Banyaknya Perantau di Kota Besar Bukti Kesejahteraan Belum Merata!

924b6a52e27e312c89d77d0e2d9ff2dd_mudikArus mudik telah usai dan sekarang ini beberapa perantau sudah melakukan arus balik dan sebagian lagi masih dalam perjalanan kembali ke rantau atau masih menikmati jatah libur/cuti.


Sedangkan sebagaian warga yang lain biasanya saat habis lebaran dijadikan ajang untuk berduyun-duyun merantau untuk mencari pekerjaan di kota-kota besar. Karena tidak jarang juga saat lebaran, mereka yang sudah sukses di perantauan akan mengajak teman, saudara, tetangga, atau kenalan untuk ikut kerja di kota.


Kondisi tersebut tentunya akan menambah kepadatan jumlah penduduk di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Beberapa kota-kota besar yang selalu jadi tujuan merantau diantaranya seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Bekasi, Karawang, Surabaya, dan yang lainya. Hal tersebut dikarenakan kota-kota tersebut dikenal karena menyediakan banyak tersedia lapangan kerja.


Dengan melihat masih tetap banyaknya orang-orang di daerah merantau ke kota-kota besar menunjukan bukti bahwa pemerintah daerah masih belum berhasil membuat lapangan kerja di daerah masing-masing. Kondisi ini tentunya sekaligus memperlihatkan kepada kita bahwa kesejatheraan di Indonesia masih belum bisa dirasakan secara merata.


Program-program seperti Otonomi Daerah, Membuka lapangan kerja di daerah-daerah pinggiran di Indonesia, atau program-program lainya yang diharapkan bisa membuat pemerataan kesejahteraan masyarakat di daerah ternyata belum begitu terlihat hasilnya.


Kondisi yang demikian ini tentunya harus menjadi PR besar untuk pemerintah daerah beserta pemerintah pusat untuk bagaimana supaya kesejahteraan masyarakat di Indonesia bisa dirasakan secara merata.


Saat ini yang masih kita rasakan dan kita lihat sendiri bahwa untuk daerah yang memiliki kekayaan alam dan potensi industrinya besar seperti kota-kota besar akan semakin besar. Sedangkan daerah-daerah yang memiliki sedikit Sumber Daya Alam dan miskin lapangan pekerjaan akan semakin terbelakang.


Pemerintah Pusat yang memiliki wewenang tertinggi dalam membuat kebijakan sudah seharusnya membuat terobosan bagaimana supaya kesejahteraan yang dicapai bisa merata dan tidak hanya dinikmati oleh kota-kota besar saja.


Program-program seperti Otonomi daerah dan program-program terkait lainya harus benar-benar dimaksimalkan sehingga bisa secara bertahap memajukan daerah-daerah di Indonesia.


Berhasil tidaknya program-program tersebut akan sangat mudah terlihat dari seberapa berkurang atau meningkatnya jumlah perantau di suatu daerah tersebut. Jika jumlah perantau di suatu daerah semakin berkurang, itu artinya daerah tersebut sudah mampu membuka lapangan-lapangan pekerjaan baru sehingga jumlah perantau semakin berkurang.


Sebaliknya, jika jumlah masyarakat yang merantau dari suatu daerah semakin meningkat, itu artinya daerah tersebut telah gagal membuat lapangan-lapangan kerja yang baru untuk masyarakat di daerahnya tersebut.


Semoga dalam pemerintahan kedepan, masalah-masalah terkait tersebut diatas benar-benar menjadi target serius yang harus segera diselesaikan. Jangan sampai kesejahteraan dan kemakmuran hanya bisa dinikmati dan diperoleh di kota-kota besar saja sedangkan daerah-daerah miskin tetaplah miskin dan tidak merasakan kesejahteraan sebagaimana yang orang-orang kota rasakan.


Ingatlah bahwa pancasila sudah mengamanatkan melalui pasal Kelima yaitu berbunyi bahwa, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia!


gambar: detik.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.