Hasil Pertandingan Swiss Vs Spanyol

Spanyol v SwissGol Gelson Fernandes di menit ke-52 menghancurkan perjalanan favorit juara Spanyol di Piala Dunia 2010 setelah Juara Piala Eropa 2008 ini kalah di tangan Swiss.


Gol kemenangan itu dimulai dari umpan panjang yang kemudian disontek ke depan dan tiba-tiba Eren Derdiyok muncul di depan gawang. Iker Casillas maju ke depan untuk mengatasi laju bola namun luput dan Gerard Pique pun gagal menahan bola yang terus meluncur dan disontek dengan mudah oleh Fernandes.


Ini adalah kejutan terbesar dalam Piala Dunia di Afrika Selatan sejauh ini.


Juara Piala Eropa itu tampil menguasai jalannya pertandingan namun peluang demi peluang yang muncul di depan gawang Swiss sering disia-siakan hingga akhirnya ketinggalan.


Trio Barcelona David Villa, Andres Iniesta dan Xavi gagal menembus barisan pertahanan Swiss untuk mencetak gol. Pelatih Vicente Del Bosque kemudian menurunkan tiga pemain depan Fernando Torres, Jesus Navas dan Pedro.


Strategi ini gagal dan Spanyol mengalami kekalahan kedua dalam 49 pertandingan terakhir.


Hasil pertandingan ini menekan tim Spanyol, yang sebelumnya diramalkan akan mengakhiri masa paceklik prestasi di panggung terbesar sepak bola dunia selama beberapa dekade, dan tim ini kemungkinan harus berhadapan dengan Brasil di putaran kedua jika hanya lolos di urutan kedua Grup H.



Spanyol menekan


Spanyol sendiri bermain dengan penuh keyakinan dan segera memantapkan permainan lewat umpan-umpan pendek yang bergulir lancar, sementara Swiss tampak kesulitan untuk menempatkan bola keluar dari bagian wilayah lapangannya. Saat itu, pertandingan tampak seperti satu latihan di mana Spanyol menyerang untuk menembus pertahanan Swiss yang berlapis.


Spanyol v Swiss Kesempatan pertama Spanyol diciptakan oleh pemain sayap Sergio Ramos, yang menerima bola di bagian kanan lapangan tanpa penjagaan lawan akan tetapi tendangannya melebar, padahal Xavi dan David Villa berada di posisi lebih baik di depan gawang untuk menerima umpan Ramos.


Tak lama kemudian, Andres Iniesta berhasil mengirim umpan ke Gerard Pique yang kemudian memotong pemain Swiss, namun tendangannya jatuh di pelukan kiper Diego Benaglio.


Serangan Spanyol berikutnya melibatkan Silva yang dengan indah mencontek bola ke arah Iniesta, yang menggiring ke pinggir lapangan saat mencoba melakukan umpan tarik.


Villa yang ditempatkan sebagai penyerang tunggal tampak lincah dan hidup, namun dia cenderung mengirim bola ke rekannya ketika dia memiliki kesempatan besar di dalam kotak penalti.


Babak kedua dimulai dalam situasi sama seperti babak pertama hingga Swiss melakukan serangan pertama sepanjang pertandingan itu.


Satu umpan panjang disontek ke arah Eren Derdiyok yang menggiringnya melewati Iker Cassilas dan Gerrard Pique sehingga Fernandes dengan mudah mencetak gol kemenangan bagi Swiss.


Setelah itu, Spanyol bertubi-tubi melakukan serangan berbahaya namun gagal mencetak gol balasan.


Spanyol kemudian memutuskan untuk lebih menerapkan permainan menyerang, akibatnya barisan pertahanan tim ini terlalu maju ke depan sehingga rentan terhadap serangan balik Swiss.


Tim ini hampir saja memperbesar kemenangan menjadi 2-0 ketika Derdiyok berhasil memotong Pique dan Carles Puyol sebelum melakukan tendangan namun terhadang oleh tiang gawang.


Sepuluh menit terakhir, Spanyol melakukan serangan habis-habisan dan Torres yang baru sembuh dari operasi lutut diturunkan namun tim ini tampaknya kehabisan ide sehingga seringkali serangan mereka semakin gegabah.


Dan akhirnya Swiss, yang dilatih oleh Ottmar Hitzveld, berhasil mempertahankan kemenangan pertama mereka di pertandingan pembuka Piala Dunia sejak 1954.



PREVIEW


Swiss v Spanyol Penyerang Fernando Torres kemungkinan besar sudah bisa diturunkan setelah pulih dari cedera lutut, tetapi dia masih akan duduk dibangku cadangan, dan pelatih Vicente del Bosque bisa memiliki opsi untuk memainkan lima orang gelandang dengan David Villa sebagai penyerang tunggal.


Kekuatan Spanyol selama ini memang dikenal dengan kreatifitas gelandangnya, dan sektor tengah Spanyol akan semakin mumpuni karena Andres Iniesta juga sudah dinyatakan siap bertanding demikian juga dengan Cesc Fabregas.


Di lain pihak Swiss harus kehilangan kapten mereka Alex Frei, yang terpaksa absen akibat cedera pergelangan kaki dan akan diganti oleh Eren Derdiyok.


Melihat rekor pertandingan sebelumnya sepertinya Spanyol menjadi tim unggulan dalam pertandingan kali ini jika mampu mengembangkan taktik yang brilian di Afrika Selatan.


Selain bertumpu pada sektor gelandang, Spanyol juga memiliki dua penyerang yang menakutkan, ada David Villa yang dijuluki El Guaje, dan Fernando Torres El Nino - dua julukan itu sama-sama berarti anak-anak, tetapi bocah-bocah itu menjadi momok yang sangat berbahaya di kotak penalti.


Spanyol menempati unggulan kedua dalam Piala Dunia kali ini setelah Brasil. Selain itu juara Eropa ini juga memiliki rekor yang rekor yang luar biasa dengan memenangkan 45 dari 48 pertandingan, satu satunya kekalahan mereka saat bertanding melawan AS di Piala Konfederasi 2009.


Dengan skuad yang ada saat ini, nampaknya ini adalah waktu yang tepat bagi Spanyol untuk meraih Piala Dunia untuk pertama kali.


Meski melawan tim unggulan tetapi Swiss juga tidak bisa dianggap remeh. Swiss yang dilatih pelatih legendaris Ottmar Hitzfeld diharapkan mampu memotivasi negara ini untuk setidaknya bisa merebut peringkat kedua di grup H.


Rekor mereka di Piala Dunia terakhir juga patut diperhitungkan, mereka lolos ke babak kedua tanpa kebobolan satu kalipun.


Jika Swiss mampu konsisten menjaga pertahanan mereka bukan tidak mungkin mereka bisa menahan imbang Spanyol.


Kedua tim telah bertemu sebanyak 18 kali dengan 15 diantaranya dimenangkan Spanyol dan tiga kali seri.


Pertandingan ini juga akan menjadi pertandingan strategi bagi dua pelatih yang pernah memenangkan dua Liga Champions.


Swiss tidak pernah memenangkan pertandingan pertama Piala Dunia sejak 1954 ketika mengalahkan Italia 2-1.



Sumber: DetikSport.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.