Gunung Kelud Meletus, Waspadai Beredarnya Isu yang Meresahkan Warga

17b96c9c3c8fec1f5df521fe1ec07989_isu-beredar-pasca-gunung-kelud-meletus




Inilah isi pesan yang beredar di masyarakat pasca terjadi letusan Gunung Kelud. Mohon untuk masyarakat jangan mudah percaya dan jangan ikut menyebarluaskan pesan yang belum tentu terbukti kebenaranya. Tetap waspada.



Biasanya setiap terjadi bencana, ada saja pihak yang dengan tidak punya perasaan memanfaatkan musibah tersebut dengan membuat isu-isu bohong yang bisa meresahkan warga.


Hal ini sepertinya pernah terjadi di setiap bencana. Dahulu saat gempa di Yogyakarta juga pernah terjadi. Saat itu begitu gempa terjadi, hanya hitungan menit muncul isu jika terjadi Tsunami yang sangat besar.


Akhirnya akibat berita bohong tersebut semua warga Yogya panik dan berlarian. Bahkan kepanikan saat itu tidak terjadi di daerah yang dekat pantai saja. Di Kota Yogyakarta yang lokasinya jauh dari pantai, warganya tetap ikut panik dan banyak yang berlarian.


Ternyata dari isu tersebut disebarkan oleh pihak pelaku kejahatan yang melakukan penjarahan di wilayah bencana gempa.


Saat ini terjadi bencana Gunung Kelud meletus, biasanya akan muncul isu-isu bohong yang bisa meresahkan warga.


Saya sendiri barusan di beebrapa group jejaring social sudah menerima beredarnya isu-isu yang isinya seperti ini:




"Info dari BMG, 2 Jam lagi ada letusan susulan status AWAS II, diperkirakan letusan sejauh 20 km dari pusat magma dan diperkirakan terjadi gempa 6 sampai 8 skalalighter. Dan setelah ini, lampu akan dipadamkan total untuk wilayah Kediri. Lahar dingin mengalir sampai Kademangan Blitar. Hati-hati untuk daerah aliran lahar. Hujan abu dan suara gelegar letusan sampai ke Solo dan Klaten. Sedangkan daerah Kota Pare Kediti ke Utrara di selimuti bau belerang yang menyengat. Tolong sebarkan kabar ini ke sanak keluarga anda. info www.BMKG.com".



Demikianlah salah satu pesan yang beredar di beberapa gorup jejaring social. Saya sendiri juga menerimanya dari teman-teman di group komunitas Whats Up saya.


Saya juga yakin jika mungkin teman saya tersebut menyebarkan info tersebut dengan harapan supaya warga tetap waspada dan berhati-hati. Tapi jika pesan tersebut dibaca oleh para korban letusan, maka akibatnya bisa sangat meresahkan.


Kalau untuk saya yang lokasinya berada di Yogyakarta mungkin tidak terlalu memiliki dampak apalagi merasa takut. Tapi untuk warga yang berada di sekitar Gunung Kelud, informasi seperti ini tentunya sangat meresahkan.


Atas beredarnya pesan yang bisa meresahkan tersebut, maka diharapkan semua warga yang berada di sekitar Gunung Kelud untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu bohong tersebut.


Supaya tidak mudah tertipu dengan isu-isu bohong tersebut, selalu tanyakan ke pihak terkait terdekat dari mulai kepala Desa, atau yang lebih tepatnya ke website Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi-Badan Geologi- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral resmi yaitu vsi.esdm.go.id (bukan bmkg.com), bisa juga melalui akun twitter resminya PVMBG yaitu @vulkanologi_mbg, atau di info resmi lainya.


Anda juga bisa mengikuti perkembanganya melalui pemberitaan di TV swasta yang diantaranya terus melaporkan perkembanganya pasca meletusnya Gunung Kelud.


Selalu waspada dan tetap siaga di setiap bencana...


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.