Tingginya Angka Golput dan Tidak Berkwalitasnya Kinerja Partai Politik

dc2ae7ebb31c78ba2634b6eddf6f7c97_golput


Hiruk pikuk kampanye yang sudah berlangsung beberapa minggu ini menimbulkan banyak kesan dan pesan di masyarakat. Untuk kalangan masyarakat yang tidak memiliki rasa fanatik berlebihan terhadap partai tertentu, rata-rata akan mengatakan jika hampir semua kampanye partai politik masih banyak yang melanggar.


Kalaupun tidak melakukan pelanggaran, setiap kampanye bisa dipastikan selalu mengganggu aktivitas warga.


Mengganggu yang dimaksud mulai dari yang sederhana yaitu menciptakan polusi suara. Apalagi jika kampanye mengerahkan masa (yang mungkin bisa dipastikan rata-rata masa bayaran) menggunakan motor kemudian menggeber-geberkan motornya itu teramat sangat mengganggu.


Selain polusi suara, kemacetan juga bisa dipastikan selalu mewarnai saat kampanye berlangsung.


Singkatnya, walau saat berkampanye para juru kampanye berkoar dengan janji-janji yang teramat sangat baik, tapi FAKTAnya untuk belajar tidak mengganggu ketertiban umum saja saat kampanye mereka masih BELUM BISA.


Bahkan sudah terjadi beberapa peristiwa yang dari kampanye selain keributan juga memakan korban jiwa. Hal ini tentunya semakin memperburuk betapa memang kampanye di Indonesia masih meninggalkan citra buruk saja.


Ketika kita bicara yang kecil saja masih selalu melakukan bagaimana ketika kita harus berbicara yang lebih besar lagi dari yang namanya kampanye?


Persoalan besar yang saya maksud yaitu terkait kecerdasan partai politik melalui juru kampanye saat kampanye, Hampir semua juru kampanye belum saya dengar bersuara lantang menyampaikan tentang program apa saja yang akan mereka buat ketika mereka terpilih.


Program-program yang saya maksud misalnya:




  • Jika di negeri ini masih banyak orang miskin, Program seperti apa yang akan mereka buat ketika mereka terpilih?

  • Jika di negeri ini masih banyak PENGANGGURAN, Program seperti apa yang akan mereka buat ketika mereka terpilih?

  • Jika di negeri ini masih banyak KORUPSI, Program seperti apa yang akan mereka buat ketika mereka terpilih?

  • Jika di negeri ini masih banyak Sumber Daya Alam yang DIKUASAI ASING, Program seperti apa yang akan mereka buat ketika mereka terpilih?\

  • Jika di negeri ini masih banyak ANGGOTA DPR BOLOS dan TIDUR SAAT SIDANG, Program seperti apa yang akan mereka buat ketika mereka terpilih?

  • Jika di negeri ini masih banyak PEMBUNUHAN, PERKOSAAN, PERAMPOKAN, Program seperti apa yang akan mereka buat ketika mereka terpilih?

  • Jika di negeri ini masih banyak Orang MISKIN TAK SEKOLAH, Program seperti apa yang akan mereka buat ketika mereka terpilih?


Dan saya pikir masih teramat sangat banyak masalah di negeri ini jika harus di absen semua. Namun dari semua partai yang sudah berkampanye, Satupun diantara mereka belum ada yang memiliki program yang jelas dan tersusun dengan rapi untuk menyelesaikan semua masalah-masalah tersebut ketika mereka terpilih nantinya.


Atas data dan fakta yang saya sebut diataslah yang kemudian saya berani mengatakan bahwa dari semua partai Politik yang sudah melakukan kampanye, hingga detik ini TIDAK SATUPUN Partai yang bisa membuatku TERTARIK UNTUK SAYA PILIH.


Hampir semua kampanye partai politik masih BASI dan sama sekali tidak membuatku menarik.


Apa yang saya rasakan mungkin sama dengan orang-orang yang dalam setiap pemilu melakukan Golput. Dan harus dijadikan catatan bahwa Angka Golput yang tetap masih tinggi di Indonesia membuktikan bahwa Partai Politik itu bagi mereka yang golput mungkin masih dianggap sebagai "makhluk yang menjijikan" sehingga tidak dipilih?


Jika ada Tim Sukses atau Fanatikan Partai yang membaca Tulisan ini, coba anda jawab atas setiap pertanyaan-pertanyaan saya diatas?


Tentunya untuk tingkat partai Politik sudah seharusnya kalaupun sudah memiliki program yang jelas, sudah sewajibnya harus dibuat kontrak politik atas janji-janjinya sehingga para pemilih bisa MENUNTUT atas setiap janji-janji tersebut.


Memang inilah kondisi yang selalu dilema. Disisi lain mereka yang Golput ingin memilih wakil rakyatnya, disisi yang lain jika memilih hanya lebih banyak memberikan kesempatan kepada partai politik memperkaya diri sendiri dan partai politik mereka.


Jika ingin Angka Golput menurun, tidak usah dengan cara mengajak orang untuk tidak golput. Cukup dengan partai politik bekerja dengan sebaik-baiknya sehingga mereka yang tadinya akan golput tidak memiliki alasan untuk golput karena masih ada partai yang layak dipilih.


Ada yang bilang untuk melihat baik atau buruknya sebuah partai politik di setiap negara bisa dilihat dari jumlah angka Golput di negara tersebut saat diadakan Pemilu.


Ilustrasi Gambar: kidsklik.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.