Orang-orang ini Selalu Gelisah Menunggu Pengumuman Pemenang Pilpres

3f321ecf03ca4018fee7c30981b1684b_cemas


Saat ini diberbagai daerah di Indonesia sudah dimulai Pencoblosan dalam rangka untuk memilih Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.


Tahukah anda bahwa dibalik pesta demokrsi ini ada sekelompok orang yang mungkin saat ini sedang gelisah menunggu diumumkanya pemenang dan resmi jadi Presiden Baru RI.


Dari pengawasan dan dugaan saya, berikut ini merupakan orang-orang yang saat ini sedang gelisah menanti siapakah Presiden terpilih RI:




  1. Masing-masing Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang dalam proses pencalonanya jadi Presiden menghabiskan banyak duit. Kecemasanya kalau kalah bingung bagaimana duit yang dikeluarkan bisa kembali?

  2. Tim sukses bayaran yang sisa pembayaranya diberikan setelah terbukti menang. Kecemasanya: Kalau kalah gak dapat bonus tambahan.

  3. Orang-orang yang gila jabatan yang sudah mengeluarkan banyak modal bantu capres karena dijanjikan jabatan jika menang. Kecemasanya jika harus kalah maka impianya dapat jabatan melayang.

  4. Orang-orang yang sudah membuat rencana kecurangan selama pencoblosan dan penghitungan suara, kecemasanya: Jika nantinya ketahuan.

  5. Orang-orang yang sudah tiap hari menyebar fitnah dengan cara apapun yang berharap banyak orang-orang yang kurang cerdas bisa mereka bodohi. Kecemasanya jika fitnah yg dia buat membawa adzab dan laknat dari Tuhan untuknya.

  6. Orang-orang yang saat ini sedang bagi-bagi duit kepada calon pemilih, kecemasanya jika ketahuan.

  7. Bandar Judi Pilpres atau siapapun yang menjadikan pilpres ini menjadi ajang taruhan. Cemas kalau taruhanya kalah.

  8. Fanatik Buta atau Fans Berat dari kedua pasangan Capres dan Cawapres. Cemas jika Capres pujaanya kalah.

  9. Dan lain-lain


Mungkin ke tujuh karakter orang-orang tersebut diatas sangat mungkin akan selalu mengawasi dan mengikuti jalanya proses penghitungan suara karena cemas jika capres pilihan mereka kalah.


Komentar dari orang-orang seperti itu sudah pasti bagi yang menang akan puas dan menganggap pemilu berjalan lancar. Tapi sebaliknya, bagi yang kalah akan menganggap pemilu tidak adil atau mencari berjuta alasan bahwa kekalahanya mereka tidak seharusnya tidak terjadi jika berjalan jujur dan tanpa kecurangan.


Kalau bagi saya pribadi tetap santai-santai saja, mau kalah atau menang Capres pilihan saya, saya tetap Bangga memilih Jokowi karena baru sekali ini hati saya terketuk untuk memilih seorang Calon Presiden yang begitu menginspirasi saya.


Dan siapapun presiden yang terpilih nantinya, tetap saja saya akan menuntut hak-hak saya sebagai warga negara Republik Indonesia yang sudah membayar pajak untuk memberikan gaji kepada para pengelola negara.


Ilustrasi Gambar: bp.blogspot

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.