Tips Cara Memilih Calon Presiden Terbaik dari yang Terbaik


62060b7c3abd22bde89d7b393539094d_jokowi-vs-prabowoSaya sadar betul bahwa tulisan saya ini pasti oleh pembaca akan dimaknai sebagai modus dan mengarahkan pembaca untuk memilih kepada Calon Presiden tertentu.


Tapi saya tegaskan disini, ini memang blog saya pribadi, sehingga tujuan tulisan saya ini memang saya tujukan untuk dokumen pribadi saya dan ini merupakan Tips Cara Memilih Calon Presiden Terbaik dari yang Terbaik VERSI saya pribadi. Anda juga bisa membuat hal yang sama dengan versi anda :-)


Namun yang jelas disini saya sama sekali tidak menyebutkan nama Calon Presiden yang saya pilih apalagi mengajak anda untuk memilih Capres tertentu. Disini saya hanya berbagi tips tentang ciri-cirinya saja.


Jika anda nantinya tidak suka dengan tips dan saran saya, silahkan anda tidak perlu membaca tulisan ini.


Sebenarnya memang awalnya saya melalui beberapa tulisan saya di blog ini mencoba untuk tetap Golput sebagaimana pemilu-pemilu sebelumnya yang memang selalu Golput.


Namun entah kenapa, ketika saya mengamati perkembanganya sekarang, semakin banyak orang memilih Capres bukan karena kebaikan atau kelebihan dari masing-masing Capres, tapi lebih kepada fanatik buta dan saling serang dan menjatuhkan.


Maka jujur saja, melalui tulisan ini saya memang tidak akan menyebut nama Capres yang akan saya pilih, namun saya hanya akan menyebutkan kriteria-kriteria dan karakter dari Capres yang saya pilih.


Melalui tulisan ini saya juga sengaja "MENANTANG" Nurani dan hati terdalam anda, apakah Calon Presiden anda memiliki kriteria dengan yang saya sebutkan atau tidak.


Saya memutuskan untuk memilih Capres yang memiliki ciri-ciri seperti ini:




  1. Muslim,

  2. Jujur,

  3. Sederhana,

  4. Tegas,

  5. Sudah bekerja dengan HASIL dan Bukti NYATA,

  6. Dekat dengan Rakyat,

  7. Dicintai Banyak Rakyat,

  8. Memudahkan Perizinan Usaha Kecil

  9. Memanusiakan Manusia

  10. Siap menerima kritik dan mendengar keluh kesah rakyat,

  11. Siap MELAYANI Rakyat dan Tidak MEMINTA Dilayani Rakyat.

  12. Siap menerima amanah yang jauh lebih besar selama itu diminta oleh rakyat,

  13. Ditakuti oleh Pejabat-pejabat Pemalas,

  14. Ditakuti oleh PNS-PNS Pemalas,

  15. Ditakuti oleh pejabat-pejabat Korup

  16. Tidak Meminta Jabatan dengan Mengeluarkan MODAL luar biasa banyak tapi justru DIMINTA oleh Rakyat bahkan rakyatnya rela mendanai pencapresanya.

  17. Mampu memimpin keluarganya menjadi Keluarga yang Harmonis sehingga bisa jadi contoh untuk Rakyatnya.

  18. Tidak Terlilit Hutang, Takutnya nanti kalau punya hutang jadi bekerja keras untuk membayar hutangnya dari uang rakyat. Soalnya yang sudah haji dan tidak punya hutang saja bisa tergoda untuk korupsi apalagi yang sedang terlilit hutang? (kekhawatiran yang wajar kan).

