Liga Champions: Jelang Chelsea vs Inter

Gagal di Eropa, Mourinho Bakal Didepak



Milan - Inter Milan sangat merindukan sukses di pentas Liga Champions. Karena itulah muncul kabar kalau Nerazzurri bakal mendepak Jose Mourinho jika gagal mengantar mereka bertahta di Eropa.


Keputusan mendepak Roberto Mancini dan menunjuk Mourinho dua tahun lalu disebut-sebut sebagai bagian dari upaya Inter kembali bertahta di Eropa. Meski sukses memberi Inter beberapa Scudetto dan trofi Coppa Italia, Mancini tak bisa berbuat banyak jika berlaga di pentas Eropa.


Sayangnya, sejauh ini Mourinho juga belum menunjukkan tanda-tanda bakal menyudahi puasa panjang Inter tersebut. Kemenangan 2-1 atas Chelsea di legThe Blues cuma butuh kemenangan satu gol untuk menyingkirkan Inter, dalam laga yang akan dilangsungkan beberapa jam ke depan.


Jika benar terjadi, maka itu adalah kali kedua Mourinho gagal memenuhi ambisi Nerazzurri untuk menjuarai Liga Champions. Musim lalu Zavier Zanetti dkk disingkirkan Manchester United juga di babak 16 besar. Mourinho pun harus mewaspadai datangnya surat pemecatan jika kembali gagal.


"Presiden Inter, (Massimo) Moratti, membeli Mourinho untuk memenangi Liga Champions, sederhana saja. Jika kalah atas Chelsea, dia akan dipecat di akhir musim," ungkap seorang sumber yang dikatakan dekat dengan Inter seperti dikutip Soccernet.


"Inter tak membayarnya 11 juta euro setelah pajak hanya untuk memenangi liga (Italia), mereka bisa menjuarainya kapan saja, namun tidak dengan lolos dari babak 16 besar Liga Champions. Karena itulah mereka mempekerjakan Mourinho," lanjut sumber tersebut.


Inter tercatat sudah memenangi dua gelar Liga Champions. Namun kenangan manis itu sudah lama berlalu, tepatnya di musim kompetisi 1963/64 dan 1964/65. Kondisi tersebut bertolak belakang dengan saudara sekota mereka, AC Milan, yang sejauh ini sudah mengoleksi tujuh titel juara.


"Jika Inter kembali gagal membuat impresi di Liga Champions mereka butuh mencari manajer lain yang bisa melakukannya, itulah yang dialami Jose Mourinho di Chelsea. Inter adalah tim terkuat, dalam hal finansial dan kekuatan pemain di Italia," pungkas sumber tersebut. pertama jelas masih mengkhwatirkan karena



Jelang Chelsea vs Inter
Mourinho, Pembunuh Sang Mantan

London - Inter Milan boleh sedikit lega menjelang laga melawan Chelsea. Pasalnya arsitek Inter Jose Mourinho punya pengalaman untuk mengkandaskan sang mantan.


Nama Mourinho mencuat jelang laga kedua perdelapanfinal Liga Champions antara Chelsea kontra Inter, Rabu (17/3/2010) dinihari WIB.


Untuk laga ini, Inter memiliki beberapa keuntungan. Dengan keunggulan 2-1 di leg pertama, hanya perlu mengejar hasil seri. Apalagi Chelsea tengah didera masalah dalam posisi penjaga gawang.


Keuntungan lain adalah kehadiran Mourinho. Sosok arsitek asal Portugal itu begitu penting bagi La Beneamata bila menilik pada hasil tiga laga Seri A terakhir. Dalam tiga partai, Mourinho dihukum dilarang mendampingi timnya. Alhasil Javier Zanetti dkk. mencatat hasil tak mantap, satu menang, satu seri, dan satu kalah.


Khusus untuk melawan Chelsea, Mourinho adalah kartu as Inter. Pasalnya Mou tahu benar isi dapur The Blues, berbekal pengalamannya menukangi John Terry dkk. selama tiga tahun, 2004 hingga 2007.


Satu hal lagi yang bisa membuat Inter sedikit lega adalah Mourinho yang cukup berpengalaman menyingkirkan sang mantan.


Di Liga Champions musim 2006/07, Mourinho yang ketika itu menukangi Chelsea berhadapan dengan FC Porto. Ada pun Porto adalah tim yang pernah dibawa oleh The Special One menjadi juara Liga Champions tahun 2004.


