Surya Dharma Ali Tersangka Korupsi Haji: Ketika Manusia Melawan Tuhan

f5fcedefc2e3642bd0ed200cc5d1cb0f_surya-darma-ali-tersangka-korupsi-dana-hajiDitetapkanya Menteri Agama Republik Indonesia, H. Surya Dharma Ali sebagai Tersangka dalam kasus Dana Haji boleh saja mengejutkan banyak pihak. Namun buat saya pribadi, kasus tersebut sama sekali tidak membuat saya heran apalagi terkejut.


Ketidakterkejutan saya bukan tanpa alasan, Pada tulisan saya sebelumnya, saya sudah pernah menulis dan mengatakan bahwa Kasus Korupsi di Indonesia selamanya tidak akan hilang dan berkurang ketika Aturan dan Hukuman untuk para koruptor masih LEMAH seperti sekarang ini.


Dugaan saya tersebut secara bertubi-tubi berulang terbukti dengan ditetapkanya banyak pejabat-pejabat negara yang tetap berlomba-lomba untuk korupsi.


Jika di Absen mulai dari Akil Muhtar, Rudy, Wawan, Atut, Sutan Batugana, dan masih banyak lagi yang lainya termasuk yang terbaru adalah Surya Darma Ali.


Khusus untuk kasus Surya Darma Ali ini, jika memang nantinya terbukti melakukan korupsi dana Haji, maka saya berani nyatakan bahwa kasus ini bisa menjadi bukti bahwa MANUSIA Beragama yang "MENGAKU" dekat dengan TUHAN sekalipun ternyata sudah berani "Melawan" Tuhan.


Saya tidak bisa membayangkan seperti apa si dari pemikiran orang-orang yang setiap hari "MENGAKU" dekat dengan Tuhan saja berani melakukan Korupsi dana umat yang itu diperuntukan untuk aktivitas beragama!.


Yang berbahaya dari kasus Surya Darma Ali ini yaitu akan munculnya anggapan dikalangan masyarakat yang akan mengatakan begini, "Jika dana Haji yang itu merupakan aktivitas ibadah manusia kepada Tuhan saja Dikorupsi, apalagi dengan dana-dana lain yang bukan untuk urusan agama?".


Nah, pernyataan dan ungkapan tersebut yang sangat saya takutkan. Yang jauh lebih saya takutkan lagi ketika pernyataan yang mengerikan sebagaimana tersebut diatas itu nantinya TERBUKTI dengan semakin banyaknya kasus korupsi lain yang terungkap.


Bukankah di dunia ini selama ini kita mendengar bahwa tidak ada satupun yang boleh kita takuti selain TUHAN?


Sekarang pertanyaanya, ketika Manusia sudah tidak lagi takut dengan TUHAN, manusia akan takut kepada siapa lagi?.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.