STOP Perdebatan Capres! Mari Saling Meminta Maaf Sambut Ramadhan

b8633c60b26b2e504ce706b1d3342017_jelang-puasa


Sebenernya ini bukanlah wewenang dan keahlian saya untuk mengeluarkan pendapat sebagaimana judul diatas.


Namun karena saya melihat di jejaring social mereka yang sebelumnya dikenal ahli dalam berdakwah mengeluarkan petuah bijak di jejaring social sekarang ini justru sedang sibuk kampanye dan sibuk mengumbar keburukan antar Capres, maka melalui blog saya pribadi ini ingin mengajak sebagaimana judul diatas.


Saya sendiri bingung entah apa yang terjadi dengan demokrasi di Indonesia dan apa yang ada di benak mereka yang tetap saja masih tetap sibuk membongkar keburukan antar Capres.


Padahal menurut saya memastika tidak ada gunanya anda menyebarkan keburukan Capres lain karena itu hanya akan membuat Capres lain tersebut semakin cinta dengan capres pilihan mereka sebagaimana anda juga akan tetap mencintai Capres pilihan anda walau kubu lainya menghujat dan memperolok pilihan anda.


Jadi, sebagai seorang yang saya ini masih manusia, sehingga bisa merasakan apa yang sesungguhnya ada pada benak manusia yang lain.


Merasakan yang saya maksud bahwa ketika kita sebagai manusia tidak suka pilihan Capres kita dihina, difitnah, dijelek-jelekan, dan dipermalukan, maka janganlah pernah menghina, menfitnah, dan menjelek-jelekan Capres yang lainya karena mereka juga merasakan hal yang sama sebagaimana kita, karena mereka juga manusia seperti kita.


Saya juga teramat sangat menghimbau untuk tokoh agama, media, dan pakar serta ahli yang memiliki banyak pendukung, lebih santun dan lebih bijaklah anda dalam berbicara di media.


Ingatlah bahwa setiap kata yang sudah anda keluarkan di depan publik (media), pengaruhnya akan luar biasa memicu konflik. Atau jangan-jangan anda justru berbahagia dan menikmati suasana yang seperti ini untuk terus berlangsung? :-(


Ingatlah juga (Untuk anda yang beragama dan mengakui adanya Tuhan dan Hukum Tuhan yang tidak bisa DITAWAR), bahwa setiap ucapan dari setiap orang akan dimintai pertanggungjawaban di pengadilan Tuhan nantinya.


Untuk yang ahli dalam bidang agama, mohon berhentilah ngomongin Copras-Capres dan kembalilah menyibukan diri anda untuk berdakwah dan menyerukan nasihat-nasihat yang santun dan beretika serta menentramkan jiwa umat dan bukan justru mengeluarkan ucapan yang bisa memecahbelah umat.


Terlebih jelang menyambut suci Bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan datang, mohon berhentilah dari kegiatan saling mengumbar keburukan antar Capres karena Capres kita sudah ditentukan dan yakinlah mereka adalah yang terbaik dianatara kita, Jika anda sudah memilih Capres pilihan anda, cukuplah disimpan dalam hati anda dan tentukan nanti dalam kotak bilik suara.


Selebihnya, tetap jagalah persahabatan dan persaudaraan kita sesama bangsa Indonesia.


Terakhir saya juga berharap jangan pernah lagi terdengar aktivitas agama selama bulan suci Ramadhan yang dijadikan alat kampanye yang itu bisa dipastikan akan berpotensi "mengadu-domba" umat.


Melalui tulisan ini saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada siapapun yang pernah membaca tulisan-tulisan saya di blog saya ini jika ada perkataan ataupun pernyataan yang menyakiti hati anda, dengan kerendahan hati saya meminta maaf yang setulus-tulusnya.


Yuk kita berhenti saling hujat antar Capres dan mari saling meminta maaf untuk Sambut Bulan Ramadhan yang Suci.


Marhaban Ya Ramadhan.....



gambar: akun FB Si Juki

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.