Awas ! Hindari Fanatisme Berlebihan

Saya merasa prihatin di jaman yang begitu banyak ilmu pengetahuan dan kajian yang semakin mendalam, ternyata masih banyak orang dan masyarakat kita yang terjebak dalam pola pikir dan rasa fanatisme yang berlebihan terhadap sesuatu.


Pengertian dari Fanatik sendiri yaitu istilah yang digunakan untuk menyebut suatu keyakinan atau suatu pandangan tentang sesuatu, yang positif atau yang negatip, pandangan mana tidak memiliki sandaran teori atau pijakan kenyataan, tetapi dianut secara mendalam sehingga susah diluruskan atau diubah. (A Favourable or unfavourable belief or judjment, made without adequate evidence and not easily alterable by the presentation of contrary evidence).


Dari sedikit pengertian tersebut diatas bisa kita fahami betapa sifat dan sikap fanatisme yang berlebihan sangat kurang baik dan sangat memungkinkan menimbulkan konflik sosial. Terlebih jika rasa fanatisme tersebut di pegang teguh oleh mereka-mereka yang tertutup interaksi mereka sehingga menganggap diri mereka atau golongan mereka adalah yang paling benar. Dan bahayanya lagi ketika fanatisme itu disebarkan kepada orang lain dalam jumlah besar dan memprovokasi orang banyak maka konflik fisik tidak bisa dihindarkan.


Apa yang terjadi dan apa yang sering kita lihat saat ini merupakan bukti dan fakta tak terbantahkan betapa dengan sifat dan sikap fanatisme yang berlebihan orang akan mudah bentrok dan bertikai antara kelompok yang satu dengan yang lain. IRONISnya lagi kadang mereka membawa "embel-embel" Keagamaan untuk memperjuangkan rasa fanatisme mereka.


Melalui tulisan ini saya hanya sebatas mengingatkan kepada diri saya sendiri untuk selalu dan selalu mebuang jauh-jauh rasa fanatisme yang berlebihan dalam diri kita. Apalagi jika rasa fanatisme yang ada dalam diri kita tersebut membawa ancaman dan kerugian untuk orang lain.


Solusi supaya kita tidak memiliki rasa fanatisme dalam diri kita atau kelompok kita sebenarnya mudah. Mungkin anda sudah punya solusi sendiri untuk maslah ini. Tapi untuk saya sendiri untuk menghindari sikap fanatisme yang berlebihan tersebut, saya hanya memegang prinsip "KUNO" saya yaitu.




Kebenaran Mutlak Hanya Milik Tuhan, Perbedaan adalah Hukum Alam, dan Toleransi serta saling menghargai perbedaan tersebut adalah kunci untuk tetap terjalinya rasa persaudaraan dan kebersamaan diantara kita semua :). Dan ketika ada orang yang tetap mengaku dirinya paling benar apalagi sampai MEMAKSAKAN kebenaran itu kepada orang lain. Maka sangatlah Nyata bahwa orang tersebut jauh dari apa yang mereka KLAIM sebagai Rahmatallil'alamin.


Dan selain itu yang tentunya juga wajib kita lakukan adalah, Rajinlah MEMBACA bukan hanya 1 BUKU aliran yang Mendoktrin OTAK Kita sehingga otak kita menjadi MONOTON dalam berfikir, Tapi bacalah lebih luas dan Plural baik itu yang tersirat maupun tersurat :D



Silahkan kalian KLAIM jika anda memang yang terbaik, yang paling benar, yang paling beragama, paling beretika, paling dan paling paling baik diantara yang lain. tapi jangan itu dijadikan sebuah ALASAN untuk MEMAKSAKAN pendapat kita kepada orang lain.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.