (1997-1998)

  • Wakil Ketua DPR RI (1999)

  • Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR RI (1999)

  • Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (1999-2001)

  • Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (1999-2001)

  • Ketua Komisi VII DPR RI (2004-2006)

  • Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI (2004- 2006)

  • Anggota Komisi VII DPR RI (2006)

  • Menteri Sosial Kabinet Kerja (2014 - kini)


7. Yohanan Yambise | Menteri Peranan Wanita


Llahir di Manokwari, Nugini Belanda, 1 Oktober 1958; umur 56 tahun adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Kabinet Kerja 2014-2019. Ia menjadi sangat dikenal karena menjadi menteri dan guru besar perempuan pertama dari Papua. Sebelum diangkat menjadi menteri, ia adalah seorang profesor di Universitas Cenderawasih.

Ia memulai karier di bidang pendidikan dengan menjadi asisten dosen di bidang Bahasa dan Seni di Universitas Cenderawasih sejak tahun 1983 hingga 1986. Lalu menjadi dosen tetap sejak 1987 hingga sekarang. Selain menjadi dosen, dia pernah memegang jabatan sebagai kepala Laboratorium Bahasa Uncen pada tahun 1991. Tahun 1992 ia menjadi Diplomat Applied Linguistic TEFL (Dip. TEFL) dari Regional English Language Centre (RELC), SEAMEO Singapore.

8. Pratikno | Menteri Sekretaris Negara


Pratikno merupakan Rektor UGM ke-14 yang masa jabatannya mulai 2012 hingga berakhir 2017. Pria kelahiran, Bojonegoro, Jawa Timur, 13 Februari 1962 itu sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM Yogyakarta.

Suami dari Siti Faridah ini belum pernah terjun ke dunia politik, namun Pratikno merupakan anggota tim sinkronisasi pada Tim Transisi Jokowi-JK beberapa waktu lalu. Pratikno banyak melakukan penelitian dalam politik lokal dan jaringan pemerintahan yang merupakan bidang keahliannya.

Pratikno seorang profesional di dunia akademik, sehingga berulangkali menjadi pembicara dalam workshop, khususnya bidang politik dan pemerintahan. Bapak tiga anak itu mengawali karir menjadi pengajar di UGM sejak tahun 1986.

Alumnus Ilmu Pemerintahan Fisipol UGM Yogyakarta 1985 itu meneruskan pendidikan S2 Department of Developmen Administration University of Brimingham, Inggris tahun 1989-1991. Selanjutnya, S3 Department of Asian Studien, Flinders University of South Australia tahun 1992-1996 diraihnya.

9. Andrinof Chaniago | Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas


Andrinof Achir Chaniago lahir di Padang, Sumatera Barat, 3 November 1962; umur 51 tahun) adalah seorang akademisi, peneliti, dan pengamat kebijakan publik asal Indonesia. Pada 26 Oktober 2014, ia dipilih oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019.

Selain itu ia merupakan ketua umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia dan pendiri sekaligus direktur eksekutif Cirus Surveyors Group. Andrinof juga seorang penggagas Visi Indonesia 2033, yang menawarkan konsep pembangunan Indonesia menuju negara maju pada tahun 2033 mendatang.

Saat ini ia juga menjadi dosen Pascasarjana FISIP Universitas Indonesia. Pada 26 Oktober 2014, ia dipilih menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019 oleh Presiden Jokowi.

10. Indroyono Soesilo | Menteri Koordinator Kemaritiman


Dr. Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc. lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Maret 1955; umur 59 tahun adalah seorang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dalam Kabinet Kerja 2014-2019.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan dan Direktur Sumber Daya Perikanan dan Aquakultur FAO, PBB.

Ia memulai pekerjaan sebagai Asisten laboratorium petrografi dan asisten kampus lapangan geologi, Karang Sambung Dep. Teknik ITB pada tahun 1976 - hingga 1978. Tahun 1987 ia diangkat sebagai Pegawai BPPT. Pada tahun 1991, ia mengajar sebagai dosen luar biasa kursus staf senior TNI-AD Seskoad Bandung. Pada saat melanjutkan kuliah, ia dipercaya menjadi research asistant, Department of Geology, Amerika Serikat The University of Iowa pada kurun waktu 1981 hingga 1986. Lalu diangkat sebagai teaching assistant 1983 hingga 1986.

