Pengakuan Wali Kota Surabaya: PSK 60 Tahun Pelangganya Anak SD dan SMP

089d386e9923107c1f035549b0caffd8_wali-kota-surabaya-di-acara-mata-najwa


Jika anda tadi malam menyaksikan acara Mata Najwa berjudul "Wali Pilihan Kota" di salah satu TV Swasta, ada banyak hal menarik yang terungkap dari kisah Wali Kota Surabaya Ibu Tri Rismaharini.


Dari banyaknya kisah beliau, ada satu kisah yang menurutku sangat mengejutkan. Mengejutkan bagi saya karena memang belum pernah mendengar cerita yang seperti itu.


Cerita yang mengejutkan tersebut berawal dari kisah Wali Kota yang saat itu pernah mengumpulkan PSK di rumahnya. Dari beberapa PSK yang ikut kumpul dirumahnya, ternyata ada PSK yang usianya sudah 60 Tahun.


Saat ditanya, kenapa masih menjadi PSK padahal usia sudah 60 Tahun. Kata si PSK menjawab jika pemerintah katanya hanya bohong, katanya mau dapat bantuan ini-itu tapi nyatanya tidak dikasih.


Akhirnya Ibu Risma berjanji besok paginya untuk datang langsung ke rumah si PSK yang usianya sudah 60 tahun tersebut.


Benar saja, Pagi harinya Wali Kota Surabaya tersebut benar-benar datang ke tempat PSK yang sudah berusia 60 tahun tersebut.


Di sebuah bangunan berukuran hanya sekitar 2 x 2 meter, disitulah PSK yang berusia 60 tahun itu tinggal. Bangunan yang kecil tersebut hanya di buat dua ruangan. Ruangan depan dibuat untuk usaha warung kecil-kecilan dan dibelakang dijadikan tempat tidur.


Ketika ditanya Ibu Tri Rismaharini terkait dengan sejak kapan jadi PSK?, PSK yang usianya sudah 60 tahun tersebut menjawab jika dirinya 19 tahun yang lalu jadi PSK.


Sang Wali Kota Surabaya tersebut kemudian melanjutkan pertanyaanya, Kenapa selama puluhan tahun tersebut jadi PSK, anda masih tetap tinggal ditenpat seperti ini?


Si PSK yang sudah berusia 60 tahun tersebut mengaku jika uangnya habis untuk beli bedak, baju, makanan, dan lain-lain.


Hingga tiba pada pertanyaan terakhir dari seorang Wali Kota tersebut yaitu ketika bertanya, " Usia anda sudah 60 Tahun, Siapa pelanggan anda ?


Dengan begitu jujur si PSK yang sudah berusia 60 tahun itu menjawab jika pelangganya adalah anak-anak siswa SD dan SMP di sekitarnya. Bahkan si PSK yang sudah berusia 60 tahun tersebut juga mengaku terkait tarifnya seribu sekalipun diterimanya.


Saat bercerita tentang peristiwa tersebut, terlihat betapa Ibu Tri Rismaharini yang merupakan Wali Kota Terbaik ini tidak bisa berkata-kata dan terdiam. Terlihat betapa dirinya sangat prihatin atas kondisi tersebut.


Dari kisah tersebut tentunya bagi siapapun yang mendengar kisah sang Wali Kota Tri Rismaharini ini akan terkejut karena sudah begitu parahkah generasi anak-anak SD disana?


Semoga saja setelah mendengar kisah ini pihak-pihak terkait dari mulai Guru, Orang Tua, Kepala Sekolah, Tokoh Masyarakat, dan seluruh warga sekitar pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya untuk benar-benar peduli dan mengawasi lingkungan kita.


Jika ini dibiarkan akan jadi apa bangsa ini. Di saat moral pejabat-pejabat kita yang banyak terkena kasus Korupsi, ternyata generasi muda kita yang masih duduk dibangku SD dan SMP sampai separah itu.


Ini masalah yang sangat serius, hal ini juga yang kemudian menjadikan salah satu alasan kenapa akhirnya Wali Kota Surabaya memutuskan untuk Menutup Lokalisasi Gang Dolly di Surabaya.


Bahkan Sang Walikota Surabaya tersebut seolah sudah tahu resikonya ketika tetap berani menutup Lokalisasi Dolly tersebut. Sadar akan resikonya tersebut, Sang Wali Kota sampai sudah berkata kepada anak-anaknya dan keluarganya Jika sampai dirinya Mati, jangan pernah ada yang boleh menuntut atau apa karena dirinya sudah ikhlas dan sadar jika itu memang resikonya.


Ibu Tri Rismaharini, seorang Wali Kota Surabaya yang setiap saat selalu berfikir dan berfikir bagaimana supaya masyarakat yang dipimpinya hidup sejahtera.


Bukan hanya itu saja, dirinya juga berkali-kali mengatakan jika dirinya selalu takut ketika ada masyarakat yang dipimpinya masiha ada yang menderita karena semuanya pasti akan diminta pertanggungjawabanya dihadapan Tuhan saat dirinya telah tiada.


Sungguh seorang pemimpin yang benar-benar bisa dijadikan contoh dan diikuti oleh pemimpin-pemimpin lainya.


Disaat banyak orang yang sudah tidak disuka oleh banyak orang tetap ingin menjadi Presiden, Ibu Tri Rismaharini justru ingin mengundurkan diri karena ketakutanya jika tidak bisa mensejahterakan masyarakatnya.


Dibawah ini saya sertakan juga rekaman Videonya yang saya ambil dari youtube. Silahkan anda bisa menyaksikan Videonya di Bawah ini tepatnya dimulai pada menit ke 07.04 sampai selanjutnya:


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.