Dalam laga di babak 16 besar itu, Mourinho membawa Si Biru mengkandaskan ambisi Do Dragao dengan agregat 3-2. Ada pun Chelsea tak pernah kalah ketika menghadapi Porto. Seri 1-1 adalah skor leg pertama, sedangkan kemenangan 2-1 adalah hasil akhir laga kedua.


Bagaimana dengan laga nanti? Akankah Mourinho kembali unjuk keahliannya membunuh sang mantan?


Ancelotti: Mou Layak Disambut Hangat



London - Setelah meninggalkan Chelsea tahun 2007, Jose Mourinho akan menyambangi lagi Stamford Bridge tengah pekan ini. Carlo Ancelotti menilai Mou layak diberi sambutan hangat.

Mourinho datang ke Chelsea pada tahun 2004, lalu menghadirkan dua titel Liga Inggris ke klub London itu. Hingga kemudian, keduanya harus berpisah di awal musim 2007-08.


Kira-kira setahun berselang, Mourinho menerima pekerjaan melatih Inter Milan. Pada Rabu (17/3/2010) dinihari WIB, Mou bersama Inter akan bertandang ke The Bridge untuk menghadapi Chelsea di leg 2 perdelapanfinal Liga Champions.


"Mourinho layak mendapat sambutan hangat karena pekerjaannya di sini fantastis," komentar Ancelotti yang kini memanajeri Chelsea seperti dilansir Reuters.


"Dia dan Roman (Abramovich, pemilik Chelsea--red) telah meletakkan Chelsea di posisi yang terbaik di dunia," tukas pria yang menggantikan posisi Guus Hiddink itu.


Ancelotti yakin kalau para pendukung Chelsea masih mencintai Mourinho. Di masa mendatang, eks pelatih AC Milan itu pun berharap bisa mendapatkan cinta yang sama besarnya dari fans The Blues.


"Saya berharap di masa depan, dalam waktu yang lama lagi, saat saya kembali ke Chelsea, saya akan mendapatkan sambutan yang sama," cetus Ancelotti.


Dalam pertandingan itu, Chelsea punya tugas berat untuk memukul Inter karena mereka tertinggal 1-2 di leg pertama. Kemenangan 1-0 akan meloloskan John Terry cs, tapi keunggulan 2-0 akan lebih memastikan langkah mereka.


'Si Biru' Bermodal Tangguhnya Stamford Bridge



London - Chelsea akan berusaha mengejar ketinggalan agregat 1-2 dari Inter Milan. 'Si Biru' yang kini bakal ganti menjamu 'Nerazzuri' bermodal catatan luar biasa di kandang sendiri.




Berikut ini data statistik dan beberapa keterangan lain terkait pertandingan kedua tim di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (17/3/2010) dinihari WIB, sebagaimana disarikan Reuters:


CHELSEA v INTER MILAN
Rekor head-to-head
Bertemu: 1 Kali
Hasil: Inter menang 1 kali


Pertemuan sebelumnya:
Babak perdelapanfinal Liga Champions, 24 Februari 2010, Inter 2 Chelsea 1


Penampilan di babak delapan besar:
L
iga Champions: Chelsea 6 kali, Inter 4 kali
Piala Eropa: Inter 10 kali, Chelsea 6 kali
Semua kompetisi Eropa: Inter 26 kali, Chelsea 12 kali


Top skorer
Chelsea: Nicolas Anelka/Didier Drogba/Salomon Kalou 3 (3 gol)
Inter: Diego Milito/Dejan Stankovic (2 gol)

* Chelsea tak terkalahkan dari 21 partai kandang di Liga Champions, dengan 13 kali tidak kebobolan.


* Chelsea telah memenangi enam laga kandang menghadapi klub Italia, termasuk tiga partai terakhir mereka di Liga Champions.


* Inter hanya mampu memenangi satu dari enam partai tandang mereka di Liga Champions. Tapi mereka bisa memenangi dua dari empat partai terakhirnya di Inggris.


* Pelatih Inter Jose Mourinho belum menikmati kesuksesan yang sama di Eropa seperti ketika menangani Porto dan Chelsea. Sejauh ini Mourinho baru memenangi lima dari 15 partai bersama Inter.


Mourinho Tak Dihantui Kenangan


Milan - Stamford Bridge. Di situlah Jose Mourinho mengukir namanya dalam buku sejarah persepakbolaan Inggris. Saat harus kembali ke sana sebagai musuh, Mourinho tak mau dihantui.


Mourinho datang ke Bridge untuk memanajeri Chelsea pada tahun 2004. Curriculum vitaenya kinclong: membawa FC Porto menjadi juara Liga Champions 2004 meski tidak diunggulkan.