Di Indonesia, ia kembali mengajar sebagai dosen luar biasa di Sesko ABRI Bandung untuk tahun 1988 hingga 1989, jurusan Meteorologi dan Geofisika ITB mulai 1994 hingga 1995, Program Pascasarjana Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya pada tahun 1995, Fakultas Teknologi Mineral Jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti pada tahun 1996, dan Fakultas MIPA UI pada tahun 1997.

11. Tedjo Edy Purdjianto | Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan


Tedjo Edhy Purdijatno lahir di Magelang, Jawa Tengah, 20 September 1952; umur 62 tahun adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia yang menjabat sejak 27 Oktober 2014.

Tedjo juga pernah menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Laut periode 2008-2009. Setelah Sri Sultan Hamengkubuwono X mengundurkan diri dari organisasi massa (ormas) Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai Ketua Dewan Pembina (Wanbin), Tedjo Edhy Purdijatno ditunjuk untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Selanjutnya ia ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Ketua Umum organisasi massa (ormas) Nasional Demokrat.

12. Sofyan Djalil | Menteri Koordinator Perekonomian


Dr. Sofyan A. Djalil, SH, MA, MALD lahir di Aceh Timur, Aceh, Indonesia, 23 September 1953; umur 61 tahun adalah Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu.

Sebelumnya dari Oktober 2004 hingga Mei 2007 ia menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika dalam kabinet yang sama. Pada 26 Oktober 2014, ia dipilih menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia di Kabinet Kerja Periode 2014-2019 oleh Presiden Jokowi.

13. Puan Maharani | Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan


Puan Maharani lahir di Jakarta, 6 September 1973; umur 41 tahun adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Republik Indonesia pada Kabinet Kerja (20142019).

Puan pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI untuk periode masa bakti 2009 - 2014. Di DPR, Puan Maharani berada di Komisi VI yang mengawasi BUMN, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta anggota badan kelengkapan dewan BKSAP (Badan Kerjasama Antar Parlemen), dan juga sebagai Ketua I Fraksi PDI Perjuangan di DPR mengantikan Tjahjo Kumolo yang sebelumnya sudah menjabat selama sembilan tahun.

Cucu dari Presiden Pertama RI, Soekarno dan anak dari Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dari pernikahannya dengan Ketua MPR RI ke-12, Taufiq Kiemas ini sudah mengenal dunia politik sejak usia sangat muda. Ia merupakan Sarjana Ilmu Komunikasi lulusan Universitas Indonesia dan ia meneruskan tradisi politik dalam keluarga Soekarno.

14. Anies Baswedan | Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah


Anies Rasyid Baswedan Ph.D., lahir di Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969; umur 45 tahun adalah Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia ke-25. Ia adalah seorang intelektual dan akademisi asal Indonesia. Cucu dari pejuang kemerdekaan Abdurrahman Baswedan, ia menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar dan menjadi rektor termuda yang pernah dilantik oleh sebuah perguruan tinggi di Indonesia pada tahun 2007, saat menjadi rektor Universitas Paramadina pada usia 38 tahun.

Menjelang pemilihan umum presiden Indonesia 2014, ia ikut mencalonkan diri menjadi calon presiden lewat konvensi Partai Demokrat.

15. M. Nasir | Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi


Muhammad Nasir Lahir di Ngawi, Jawa Timur, 27 Juni 1960. Pada 29 September lalu terpilih sebagai Rektor Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, untuk periode 2014-2018. Dia terpilih melalui proses pemilihan langsung dalam rapat senat tertutup dengan memperoleh 148 suara, mengalahkan dua kandidat lainnya.

Rencananya Nasir baru akan dilantik pada 18 Desember 2014. Dia menggantikan Prof Sudharto yang akan berakhir masa jabatannya pada Desember tahun ini.

Sebelum terpilih sebagai rektor, Nasir adalah Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip untuk periode 2010-2014. Dia terpilih pada Selasa, 7 September 2010. Dia juga pernah menjabat Pembantu Rektor II di kampus yang sama.

