DPR=Taman Kanak-kanak ?




[caption id="attachment_1223" align="aligncenter" width="405" caption="Apa bedanya mereka dengan Taman Kanak-kanak ? :D"]dpr-seperti-tk[/caption]

[caption id="attachment_1224" align="aligncenter" width="400" caption="Kalau tidak lagi ribut adu Jotos di Ruang Sidang mereka malah TIDUR !!! ada juga yang main perempuan :D"]Kalau tidak lagi adu Jotos mereka malah TIDUR !!! ada juga yang main perempuan :D[/caption]

Kita mungkin masih teringat apa yang pernah dikatakan oleh Alm. Gusdur yang mengatakan bahwa anggota DPR itu seperti Taman Kanak-kanak. Walaupun mungkin pernyataan Gusdur tersebut saat itu ditujukan untuk DPR yang seperti anak TK yang suka "disuapi" makan oleh ibunya, bedanya kalau DPR "suapanya" lebih gede.


Namun ternyata ucapan Gusdur tersebut saat ini bukan hanya cocok untuk pernyataan terkait suap tapi juga dalam hal pandai bertengkar dan adu jotos dalam ruang sidang. Anggota DPR saling adu jotos dan bertengkar bukan satu-dua kali terjadi, tapi terlalu sering kita lihat dalam berbagai kesempatan. Dan terakhir adalah kemarin saat dilaksanakanya sidang paripurna terkait kasus Bank Century yang terjadi kericuhan karena banyaknya hujan interupsi dan kemudian ditambah lagi dengan sikap otoriter dari pimpinan sidang yang menutup sidang secara sepihak.


Sebenarnya mungkin terlalu sering Anggota DPR membuat malu rakyat kita di mata dunia International karena kenapa kita bisa memiliki wakil-wakil rakyat yang tingkah laku dan etika mereka seperti perilaku anak-anak bahkan menurut saya mungkin jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan anak-anak TK, karena ternyata anak-anak TK sekarang jarang kita dengar ribut dan bertengkar seperti yang dilakukan oleh DPR ?


Selain suka "berantem" saat sidang, anggota DPR juga tidak sedikit yang terlibat kasus korupsi, skandal seks, dan mungkin masih banyak kebobrokan mereka yang belum tertangkap oleh publik.


Bahkan yang menurut saya sangat dan sangat memalukan ternyata ada anggota DPR yang begitu terlihat "bodoh" saat di tanya tentang salah satu SILA PANCASILA mereka tidak tahu dan tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut yang ditayangkan dalam sebuah acara di salah satu TV swasta. Tidakkah dari fakta-fakta tersebut diatas bahwa mungkin benar apa yang dikatakan oleh Alm. Gusdur bahwa anggota DPR kita itu seperti Taman Kanak-kanak ?



Saat rakyat memberikan sebuah penilain itu bukan tanpa sebab dan bukan tanpa alasan tapi karena rakyat sudah tahu dan faham akan hal terseut dengan bantuan media tentunya. Dan sudahlah menjadi sebuah kepastian bahwa ketika kita berbicara keburukan sebuah lembaga tentu kita tidak bisa memukul sama rata, Namun jika mereka tidak ingin dikatakan seperti taman kanak-kanak, belajarlah kalian untuk tidak berlaku seperti anak-anak TK !

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.