Polisi TIDAK MUNGKIN (MAU) BISA Menindak Pembajakan ?

Pagi ini aku lagi coba-coba mikir mau nulis sesuatu tapi bingung ga tahu apa yang mau ditulis. Mau nulis kekecewaan karena pertanyaanku kepada Pak POLISI Bandung yang Ngeblog terkait pertanyaanku juga ga di jawab :D atau mungkin pertanyaanku hanya pertanyaan seorang anak negeri yang bodoh dan tidak layak di jawab apalagi di publish yach ? :D ( Cuman Polisinya yg punya alasanya) :D



Tapi oke dech gapapa soal itu .... ( Soalnya saya juga jadi punya jawaban dan bisa mengambil kesimpulan sendiri soal itu :D )

Soalnya tadi secara ga sengaja kang Dedi Naff Online dan coba-coba aja ngobrol. Akhirnya punya tema Obrolan yang mungkin sangat menjenuhkan dan membosankan tapi FAKTAnya masalah tersebut hingga detik ini belum pernah terselesaikan atau mungkin memang tidak ada niatan dari pihak berwenang untuk menyelesaikan masalah tersebut ? Emang masalah apa sich ? Hehehe ... Masalahnya adalah soal "PEMBAJAKAN" !! :D (nah lo, bosen kan ngedengernya ,, wkwkwkwk )



image0026

Menurut Kang Dedy (Gitaris Naff) mengatasi masalah Pembajakan memang sangat sulit dan kompleks karena bicara Pembajakan, pasti akan berbicara dengan hal yang lain. Tapi satu yang pasti bahwa pihak yang paling bertanggungjawab untuk mengurangi Pembajakan cd/dvd adalah pihak aparat. Karena merekalah yang memiliki wewenang penuh akan tindakan yang jelas-jelas dilarang tersebut.


Dan apakah Polisi menutup mata bahwa dikalangan masyarakat dalam hal ini banyak yang menilai lambanya pihak kepolisian untuk menindak masalah pembajakan ini di duga karena pihak distributor atau industi cd/vcd bajakan sudah pasti memberikan "SETORAN" kepada pihak kepolisian sehingga bisnis mereka tetap lancar.


Dugaan dan anggapan masyarakat tersebut harusnya di bantah Oleh pihak Kepolisian dengan cara Membuktikanya dengan melarang beredarnya cd/vcd bajakan yang beredar begitu mudah disekitar kiat. Itu Jika memang pihak Polisi tidak merasa bahwa pernyataan dan dugaan dimasayarakat itu benar bahwa Polisi memang dapat setoran dalam bisnis ilegal ini. Dan bukanya seperti sekarang seolah membiarkan bisnis haram tersebut seolah bisnis yang legal.


Maka jangan salahkan masyarakat yang menilai bahwa reformasi yang di dengungkan dan dikampanyekan pihak kepolisian selama ini hanya sebuah omong kosong dan kebohongan semata khususnya dalam hal ini adalah Pembajakan . Karena mungkin masayarakat luas berfikir ketika melihat apa yang mereka lihat selama ini seperti itu.



*Akhirnya pertanyaanku Di Jawab juga :D



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.