Nasir menyelesaikan pendidikan S1-nya di Undip. Gelar magister diraihnya dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Gelar PhD dia kantongi dari University of Science Malaysia.

16. Imam Nahrawi | Menteri Pemuda dan Olahraga


Imam Nahrawi adalah sekretaris jendral DPP PKB. Pria yang juga anggota DPR ini memiliki segudang aktivitas. Dia adalah direktur intervensi Surabaya dan CV. Alhidayah Surabaya. selain itu tak sedikit organisasi yang ditekuninya, antara lain dia pernah menjabat sebagai ketua PMII Jatim 1997 dan Ketua umum DKN Garda Bangsa pada 2002.

Pria kelahiran Bangkalan ini memiliki gagasan untuk mengembalikan peran politik sipil secara partisipatif demi terwujudnya aspirasi rakyat yang reformatif. serta mengembalikan citra lembaga dan pribadi legislatif sebagai wakil rakyat yang hakiki.

17. Marwan Ja'far | Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi


H. Marwan Jafar, S.E., S.H., BBA lahir di Pati, Jawa Tengah, 12 Maret 1971; umur 43 tahun adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tinggal dan Transmigrasi Indonesia pada Kabinet Kerja 20142019.

Sebelumnya ia menjabat sebagai anggota DPR RI dari PKB mewakili Jawa Tengah. Di DPR, ia bertugas di Komisi V yang menangani Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia, Kementerian Perumahan Rakyat Indonesia, Kementerian Perhubungan Indonesia dan Badan SAR Nasional.

Marwan Ja'far merupakan Ketua Fraksi PKB DPR 2009-2014. Sebelumnya dia menjabat sebagai sekretaris fraksi partai PKB. Dia juga pernah menjadi Wakil Ketua Lembaga Perekonomian PBNU.

18. Ignatius Jonan | Menteri Perhubungan


Ignasius Jonan lahir di Singapura, 21 Juni 1963; umur 51 tahun adalah Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) tahun 2009 s.d. sekarang. Ignasius Jonan menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) sesuai dengan penugasan pemerintah melalui Kementerian BUMN yang dipimpin oleh Menteri BUMN Sofyan Djalil, menggantikan Ronny Wahyudi yang menjabat sejak September 2005 yang kemudian Ronny diangkat kembali oleh pemerintah sebagai anggota Dewan Komisaris PT Industri Kereta Api (Inka). Jonan diangkat pada tanggal 25 Februari 2009 Ignasius Jonan terpilih kembali pada tahun 2013 oleh Dahlan Iskan. Pada 26 Oktober 2014, Ia diangkat menjadi Menteri Perhubungan dalam Susunan Kabinet Kerja Joko Widodo

19. Susi Pudjiastuti | Menteri Kelautan dan Perikanan


364a0b376956a68a758303dea46e2ba6_susi-pudjiastuti-menteri-kelautan-dan-perikananSusi Pudjiastuti lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965; umur 49 tahun adalah seorang Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019 yang juga pengusaha pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat. Hingga awal tahun 2012, Susi Air mengoperasikan 50 pesawat dengan berbagai tipe seperti 32 Cessna Grand Caravan, 9 Pilatus PC-6 Porter dan 3 Piaggio P180 Avanti. Susi Air mempekerjakan 180 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.

Ayah dan ibunya Susi Pudjiastuti yaitu Haji Ahmad Karlan dan Hajjah Suwuh Lasminah berasal dari Jawa Tengah yang sudah lima generasi lahir dan hidup di Pangandaran. Keluarganya adalah saudagar sapi dan kerbau, yang membawa ratusan ternak dari Jawa Tengah untuk diperdagangkan di Jawa Barat. Kakek buyutnya Haji Ireng dikenal sebagai tuan tanah. Susi hanya memiliki ijazah SMP. Setamat SMP ia sempat melanjutkan pendidikan ke SMA. Namun, di kelas II SMAN Yogyakarta dia berhenti sekolah. Setelah tidak lagi bersekolah, dengan modal Rp750 ribu hasil menjual perhiasan, pada 1983 Susi mengawali profesi sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Bisnisnya terus berkembang, dan pada 1996 Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster dengan merek Susi Brand. Ketika bisnis pengolahan ikannya meluas dengan pasar hingga ke Asia dan Amerika, Susi memerlukan sarana transportasi udara yang dapat dengan cepat mengangkut lobster, ikan, dan hasil laut lain kepada pembeli dalam keadaan masih segar.

