Dalam Kasus Narkoba, Bukan Corby Saja yang Diistimewakan?

f56b2f39400b823c46ddd6ff09578b95_corby-bebas


Hari ini sebagaimana diberitakan di berbagai media, Corby atau orang lebih mengenalnya sebagai ratu Extacy akan dibebaskan.


Keputusan yang menimbulkan kontroversi ini memang wajar untuk dibicarakan. Hal ini karena kejahatan peredaran Narkoba itu memang kejahatan yang luar biasa dan sudah seharusnya dihukum seberat-beratnya.


Saya sendiri sebagai orang yang kurang faham soal prosedur hukum, grasi dan lainya.


Tapi rasanya ketika membaca pernyataan MENKUM HAM sebagaimana yang saya baca dari detik.com, si Menteri bilang jika Corby bukan Orang Istimewa dalam kasus Narkoba.


Sebagai orang awam, pernyataan menteri tersebut menurut saya justru semakin menunjukan DiIstimewakanya para pelaku kejahatan Narkoba.


Jika Menkum HAM mengatakan, "Untuk kasus narkotika ada 2 WNA yang mendapat pembebasan bersyarat, selain Corby ada Michael Loic Blanc warga Prancis," jelas Menkum Amir Syamsuddin saat berbincang dengan detikcom, Senin (10/2014).


Ketika membaca pernyataan tersebut, Justru aneh dan saya justru jadi ingin berpendapat bahwa TERNYATA dalam menangani kasus Narkoba, Bukan hanya Corby saja yang mendapatkan Keistimewaan pembebasan bersyarat tapi ada juga warga negara Prancis bernama Michael Loic Blan.


Silahkan si Menteri boleh berpendapat dan mengatakan itu semua berdasarkan prosedur hukum yang berlaku.


Tapi perlu dicatat sebagai orang biasa seperti saya ini, saya dan mungkin kebanyakan orang lainya yang mengutuk keras kejahatan narkoba hanya berfikir begini,


"Corby dan juga Michael Loic Blanckeduanya adalah pelaku Kejahatan Narkoba yang katanya jika pelaku kejahatan Narkoba HARUS dihukum SEBERAT-BERATNYA. Tapi anehnya dengan alasan yang anda anggap sudah sesuai prosedur kemudian NEGARA MEMBEBASKANYA".


Disinilah kami sebagai warga biasa yang mau anda jelaskan sesuaihukum kek, sesuai prosedur kek, kami tidak mau tahu. Yang kami tahu bahwa Corby dan Michael Loic Blanc adalah pelaku kejahatan Narkoba jadi harus dihukum seberat-beratnya.


Mungkin jika pelaku adalah seorang yang buta, lumpuh, atau yang seperti itu kemudian mendapatkan grasi dan pembebasan bersyarat kita masih memakluminya . Tapi untuk orang-orang seperti Michael Loic Blanc dan Corby, menurut saya itu sangat tidak tepat.


Jadi disini saya ingin berpendapat bahwa, silahkan pak Menkum HAM bilang jika Corby bukanlah orang Istimewa karena Corby sama dengan Michael Loic Blanc yang mendapatkan bebas bersyarat.


Tapi justru menurut saya, Ketika Menkum HAM mengatakan seperti itu, saya justru ingin mengatakan dan bertanya Jika ternyata pelaku kejahatan Narkoba yang mendapatkan KEISTIMEWAAN TERNYATA TIDAK HANYA Corby saja melainkan Michael Loic Blanc dari Prancis juga mendapatkan keistimewaan dari negara karena telah membebaskanya walau dengan syarat?


Jika negara kita masih memberikan celah ampunan dan keringanan hukuman untuk pengedar Narkoba, maka ini merupakan KABAR BAHAGIA untuk para pengedar Narkoba.


Satu hal yang saat ini mungkin dilakukan oleh para bandar Narkoba di seluruh penjuru dunia ketika mendengar Corby BEBAS, sebagai rekan seprofesinya, Para Bandar Narkoba mungkin langsung BERPESTA Ria, karena Kebebasan Corby adalah kemenangan untuk mereka.


Akankah Negara terus membiarkanya?


Menurut anda seperti apa, silahkan itu hak anda untuk bersuara.


Ilustrasi Gambar | News.Detik.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.