Membaca Karakter dan Kinerja PNS serta Pejabat di Indonesia

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata PNS dan Pejabat di Indonesia?


Kalau saya jujur saja masih lebih banyak kebiasaan dan sifat buruk yang ada di kepala saya jika mendengar kata PNS dan Pejabat di Indonesia.


Namun demikian, saya memiliki beberapa teman dan kenalan dari kalangan PNS dan pejabat yang sebenarnya mereka membuat saya iri karena kebaikan yang telah mereka lakukan untuk banyak orang.


Dengan perbandingan tersebut, melalui tulisan ini saya tidak ingin menjelek-jelekan PNS dan pejabat dalam pemahaman secara keseluruhan akan tetapi lebih kepada dari sisi baik dan buruk dari PNS dan pejabat itu sendiri.


Jadi sekalilagi saya tidak mengatakan bahwa semua PNS dan Pejabat itu Buruk akan tetapi kita harus mengakui tidak hanya pada PNS dan pejabat saja, dimanapun memang akan selalu berhadapan antara baik dan yang buruk.


Berikut ini merupakan pengetahuan dan pemahaman saya serta penilaian saya ketika melihat PNS dan Pejabat di Indonesia.


Hal Positif dari PNS dan Pejabat Negara di Indonesia


PNS atau pejabat negara merupakan sebuah status sosial yang diimpi-impikan oleh hampir rata-rata penduduk di Indonesia. Tidak sedikit orang berjuang dari mulai sekolah, kuliah, yang pada akhirnya mereka berharap suatu saat ingin jadi PNS atau Pejabat Negara.


Kondisi tersebut kemungkinan besar dikarenakan mereka yang ingin menjadi PNS dan Pejabat Negara, pastinya dikarenakan melihat PNS dan Pejabat Negara dari sudut pandang POSITIFnya.


Saya pernah menanyakan beberapa teman dan kenalan saya terkait dengan Alasan kenapa mereka ingin jadi PNS atau pejabat negara. Diantara jawaban dari hasil yang saya tanyakan tersebut tentunya memang sangat Subyektif sekali dan belum tentu mewakili gambaran seluruh PNS dan Pejabat di Indonesia.


Beberapa alasan mereka diantaranya yaitu sebagai berikut:


Gaji dan Tunjangan yang Besar


Jika PNS di jaman awal kemerdekaan dahulu memang sudah jadi rahasia umum bahwa gaji PNS dan pejabat negara memang sangatlah kecil. Mungkin hal tersebut dikarenakan pribadi para PNS dan pejabat saat itu masih merasakan Aura perjuangan, sehingga masih mengingat nyawa-nyawa teman mereka yang memperjuangkan kemerdekaan negara NKRI.


Karena alasan tersebut maka niat dan tujuan PNS dan pejabat negara saat itu mungkin hanya satu kata, PENGABDIAN!.


Pada perkembanganya, kondisi perekonomian negara yang mulai embaik, ditambah dengan generasi PNS dan Pejabat baru, pergeseran nilai dan paradigma menjadi PNS dan pejabat negara mulai bergeser dan berubah.


Jika PNS dan pejabat negara di awal-awal berdirinya negara NKRI mereka berfikir untuk mengutamakan kepentingan rakyat dan menjadi PNS dan pejabat negara hanyalah PENGABDIAN, sekarang ini tujuan itu menjadi urutan yang ke sekian.


Singkatnya jika dahulu orang menjadi PNS dan pejabat negara hanya berprinsip, "Apa yang bisa saya BERIKAN untuk Negara", saat ini sebagian orang berpendapat bahwa menjadi PNS dan pejabat negara tujuan utama rata-rata (tidak semua) yaitu, " Apa yang bisa saya PEROLEH dari Negara ketika menjadi PNS dan Pejabat Negara".


Jaminan Pensiun


Siapa yang tidak ingin saat kita sudah tidak bekerja di hari tua kita nanti, akan tetapi kita masih tetap mendapatkan pendapatan di setiap bulanya? itulah PENSIUN!


Alasan ini juga yang kemudian menjadi alasan banyak orang kenapa mereka menginginkan menjadi seorang PNS dan pejabat negara.