20. Arief Yahya | Menteri Pariwisata


Ir. Arief Yahya, M.Sc. lahir di Banyuwangi, 2 Maret 1961; umur 53 tahun adalah Menteri Pariwisata Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Sebelumnya ia menjabat sebagai CEO PT Telekomunikasi Indonesia sejak 11 Mei 2012 menggantikan posisi Rinaldi Firmansyah.

Prestasi:

  1. The Best Kandatel (Kantor Daerah Telekomunikasi), Pemasaran telepon terbaik Telkom Jakarta, Gema Telkom Award 2 kali, Telkom Jakarta Barat, 2002.

  2. Penghargaan keberhasilan kecepatan Recovery Fastel, akibat bencana banjir di Kawasan Segitiga Emas Jakarta untuk Telkom Jakarta Barat, 2002.

  3. Kandatel Terbaik Malcolm Baldrige National Quality Award, 614, Score terbaik Nasional, Telkom Jakarta Barat, 2002.

  4. Kepala Divisi Regional (Kadivre) Terbaik The Best Sponsor, Aktualisasi Budaya Korporasi The Telkom Way 135, Kadivre VI Kalimantan, 2003.

  5. The Best DIVRE in Corporate Culture Actualisation The Best Unit, Aktualisasi Budaya Korporasi The Telkom Way 135, DIVRE VI Kalimantan, 2003.

  6. Pencapaian target pemasaran tercepat dan terbesar di Kalimantan, 50 ribu SST dalam waktu 6 bulan, 100 ribu dalam 1 tahun, 2003.

  7. Operator VSAT terbaik. Operator VSAT Dial Away terbaik se Asia Tenggara, Penghargaan oleh Gilat Satellite Co, untuk Telkom Kalimantan, 2003.

  8. Penerapan aplikasi Geographical Information System (GIS) Telkom Kalimantan pada PT PLN Wilayah KaltimSel, 2003.

  9. Kerja Sama Penyelenggaraan Fastel (Sertio Plus) CDMA 2000 1X sebanyak 1000 sst dengan Pihak PEMDA Kutai Kertanegara, untuk pertama kali di Indonesia, 2003.

  10. Kerja Sama Penyelenggaraan Fastel (Sertio Plus) CDMA 2000 1X sebanyak 1000 sst dengan Pihak PEMDA Kutai Timur, 2003.

  11. Pencetusan Exclusive Service Area (ESA), berupa penyediaan dan penyelenggaraan Fastel di daerah terpencil oleh pihak ke III, di Tanjung Redeb, sebanyak 1000 SST, 2003.

  12. Zero Accident Award Penghargaan Kecelakaan Kerja Nihil 2003 dari Menakertrans, Telkom Kalimantan.

  13. Kadivre Terbaik, Penghargaan Management War Room terbaik 2003, The Best Jalur Komando Award, Panglima Daerah VI Kalimantan.

  14. Divre Terbaik, Rocky of The Year 2003, Untuk Management Flexi, DIVRE VI Kalimantan


21. Sudirman Said | Menteri ESDM


Sudirman Said lahir di Brebes, 16 April 1963; umur 51 tahun, adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia pada Kabinet Kerja Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ia dikenal sebagai tokoh antikorupsi, pekerja rehabilitasi kawasan bencana, eksekutif di industri minyak dan gas, serta direktur utama perusahaan senjata nasional.

Kiprah Sudirman di bidang pemberantasan korupsi ia wujudkan dengan mendirikan Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI). Bersama beberapa aktivis anti korupsi lainnya seperti Erry Riana (Mantan Pimpinan KPK), Kuntoro Mangkusubroto (Kepala UKP4). Sri Mulyani (Mantan Menteri Keuangan), dan beberapa tokoh lainnya.

