Rahasia Dibalik Ngototnya Fahri Hamzah Ingin Bubarkan KPK

Anda tentunya masih ingat, deretan nama-nama pejabat negara dan anggota DPR, yang ketika disebut namanya dalam persidangan kasus korupsi yang ditangani KPK awalnya selalu MENGELAK, tapi selanjutnya disebut sebagai Tersangka, Terdakwa, hingga menerima vonis dan mendapat gelar KORUPTOR.


Dari daftar-daftar mereka yang pernah terlibat kasus korupsi bisa kita sebut misalnya Nazarudin, Anas Urbaningrum, Angelina Sondak, Sutan Batugana, Akil Muchtar, Ratu Atut, dan masih banyak lagi yang lainya. Pada awalnya mereka semua membantah terlibat kasus korupsi yang ditangani KPK, tapi pada akhirnya mereka jadi tersangka dan diantaranya sudah terima vonis dan mendapat julukan KORUPTOR.


Dan sekarang ini yang sedang ramai dibicarakan dan masih baru terdengar yaitu disebutnya nama Fahri Hamzah oleh Anak Buah Nazarudin yang ternyata ikut menerima uang sebesar US$ 25 Ribu dari Nazarudin.


Hal tersebut terungkap dalam kesaksian mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis dalam sidang lanjutan Kasus Korupsi yang melibatkan Anas Urbaningrum.




Dalam persidangan, pengacara Anas, Handika Honggowongso, menanyakan keterangan Yulianis saat diperiksa KPK mengenai inisial FAH dalam dokumen Grup Permai. Tercatat dalam dokumen, duit diambil pada 13 Oktober.


"Jadi penyidik menanya sama saya dalam dokumen itu ada nama FAH. Kejadiannya waktu itu adalah saya dipanggil Pak Nazar ke lantai 7 di Tower Permai di Mampang. Saya dipanggil sama Pak Nazar disuruh bawa uang US$ 25 ribu. Setelah sampai di atas itu ada Pak Fahri Hamzah. Dulu saya tidak tahu dia itu siapa. Tapi setelah melihat di televisi saya tahu itu Pak Fahri yang dari PKS," ujar Yulianis dalam sidang lanjutan Anas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kuningan, Jaksel, Senin (18/8/2014). (detiknews).



Dari peristiwa ini sebagai masyarakat biasa kita tetap harus menghargai proses hukum yang sedang berlangsung sekaligus juga menghormati praduga tak bersalah terhadap Fahri Hamzah. Terlebih Fahri Hamzah sendiri belum pernah dipanggil jadi saksi dalam kasus ini oleh KPK. Atas dasar inilah sudah sewajibnya kita menghargai hak-hak dan nama baik Fahri Hamzah.


Melalui akun Twitter pribadinya, Fahri Hamzah juga sudah membuat klarifikasi dan tegas mengatakan jika dirinya tidak pernah menerima uang sebagaimana yang disebut oleh Yulianis. Berikut ini saya tampilkan screenshoot tanggapan pernyataan Fahri Hamzah yang disampaikan melalui akun twitter pribadinya:


7b5afe23785d62f81099f52fe46b8789_fahri-hamzah-disebut-terima-suap-dari-nazarudin


Apa yang dilakukan oleh Fahri Hamzah tersebut diatas hampir dilakukan oleh semua yang pernah disebut dalam persidangan terkait kasus korupsi yang ditangani KPK. Dan itu wajar-wajar saja karena memang itu juga hak setiap warga negara untuk menyuarakan pendapatnya.


Walaupun begitu, ternyata di jejaring social atau melalui komentar-komentar di beberapa pemberitaan media banyak yang berkomentar miring terhadap Fahri Hamzah.


Berikut ini merupakan beberapa komentar-komentar masyarakat terkait dengan kasus disebutnya nama Fahri Hamzah oleh Anak Buah Nazarudin yang disebut ternyata ikut menerima uang sebesar US$ 25 Ribu dari Nazarudin.


561d447eef835211a89dd3a424017bd0_komentar-masyarakat-terkait-fahri-hamzah-yang-disebut-terima-suap-dari-nazarudin


Dari beberapa tanggapan masyarakat tersebut mungkin mereka yang berkomentar memiliki pendapat dan dugaan mereka masing-masing berdasarkan pengalaman kasus-kasus korupsi sebelumnya. Karena alasan itulah beberapa komentator merasa yakin jika kesaksian Yulianis memang benar adanya.


Terlebih jika kita ingat tentang bagaiaman sikap Fahri Hamzah yang selama ini dikenal sangat keras dan berkali-kali menyatakan ingin membubarkan KPK. Karena alasan inilah mungkin menjadikan sebagian masyarakat ketika mendengar nama Fahri Hamzah disebut ikut menerima suap dalam kasus korupsi yang ditangani oleh KPK masyarakat langsung merasa muak dengan Fahri Hamzah.


Jika pendapat saya sendiri lebih memilih untuk menunggu kasus ini hingga nanti ujungnya seperti apa. Kita ikuti saja kasus ini dalam perkembangan selanjutnya. Yang pasti nama Fahri Hamzah sudah disebut oleh Yulianis, saran saya kepada Fahri Hamzah untuk membuktikan bahwa tuduhan Yulianis salah dengan bukti-bukti yang dia miliki.


Bahkan jika Fahri Hamzah memang yang TIDAK SALAH, akan lebih baik jika Fahri Hamzah melaporkan Yulianis telah berbohong dan mencemarkan nama baiknya. Hal ini ditujukan supaya para saksi supaya tidak sembarangan saat memberikan kesaksian dalam persidangan kasus Korupsi.


Namun terkait melaporkan tidaknya, sepertinya Fahri Hamzah melalui akun twitternya juga sudah membuat klarifikasi yang menyatakan tidak akan melaporkan siapapun. Nah, klarifikasi ini juga yang kemudian justru akan dianggap oleh masyarakat bertanya, "Jika memang yakin tidak salah kenapa tidak melaporkan?".


Sepertinya kasus ini akan terus menarik untuk diikuti karena memang lagi-lagi karena adanya anggapan masyarakat yang sudah sering mendengar Fahri Hamzah ingin bubarkan KPK akan tetapi sekarang ini justru Nama Fahri Hamzah disebut oleh anak buah Nazarudin ikut menerima uang sebesar US$ 25 Ribu dari Nazarudin dalam kasus Korupsi yang ditangani KPK.


Bagaimana kisah dan akhir dari perjalanan karir Fahri Hamzah, apakah akan ada Rahasia Dibalik Ngototnya Fahri Hamzah Ingin Bubarkan KPK? kita tunggu saja kelanjutanya! :-)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.