Jawaban Warga Palestina yang Mengharukan Umat Islam di Penjuru Dunia

7c2bd1a37b5a6384528a375535de6067_save-gazaThis is Not About Religion, This is About Humanity!


Saya berharap warga muslim yang berada di Indonesia khususnya untuk segera berhenti membicarakan soal pemilihan pilpres. Kemarin bangsa Indonesia sudah menentukan pilihanya, tugas kita hanya sebatas mengawasi dan menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU. Hentikan saling hujat, kita satu bangsa, Bangsa Indonesia, jangan mau diadu domba.


Mari kita alihkan sekarang mata kita untuk melihat saudara-saudara kita yang berada di Palestina. Saat kita tertawa dan berdebat soal capres, saudara kita di Palestina setiap hari seolah hanya menunggu kapan rudal-rudal Israel membunuh anak-anak mereka, keluarga mereka, dan mungkin setiap jiwa yang ada di Palestina.


6d956fe10b48948a43c17fef52a74508_pray-for-gaza


Melihat kondisi tersebut, banyak beredar tulisan yang begitu mengharukan dari saudara-saudara kita di Palestina. Tulisan tersebut berisi terkait dengan jawaban penduduk Palestina yang ditanya terkait tekad mereka untuk tetap tinggal dan bertahan di Palestina, Padahal mereka sadar bahwa setiap saat dan setiap detik nyawa mereka dan keluarga mereka siap terbunuh oleh kebiadaban Israel.


92417d3c17340efec0379cee96bff59b_pray-for-palestina




Orang-orang Palestina ketika ditanya mengapa mereka tidak pergi saja dari Palestina dan mengungsi ke negara tetangga karena cobaan Yahudi terhadap mereka begitu besar.



Anda ingin tahu bagaimana jawaban mereka? Mereka dengan tegas menjawab,

"Jika kami keluar dari tanah ini (Palestina), maka siapa lagi yang akan menjaga Masjid Suci Al-Aqsha? Siapa lagi yang akan menjaga tanah waqaf umat Islam?. Biarlah kami tetap disini mewakili kalian (Seluruh Umat Islam di seluruh penjuru dunia), Saudaraku!".

0d5a13c9dff684c716e6aef2b86b44ee_save-for-palestina


Begitu banyaknya pembantaian di Palestina, sampai-sampai warga Palestina mengatakan jika Sholat Wajib mereka tidak hanya 5x saja tapi sudah menjadi 6 waktu yaitu, 1. Shubuh, 2. Dzuhur, 3. Ashar, 4. Magrib, 5. Isya, dan yang ke 6. Sholat Jenazah saudara mereka yang terbunuh :-(


Sebagai seorang muslim, saya sendiri merinding baca jawaban dari penduduk Palestina tersebut. Namun bukan hanya faktor karena kita sebagai sesama muslim saja yang membuat hati tergerak dan membuat miris atas nasib warga Palestina, namun lebih karena kita adalah sama-sama MANUSIA.


Melalui tulisan ini saya juga hanya bisa mengecam dan mengutuk serangan Israel terhadap Palestina.


Untuk siapapun yang peduli atas nama kita sebagai manusia, mari kita doakan semoga warga Palestina bisa segera merasakan perdamaian dan ketenangan hidup sebagaimana warga-warga penduduk dunia lainya.


Bagi yang ingin membantu penderitaan saudara kita di Palestina melalui hartanya, bisa dilakukan dengan memberikan bantuan melalui perwakilan yang bisa dipercaya.


Salah satunya bisa melalui pihak:




Yayasan Darul Qur'an Nusantara yang digerakan oleh Ustadz Yusuf Mansyur di Nomor rekening BCA 6030308059 an. Yayasan Darul Qur'an Nusantara.



Untuk informasi lengkap bisa anda tanyakan langsung melalui akun twitter @Daarul_Quran Nusantara atau melalui 021 500 311 dan SMS +628121128028.


Melalui website resminya di pppa.or.id menyebutkan juga bahwa Graha Tahfidz Daarul Qur'an Indonesia di Gaza bagian Utara yang didirikan oleh Ustadz Yusuf Mansyur juga ikut menjadi korban serangan brutal roket Israel.


Sekali lagi mari kita sempatkan doa kepada saudara kita yang ada di Palestina dalam setiap selesai sholat kita atau setiap saat, Semoga mereka diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi ujian yang teramat sangat berat ini.


Semoga ujian dan penderitaan warga Palestina bisa segera berakhir sehingga mereka bisa beribadah dan hidup tenang sebagaimana umat-umat lain di seluruh dunia. Amiiiiin


Semua Gambar saya ambil dari veooz.com. Jika anda termasuk orang-orang yang kuat melihat keganasan Israel dan penderitaan saudara kita di Palestina, silahkan lihat kumpulan-kumpulan gambarnya DISINI :-(

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.