Sudirman bersama MTI mendukung percepatan pemberantasan korupsi di Indonesia dengan mendorong penyelesaian beberapa kasus rasuah. Beberapa kasus yang pernah didorong untuk diselesaikan oleh Sudirman MTI antara lain:

  • Mendirikan Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG)


Salah satu usaha yang dilakukan Sudirman untuk mendukung gerakan anti korupsi adalah dengan menciptakan dunia usaha yang sehat. Bersama beberapa pegiat anti rasuah, Sudirman membentuk IICG. Didirikan pada 2 Juni 2000 IICG lahir untuk memasyarakatkan konsep, praktik, dan manfaat Good Corporate Governance (GCG) kepada dunia usaha. IICG merupakan salah satu peran masyarakat sipil untuk mendorong terciptanya dunia usaha Indonesia yang terpercaya, etis, dan bermartabat. Organisasi independen ini juga mendorong dan membantu perusahaan-perusahaan dalam menerapkan konsep Tata Kelola (Corporate Governance). Sudirman mendirikan IICG bersama Erry Riyana, Kuntoro Mangkusubroto, Marie Muhammad, dan beberapa tokoh lainnya, dll.

22. Tjahjo Kumolo | Menteri Dalam Negeri


Tjahjo Kumolo, lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 1 Desember 1957; umur 56 tahun, adalah Menteri Dalam Negeri Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Ia juga merupakan salah seorang politikus Indonesia, dan terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia periode 20092014 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan wilayah pemilihan Jawa Tengah I dan sekaligus menjadi Ketua Fraksi PDI-P di DPR RI dan juga menjadi anggota Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan informasi di DPR RI.

Tjahjo Kumolo secara mengejutkan dipilih oleh Megawati Soekarnoputri sebagai Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan periode 2010-2015[1] yang pada periode sebelumnya duduk sebagai Ketua DPP Bidang Politik PDI-P

23. Retno Lestari Priansari Marsudi | Menteri Luar Negeri


Retno Marsudi lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 27 November 1962. Dia menempuh pendidikan menengah atasnya di SMA Negeri 3 Semarang sebelum akhirnya memperoleh gelar S1nya di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada tahun 1985. Setelah lulus, ia bergabung dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Dari tahun 1997 hingga 2001, Retno menjabat sebagai sekretaris satu bidang ekonomi di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda. Pada tahun 2001, ia ditunjuk sebagai Direktur Eropa dan Amerika. Retno dipromosikan menjadi Direktur Eropa Barat pada tahun 2003. Ia lalu memperoleh gelar S2 Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool, Belanda.

Pada tahun 2005, ia diangkat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia. Selama masa tugasnya, ia memperoleh penghargaan Order of Merit dari Raja Norwegia pada Desember 2011, menjadikannya orang Indonesia pertama yang memperoleh penghargaan tersebut. Selain itu, ia juga sempat mendalami studi hak asasi manusia di Universitas Oslo.

Sebelum masa baktinya selesai, Retno dikirim kembali ke Jakarta untuk menjadi Direktur Jenderal Eropa dan Amerika, yang bertanggung jawab mengawasi hubungan Indonesia dengan 82 negara di Eropa dan Amerika.

Retno kemudian dikirim sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda pada tahun 2012. Ia juga pernah memimpin berbagai negosiasi multilateral dan konsultasi bilateral dengan Uni Eropa, ASEM (Asia-Europe Meeting) dan FEALAC (Forum for East Asia-Latin America Cooperation).

24. Ryamizard Ryacudu | Menteri Pertahanan


Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 21 April 1950; umur 64 tahun adalah Menteri Pertahanan pada Kabinet Kerja bentukan Presiden Joko Widodo yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014. Mantan perwira tinggi militer TNI AD ini juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari tahun 2002 hingga 2005. Ryamizard adalah menantu dari mantan Wakil Presiden, Try Sutrisno, ia dikenal sebagai jenderal lurus dan tegas.

Kariernya mulai cemerlang setelah dia memangku jabatan Pangdam V Brawijaya, yang kemudian diteruskan menjadi Pangdam Jaya. Saat terjadinya gesekan elit nasional pada masa presiden Gus Dur, Ryamizard yang saat itu Pangdam Jaya mengancam siapa saja yang akan mengganggu keamanan di wilayahnya akan dihadapinya.