  19. Tidak pernah lari dari Masalah apalagi Melarikan diri (bersembunyi) dari masalah.

  20. Memihak Industri Anak Muda Kreatif.

  21. Memegang Prinsip BHINEKA TUNGGAL IKA

  22. Berani Melelang Jabatan dengan memilih yang Terbaik dari yang Terbaik.

  23. Berani Memecat pejabat, pegawai, PNS yang pemalas akut dan melanggar hukum.

  24. Akan melaksanakan amanat UU Desa.

  25. Akan Menguatkan KPK (bukan menginginkan KPK Dibubarkan).

  26. Pemimpin yang hormat, berbakti, dan taat kepada Orang Tuanya.

  27. Tetap bekerja dan bekerja dan memberikan hasil dan bukti nyata walau difitnah atau dituduh Pencitraan.

  28. Tidak bisa diatur oleh partai tapi hanya bisa diatur oleh rakyat karena rakyat yang mendanai dia jadi capres.

  29. Membuat orang yang hatinya kotor dan picik selalu IRI dan DENGKI melihat Prestasi dan kinerjanya yang nyata.

  30. dan lain-lain


Jika saat anda membaca kriteria Capres yang saya pilih diatas mengarah pada SOSOK Tertentu, maka anda pandai sekali menebak pilihan SAYA dan saya sangat bangga karena pilihan saya berarti juga anda benarkan berdasar hati baik anda :-)


Namun jika kriteria Capres anda berbeda dengan saya, terlebih calon Presiden anda tidak memiliki kriteria sebagaimana yang saya sebut diatas, itu boleh-boleh saja. Inilah hal yang membuat kita berbeda karena mungkin anda memiliki kriteria tersendiri. Yang terpenting saling hormat menghormati diantara pilihan kita tetap terjaga.


Jika kriteria dan tips yang saya sebutkan ini memang dinilai BAIK dan POSITIF secara substansinya, maka saya berharap anda akan memilih calon presiden yang di hati anda akan menunjukan kepada Capres yang akan anda Pilih.


Akan tetapi jika ternyata Tips dan kriteria yang saya sebutkan ini sudah dianggap anda baik dan benar semua, akan tetapi karena ternyata Calon Presiden yang selama ini anda puja-puja tidak sesuai dengan ciri-ciri yang saya sebut ini, maka itu menjadi tanda jika anda dalam memilih mungkin selama ini tidak sesuai hati baik anda tapi mungkin lebih karena sifat egois dan gengsi anda untuk mengakui bahwa Capres yang memiliki ciri-ciri yang saya sebutkan ini memanglah yang terbaik dari yang terbaik.


Namun jika memang anda menilai bahwa tips yang saya sebutkan dalam tulisan ini memang salah semua, saya teramat sangat menyarankan untuk anda tidak perlu melanjutkan atau berkomentar membaca tulisan saya ini.


Jika dalam beberapa tips yang saya sebut ini dalam benak anda dinilai sebagian ada yang benar dan sebagian lagi ada yang salah, maka saya sarankan disinilah kecerdasan anda sangat dibutuhkan dalam menghitung mana yang lebih banyak memiliki kebaikan diantara kedua Capres tersebut.


Jika anda pemilih cerdas, maka silahkan anda hitung dengan jujur dan sesuai hati kebaikan anda dengan cara menghitung kekurangan dan kelebihan, maka darisana anda kemudian bisa memutuskan bahwa pilihan anda memang yang terbaik dari yang terbaik.


Sudah ya, saya sudah memberikan Tips dan Cara Memilih Calon Presiden Terbaik dari yang Terbaik. Dan Calon Presiden yang saya sebut diataslah yang akan saya pilih.


Namun jika hati baik anda tetap tidak ingin memilih dengan ciri-ciri sebagaimana saya sebut diatas, maka silahkan anda pertahankan jika memang hati baik anda tidak tersiksa dan berbahagia.


Terakhir saya ingin katakan bahwa, Siapapun Presidenya, Rakyat tetap harus BAYAR PAJAK untuk memberi gaji Pejabat negara, PNS, anggota DPR, dll (yang pemalas atau yang rajin tetap menerima GAJI dari uang rakyat).


Jadi, Walaupun Golput sekalipun, Rakyat yang sudah bayar pajak tetap BERHAK MENUNTUT kepada siapapun Capres yang terpilih.


Saya juga berharap ketika kita berbeda dalam pilihan, jangan kemudian tiba-tiba anda merasa jika anda adalah orang tercerdas di dunia ini dan yang berbeda dengan pilihan anda adalah orang-orang bodoh.


Setiap orang punya hak yang sama dalam memilih, silahkan pilih calon pilihan anda dengan kelebihan-kelebihan yang mereka miliki.


gambar: detik.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.