Mengabdi untuk Negara


Di jaman sekarang ini, ketika kita mendengar ada seorang pemuda yang ingin jadi PNS dan pejabat negara dengan alasan "Mengabdi untuk Negara", sebagian orang pasti akan pesimis dan tidak mungkin percaya. Tapi jawaban inilah yang memang saya dapatkan dari beberapa teman dan kenalan saya yang pernah saya tanyakan. Walaupun demikian, saya sendiri juga mungkin termasuk orang yang agak sulit mempercayainya hehehe..


Tapi terlepas dari benar tidaknya niat mereka tersebut, tentunya kita harus memberikan kesempatan untuk mereka yang mengatakan demikian supaya MEMBUKTIKAN ucapanya ketika dia menjadi PNS atau pejabat Negara.


Mungkin diantara ketiga alasan positif yang mereka sebut diatas masih ada alasan lainya, namun saya pikir tiga itu sudah mewakilinya.


Tentunya tidak adil ketika kita sudah melihat alasan-alasan yang positif akan tetapi belum memunculkan beberapa fakta negatif tentang alasan orang ingin menjadi PNS dan pejabat negara.


Sekalilagi saya snagat menekankan bahwa tulisan dan pendapat saya ini hanyalah penilaian saya pribadi berdasarkan apa yang saya lihat jadi anda juga boleh memiliki pendapat pribadi sebagaimana yang anda tahu dan lihat sendiri.


Beberapa alasan negatif kenapa orang ingin jadi PNS dan pejabat Negara:


Kerja ataupun Tidak Kerja Tetap Menerima Gaji


Ketika saya menerima jawaban seperti diatas, tentunya orang yang saya tanya tersebut langsung menjelaskan bahwa istilah "Kerja ataupun Tidak Kerja Tetap Menerima Gaji", jangan difahami bahwa ektika sudah jadi PNS dan pejabat kerjanya hanya tidur saja kemudian tetap dapat gaji, itu bukan seperti itu.


Maksud dari pernyataan dia terkait "Kerja ataupun Tidak Kerja Tetap Menerima Gaji" artinya mau kerja sebaik-baiknya atau kerja asal saja gajinya tetap sama. Hal inilah yang kemudian diplesetkan istilahnya menjadi "Kerja ataupun Tidak Kerja Tetap Menerima Gaji".


Teman saya tersebut kemudian juga memberikan contoh atas pernyataan tersebut dengan misalnya seorang PNS yang melayani warga dengan ramah dan cepat gajinya tetap akan sama dengan PNS yang saat bekerja, melayaninya dengan lambat, dan tidak ramah.


Saya pikir untuk kepentingan yang lebih baik, jangan terlalu banyak membongkar hal negatif dari PNS dan pejabat negera karena ada yang bilang, untuk melihat hal negatifnya jauh lebih mudah daripada untuk membicarakan hal positifnya. Maka untuk yang negatifnya cukup saya berikan satu saja ya, lainya silahkan anda cari sendiri di sekitar anda hehe...


Namun sebagai penutup dalam tulisan ini, penulis hanya ingin mengambilkan kesimpulan bahwa dengan melihat karakter dan kinerja PNS yang sebagaimana saya sebut diatas, tentunya harus bisa ditarik kesimpulan sebagai berikut.


Untuk anda yang saat ini sudah menjadi seorang PNS ataupun pejabat negara yang sudah mendapatkan gaji dari "rampasan" keringat pajak rakyat, bekerjalah dengan sebaik-baiknya karena setiap rupiah yang sudah anda terima, di akherat nanti akan dimintai pertanggungan jawab melalui kinerja anda.


Untuk anda yang saat ini sedang mengantri dan masih tetap menginginkan menjadi PNS dan pejabat negara, Jadilah calon PNS dengan NIAT yang POSISIF ketika memang ingin menjadi PNS atau pejabat negara.


Untuk anda yang memang tidak tertarik untuk jadi PNS atau pejabat negara dengan alasan prinsip hidup atau karena memang TIDAK MEMILIKI KESEMPATAN untuk menjadi PNS atau pejabat negara, tetap jadilah warga negara yang baik dengan cara mencari profesi yang baik dan halal.


Singkatnya, apapun profesi kita, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berbuat baik untuk dirinya sendiri, keluarga, lingkungan, masyarakat dan bangsanya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.