Selepas dari Kodam Jaya, Ryamizard mendapat promosi bintang tiga sebagai Panglima Kostrad menggantikan Letjen TNI Agus Wirahadikusumah. Kemampuannya merangkul semua unsur TNI saat apel siaga di Lapangan Monas yang melibatkan unsur TNI AL dan TNI AU Juli 2001 menarik KSAD untuk menunjuknya sebagai Wakil KSAD dan kemudian mengantikan Endriartono Sutarto sebagai KSAD.

25. Yasonna H. Laoly | Menteri Hukum dan HAM


Yasonna Hamonangan Laoly lahir di Sorkam, Tapanuli Tengah, 27 Mei 1953; umur 61 tahun adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Kerja 2014-2019 yang sebelumnya juga duduk sebagai anggota DPR RI di Komisi II pada periode 2004 2009. Ia merupakan politisi PDI-P. Ia berlatar belakang sebagai aktivis organisasi, akademisi, intelektual dan pimpinan di perguruan tinggi.

Ia mulai bekerja Pengacara & Penasehat Hukum 1978-1983, kemudian menjadi pembantu dekan FH Universitas Nomensen pada kurun 1980-1983. Kemudian sebagai Dekan FH Universitas Nomensen (1998-1999) dan peneliti di NCSU pada tahun 1992-1994. Dia juga menjadi Asisten Riset Departemen Sosiologi and Antropologi di NCSU. Dan sejak tahun 2000 hingga saat ini ia masih menjadi dosen.

26. Rudiantara | Menteri Kominfo


Rudiantara lahir di Bogor, 3 Mei 1959; umur 55 tahun adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada Kabinet Kerja (20142019). Ia merupakan profesional di bidang telekomunikasi dan pernah berkarier di Indosat, Telkomsel, Excelcomindo (kini XL Axiata), dan Telkom. Pada saat ditunjuk menjadi menteri, ia menjabat sebagai anggota komisaris di Indosat.

Ia memulai karier ada tahun 1996 di Indosat sebagai General Manager Business Development. Ia juga pernah menjadi Chief Operating Officer PT Telekomindo Primabhakti sejak 1996 dan menduduki beberapa jabatan eksekutif selama 11 tahun di Indosat dan Telkomsel hingga 2006.

Ia menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Semen Gresik (Persero), Presiden Direktur dan CEO PT Bukit Asam Transpacific Railways dan PT Rajawali Asia Resources. Ia pernah menjadi Wakil Presiden Direktur PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) sejak 2008 dan kemudian menjadi direkturnya, Direktur Hubungan Korporat PT XL Axiata Tbk dari Maret 2005 hingga 2008 dan sekaligus sebagai direkturnya. Lalu sebagai Direktur Penjualan dan Pemasaran untuk Solusi Bisnis pada Juni 2003. Ia juga pernah menjadi Wakil Presiden Direktur PT Semen Indonesia (Persero), Tbk dan Semen Gresik Persero, juga sebagai Direktur.

27. Yuddy Chrisnandi | Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi


Yuddy Chrisnandy lahir pada tanggal 29 Mei 1968 di Bandung, Jawa Barat. Ia meniti karir politiknya dari Partai Golkar sebelum akhirnya bergabung bersama Wiranto di Partai Hanura.

Pada periode 2004-2009, Yuddy dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Departemen Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi DPP Partai Golkar. Namun karier politiknya di Partai Golkar tak berlanjut.

Semenjak ia tak berhasil menjadi Ketua Umum Partai Golkar, ia pun berlabuh ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Di partai yang dipimpin oleh Wiranto ini, ia terpilih sebagai Ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Hanura. Yuddy juga memegang jabatan sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (BAPPILU) periode 2010-2015.

Sebelum Yuddy terjun ke dunia politik, ia adalah seorang akademisi. Ia pernah menjadi dosen di beberapa perguruan tinggi.

28. Bambang Brodjonegoro | Menteri Keuangan


Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Prof., S.E., M.UP., Ph.D. lahir di Jakarta, 3 Oktober 1966; umur 48 tahun adalah Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Kabinet Kerja Jokowi-JK yang menjabat sejak tanggal 27 Oktober 2014. Sebelumnya ia merupakan Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu II.