Dalam waktu singkat, Mourinho menjadi tokoh yang dicintai, sekaligus dibenci. Dicintai fans Chelsea karena ia bisa menghadirkan dua titel Liga Inggris setelah berpuluh-puluh tahun hampa; dibenci karena sikap dan ucapannya kontroversial dan banyak membuat merah telinga pihak lain.


Namun masa-masa menyenangkan Mourinho di Bridge berakhir pada awal musim 2007-08. Pria Portugal itu dipecat, dan pada awal musim 2008-09 ia pindah ke Italia untuk menangani Inter Milan.


Untuk pertama kalinya sejak pergi, Mourinho akan kembali ke The Bridge. Bukan sebagai kawan yang akan reuni, tapi selaku lawan yang akan memimpin Inter meladeni Chelsea di leg 2 perdelapanfinal Liga Champions, Rabu (17/3/2010) dinihari WIB.


Meski mengakui bahwa karirnya yang berusia 2 tahun lebih di Chelsea sebagai saat-saat menyenangkan, Mourinho tak mau dihantui kenangan. Allenatore 47 tahun itu berjanji bersikap profesional.


"Saya akan berada di sana dengan hati saya sepenuhnya untuk kedua tim. Itulah yang dilakukan sebagai profesional," ujar Mourinho menghadapi duel itu seperti dikutip Reuters.


"Saya tak dapat menyembunyikan bahwa Chelsea adalah bagian penting dalam hidup saya," imbuh pelatih yang menciptakan julukan 'The Special One' untuk dirinya sendiri saat di London.


Dalam duel nanti, Mourinho akan duduk ke bangku cadangan tim tamu, hanya beberapa meter di sebelah bangku yang ia duduki kala mengorkestrasi Chelsea jadi kekuatan utama di Inggris beberapa musim lalu.


"Hal baiknya, saya tak harus berjalan jauh. Dari ruang ganti ke bangku cadangan cuma lima meter," katanya.


"Saya tidak harus menyeberangi stadion, saya tak harus merasakan emosi para penonton. Saya cuma akan duduk di sana dan memainkan permainan saya," demikian ucap pria flamboyan itu.


Ballack: Mourinho Hanya Masa Lalu


London - Michael Ballack menganggap cerita sukses Jose Mourinho di Chelsea hanya bagian dari masa lalu. Dia yakin timnya bakal lebih sukses bersama Carlo Ancelotti yang dinilainya lebih berpengalaman.


Selama tiga tahun berkuasa di Chelsea, Mourinho sukses menjadikan The Blues sebagai kekuatan baru di Liga Inggris. Dalam kurun waktu itu ia mempersembahkan dua trofi Liga Inggris, satu Piala FA dan dua Piala Carling.


Prestasi Mourinho hanya catat di kompetisi domestik. Di level Eropa The Special One tetap tidak mampu mempersembahkan gelar. Meski begitu publik Stamford Brigde tetap menaruh respek yang tinggi kepada pelatih yang kini menjabat sebagai allenatore Inter Milan itu.


Buat Ballack cerita sukes Mourinho hanyalah sebatas sejarah. Dia percaya pelatih yang sekarang, Ancelotti, akan mampu mengukir prestasi di pentas Liga Champions. Terlebih, Carletto memiliki pengalaman yang lebih baik karena pernah dua kali menjuarai ajang ini bersama mantan klubnya, AC Milan.



"Anda hanya bisa membuat sejarah jika Anda berhasil memenangi sesuatu. Jose memenangi dua titel liga, tentu saja (karena itu) dia sangat populer di sini," ujar gelandang internasional Jerman itu kepada The Sun.

"Tapi itu hanya sejarah dan sekarang kami memiliki seorang pelatih baru dengan pemain yang baru pula. Sebuah kelebihan besar karena kami memiliki pihak-pihak yang berpengalaman meskipun sebagian besar pemain belum pernah memenangkan Liga Champions," lanjutnya.

"Tapi pelatih kami pernah memenangkannya dua kali, itulah mengapa kami mendukung dan mendengarkan dia," demikian Ballack, menjelang pertemuan kedua tim di London, Rabu (17/3/2010) dinihari WIB.


Chelsea kalah 1-2 di pertemuan pertama di markas Inter.


Baca Juga BERITA TERBARU yang TERKAIT


POLLING :Chelsea vs Inter Milan, Siapa ke Babak Selanjutnya?



Jelang Chelsea vs Inter
Mou Tak Paham Cara Senangkan Abramovich

Tiga Ambisi dalam Karir Mourinho



Jelang Chelsea vs Inter
Zola: Pertandingan Sampai Extra Time

Sumber : Detiksport

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.