Kemenangan Anas Urbaningrum, Kemenangan Partai Demokrat 2014 ?

Kongres partai Demokrat dipastikan memenangkan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2010-2015. Kemenangan Anas tersebut banyak yang mengatakan karena kerja keras Anas dalam menjaring dan membangun komunikasi dengan kader di daerah sangat baik. Hal tersebut di dukung dengan kepribadian Anas yang terlihat lebih santun, tenang dan selalu bijak dalam menangani berbagai masalah di kubu partai demokrat. Dan karakter seperti itulah yang ternyata membuat para kader partai demokrat memutuskan memilih beliau dibandingkan dengan calon yang lain.


Alasan lain yang menyebabkan kemenangan atas terpilihnya Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2010-2015 adalah lebih dikarenakan target jangka panjang yaitu Target Memenangkan PEMILIHAN UMUM 2014 (PEMILU 2014).


Kenapa saya berani prediksi seperti itu ? Karena saya sangat yakin bahwa siapapun yang terpilih dalam pemilihan ketua umum dari partai demokrat ini dialah yang nantinya layak dan pantas untuk di calonkan sebagai CALON PRESIDEN dalam pesta demokrasi Pemilihan Umum 2014 mendatang. Tentunya untuk bisa mengantarkan calon Presiden dari partai demokrat wajib bagi partai demokrat untuk bisa memenangkan PEMILU 2014.


Karena mungkin target jangka panjang tersebutlah sehingga para kader partai demokrat dalam kongres tersebut lebih memilih Anas Urbaningrum sebagai ketua umum dari partai demokrat dibandingkan dengan kandidat yang lain.


Anas Urbaningrum mungkin oleh para kader partai demokrat dianggap sebagai seorang tokoh yang layak dan memiliki kepribadian yang terlihat santun, tenang, dan bijak. Karakter tersebut hampir sama dengan karakter SBY. Dan mungkin juga karena alasan tersebutlah partai demokrat berharap banyak kepada Anas Urbaningrum sebagai seorang sosok yang bisa menggantikan sekaligus penerus dari SBY untuk bertarung dengan kandidat yang lain di PEMILU 2014 mendatang.


Namun ada hal lain yang menurut saya menarik adalah terkait keputusan para kader dari partai demokrat yang memutuskan untuk memilih Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat 2010-2015.


Sebagaimana saya sebut diatas bahwa beberapa alasan para kader memilih Anas sebagai Ketua Umum partai demokrat adalah karena citra beliau yang terlihat santun, tenang dan bijaksana. Penilaian para kader demokrat tersebut kemudian dihubungkan dengan karakter rakyat Seluruh Indonesia yang pada PEMILU yang lalu digunakan sebagai strategi partai demokrat dalam memilih SBY sebagai Calon Presiden dari Partai Demokrat. Dan ternyata strategi pencitraan tersebut masih di suka oleh rakyat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan terpilihnya kembali SBY sebagai Presiden saat ini.


Namun pertanyaan selanjutnya adalah, Apakah "pencitraan" seorang Anas Urbaningrum yang terlihat santun, tenang dan bijaksana bisa mengantarkan Anas Urbaningrum sebagai Presiden di TAHUN 2014 mendatang ? Dan apakah rakyat pada saatnya nanti (PEMILU 2014) masih lebih memilih karakter seorang pemimpin atau presiden seperti karakter Anas Urbaningrum ? untuk membuktikanya, kita tunggu saja hasil PEMILU 2014 yang akan datang.


Secara pribadi, melalui tulisan ini saya mengucapkan selamat atas terpilihnya Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2010-2015 semoga kemenangan tersebut bukanlah kemenangan untuk dirinya sendiri dan partai demokrat saja tapi bagaimana beliau sebagai salah satu tokoh dari partai politik di Indonesia untuk bisa memberi teladan bagi seluruh rakyat Indonesia.




Untuk anda yang belum mengenal tentang Profile Anas Urbaningrum, Dibawah ini saya cantumkan PROFILE Anas Urbaningrum yang saya kutip dari detiknews.com



Pendidikan

1. Sarjana Ilmu Politik Universitas Airlangga (1992)
2. Magister Sains Ilmu Politik UI (2000)
3. Sedang mengikuti Program Doktor Ilmu Politik di UGM


Pekerjaan & Pengalaman

1. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Periode 2009-2014
2. Pimpinan Kolektif Nasional KAHMI, 2009
3. Ketua Yayasan Wakaf Paramadina, 2006-sekarang
4. Ketua DPP Partai Demokrat, 2005-sekarang
5. Anggota KPU Periode 2001-2005
6. Anggota Tim Seleksi Parpol Peserta pemilu 1999 (tim 11), 1999
7. Anggota Tim Revisi UU Politik (tim 7), 1998
8. Ketua Umum PB HMI Periode 1997-1999


Buku dan Karya Ilmiah

1. Bukan Sekadar Presiden (2009)
2. Takdir Demokrasi (2009)
3. Menjemput Pemilu 2009 (2008)
4. Melamar Demokrasi (2004)
5. Islamo-demokrasi (2004)
6. Pemilu Orang Biasa (2004)
7. Ranjau-Ranjau Reformasi: Potret Konflik Politik Pasca Jatuhnya Soeharto (1999).
8. Jangan Mati Reformasi (1999).
9. Menuju Masyarakat Madani: Pilar dan Agenda Pembaruan, Jakarta : Yarsif Watampone (1997).


Penghargaan

Bintang Jasa Utama dari Presiden RI tahun 1999.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.