Ia menyelesaikan pendidikan formal tingkat Strata 1 di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia pada 1990. Konsentrasi bidang studi yang ditekuni adalah Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Regional. Setahun berikutnya, Brodjonegoro melanjutkan pendidikan formal tingkat magister (1991-1993) pada University of Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat, sekaligus melanjutkan program doktoral di universitas yang sama hingga 1995.

Bambang Brodjonegoro dikenal baik di dalam maupun di luar kalangan akademik. Sebagai akademisi, kariernya dimulai sebagai staf pengajar di FE - UI hingga merangkak naik menjadi Ketua Jurusan Ekonomi hingga Dekan Fakultas Ekonomi, UI. Kepakaran dan keluasan pengalaman di bidang ekonomi, khususnya terkait desentralisasi wilayah, membuat Brodjonegoro sering diundang sebagai dosen atau guru besar tamu bagi banyak universitas di dalam dan luar negeri. Di luar dunia akademik, nama Bambang Brodjonegoro juga dikenal mulai dari tingkat pasar modal hingga pemerintahan.

Pria yang juga aktif dalam berbagai organisasi sosial ini sangat tidak asing dengan banyak Badan Usaha Milik Pemerintah (BUMN) seperti PT. PLN, PT. ANTAM, PT. TELKOM, dan lain-lain. Kepakarannya dalam bidang Ekonomi Pembangunan, khususnya wilayah perkotaan, membuat banyak perusahaan dan lembaga pemerintah memberi kepercayaan untuk duduk sebagai dewan komisionaris dan atau konsultan independen.

29. Rini M. Soemarno | Menteri Negara BUMN


Rini Mariani Soemarno Soewandi lahir di Maryland, Amerika Serikat, 9 Juni 1958; umur 56 tahun adalah Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada Kabinet Gotong Royong.

Sarjana Ekonomi lulusan 1981 dari Wellesley College, Massachusetts, Amerika Serikat ini adalah termasuk salah seorang menteri yang diangkat dari kalangan profesional. Pada 26 Oktober 2014, ia dipilih menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara dalam Kabinet periode 2014-2019 oleh Presiden Jokowi.

30. A.A. Gusti Ngurah Puspayoga | Menteri Koperasi dan UMKM


Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga lahir di Denpasar, Bali, 7 Juli 1965; umur 49 tahun adalah Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia saat ini. Ia juga adalah Wakil Gubernur Bali periode 2008-2013. Ia menyelesaikan studi S1 di Universitas Ngurah Rai, Denpasar pada tahun 1991.

Sebelumnya ia, menjadi Wali Kota Denpasar untuk periode 2000-2005 dan 2005-2008, tetapi tidak terselesaikan disebabkan dirinya terpilih menjadi wakil gubernur mendampingi I Made Mangku Pastika dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2008. Pada tahun 2013, ia mencalonkan diri sebagai calon gubernur Bali periode 2013-2018 yang diusung oleh PDI Perjuangan didampingi oleh Dewa Nyoman Sukrawan yang merupakan Ketua DPRD Kabupaten Buleleng 2009-2014. Sejak 27 Oktober 2014, ia menjabat sebagai Menteri Koperasi dan UMKM di era pemerintahan Jokowi - JK pada Kabinet Kerja.

31. Saleh Husin | Menteri Perindustrian


Saleh Husin, SE, M.Si. lahir di Rote, 16 September 1963; umur 51 tahun adalah Menteri Perindustrian dalam Kabinet Kerja 2014 - 2019.

Riwayat Pendidikan

  • S-1; Fakultas Ekonomi, Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Jakarta tahun 1996.

  • S-2; Magister Administrasi Publik, Universitas Krisnadwipayana selesai pada tahun 2007.

  • English Course in University of Oregon, Eugene, Oregon-USA (1992)

  • Kursus Reguler Angkatan (KRA) XXXIX Lemhannas (2006)

  • Public Speaking, John Robert Power


32. Rahmat Gobel | Menteri Perdagangan


Rachmat Gobel lahir di Jakarta, 3 September 1962; umur 52 tahun adalah pengusaha Indonesia. Ia merupakan generasi kedua dari keluarga Gobel yang mengendalikan perusahaan National Gobel Group yang sekarang bernama Panasonic Gobel Group.

Di saat krisis multi dimensi melanda Indonesia tahun 1998, banyak kelompok perusahaan besar terpuruk. Hanya segelintir perusahaan yang bisa bertahan dan berkembang pada masa krisis tersebut, yaitu mereka yang punya keuletan dan ketrampilan manajemen, serta visi ke depan.

Kelompok Usaha Gobel, yang dipimpin oleh Rachmat Gobel merupakan salah satu di antaranya. Sebagai bukti nyata, perusahaan induk PT. Gobel International dan Matsushita Electric Industrial Co.,Ltd. (perusahaan induk Matsushita Group, sekarang Panasonic Group), di masa krisis itu justru setuju dan sepakat untuk memperpanjang perjanjian kerjasama joint venturenya, di bawah bendera PT. National Gobel (sekarang PT. Panasonic Manafacturing Indonesia). Hal ini menunjukkan komitmen dan rasa saling percaya yang luar biasa, di antara keduanya.

33. Amran Sulaiman | Menteri Pertanian


DR. IR. H. Andi Amran Sulaiman, MP lahir di Bone, 27 April 1968; umur 46 tahun adalah Menteri Pertanian dalam Kabinet Kerja 2014 - 2019.

Riwayat Pendidikan

  • SD Impres 10 Mappesangka, Bone

  • SMP Negeri Ponre, Bone

  • SMA Negeri Lappariaja, Bone

  • Fakultas Pertanian Unhas 1988-1993 (Penerima Hak Paten/Penemu)

  • Pasca Sarjana Pertanian Unhas 2002-2003 (Cum laude)

  • Program Doktor Ilmu Pertanian Unhas 2008-2012 (Cumlaude)


Kursus dan Seminar

  • Presentase Pengendalian Hama Tikus di Istana Presiden, Jakarta 1996

  • SUSKALAK-PIM di Pakkatto, Gowa, Sulsel, 1997

  • Presentase Pengendalian Hama Tikus untuk Kalteng di Istana presiden, Jakarta, 1999

  • Studi Banding di Singapura, 2002

  • Seminar Internasional Palm Oil Belt di Malaysia 2002

  • Studi Banding di Bangkok, Thailand, 2009

  • Kunjungan ke Sutech Engineering Co. Ltd (Perusahaan perakitan mesin pabrik gula) untuk transaksi pembelian Pabrik Gula dan Erawan Power (Pabrik Gula Terbesar di Thailand), 2014


Penghargaan

  • Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden RI, 2007

  • Penghargaan FKPTPI Award tahun 2011 di Bali.


34. Hanif Dhakiri | Menteri Ketenagakerjaan


Muhammad Hanif Dhakiri lahir di Brebes, 1 Maret 1961; umur 53 tahun adalah Menteri Ketenagakerjaan pada Kabinet Kerja (2014-2019). Ia pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PKB mewakili Jawa Tengah khususnya wilayah Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kabupaten Pemalang .

Ia bertugas Komisi X DPR RI yang mengurusi masalah Pendidikan, Olahraga, Pariwisata, Kesenian dan Kebudayaan. Muhammad Hanif Dhakiri adalah seorang politisi muda Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa yang mengabdi untuk partai tersebut sejak tahun 1998.

Hanif juga pernah aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan dipercaya untuk menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional gerakan Pemuda Partai Kebangkitan Bangsa (DKN Garda Bangsa) Periode 2006-2011. Hanif pernah belaja di ponpes Al Muayyad Solo, bersama dengan Khaerul Huda. Hanif pernah menjalankan studi pendidikan S-2 di Universitas Indonesia dan telah menulis beberapa buku dan artikel.

Dari seluruh 34 Menteri Kabinet Kerja tersebut diatas, tentunya ada yang memang memiliki keahlian yang sesuai dengan kemampuanya, namun ada juga yang dianggap kurang sesuai. Tugas kita sebagai rakyat sekarang menunggu kinerja mereka mau bagaimana dan hasilnya akan seperti apa. Kita lihat saja nanti.

Referensi dan sumber: wikipedia, republika, cnnIndonesia,news.detik.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.