Memahami Lebih dalam Tentang Poligami

Saat ini kembali muncul kontroversi di negeri ini, kali ini menyangkut rencana diberlakukan hukuman pidana bagi mereka yang melakukan nikah sirih dan poligami, sesuatu rencana yang memang harus kita telaah secara benar dan tidak melukai dan nbertentangan dengan salah satu aturan yang berlaku dalam ssalah satu agama tertentu dalam hal ini adalah hukum Islam.


Sebenarnya kontroversi terkait "IMAGE BURUK" dari poligami itu sendiri muncul dikarenakan adanya pemahaman masyarakat yang sangat sempit dan sepihak dan menerapkan pemahaman "PUKUL RATA" dalam memahami sebuah masalah khususnya tentang poligami itu sendiri.


Dalam Islam sendiri terkait poligami ini memang diperbolehkan dan dihalalkan, Namun terkait syarat dan poligami seperti napa sich yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan dalam Islam ? hal ini yang akan sedikit saya bahas dalam tulisan ini.


Poligami yang di Bolehkan


Dalam Islam sendiri contoh dan panutan utama yang melakukan poligami adalah Nabi Muhammad S.A.W yang memiliki istri lebih dari satu atau yang sekarang disebut Poligami. Jika kita ingin bahwa poligami itu boleh dan dihalalkan dalam islam, maka kita harus mengikuti seperti apa dan bagaimana sich poligami yang di bolehkan dalam Islam ? tentunya untuk hal ini kita harus melihat apa yang dilakukan oleh Nabi ketika melakukan Poligami dimana dasar dan niat serta tujuan dari Poligami yang dilakukan oleh Muhammad kala itu adalah karena tujuan yang mulya dan melindungi dimana sebagaimana kita tahu dari semua istri-istri yang dinikahi oleh Muhammad rata-rata merupakan janda-janda tua yang suami mereka gugur dalam perang. Dan yang jauh lebih penting dari itu adalah SIKAP ADIL yang bisa dilakukan oleh Nabi Muhammad kepada istri-istrinya. Sehingga sangatlah wajar jika poligami seperti itu diperbolehkan dan dihalalkan.


2. Poligami yang Dilarang


Poligami yang dilarang tentunya diawali dari niat yang buruk seperti misalnya hanya faktor pelampiasan hawa nafsu biologis semata dan tidak bisa berbuat adil kepada istri-istrinya bahkan melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Poligami yang seperti ini sudah pasti dilarang dan tidak diperbolehkan karena bukan membawa manfaat tapi justru bencana dalam sebuah kejhidupan berumah tangga.


Jika melihat dua pemahaman diatas sebenarnya sangat mudah untuk menemukan titik permasalahan yang ada di sejkitar kita saat ini termasuk rencana pelarangan nikah sirih dan poligami yang saat ini masih menimbulkan kontroversi.


Dari kedua pemahaman tersebut sebenarnya pemerintah tidak perlu melarang poligami karena menurut islam, aturan itu sangat bertentangan dengan hukm Islam, yang itu artinya merebut hak asasi manusia.


Dan terkait dengan IMAGE BURUK poligami itu sendiri, pemerintah dan pihak terkait cukup sebagai pelaksana dan bertindak tegas jika dalam pelaksanaan poligami tersebut nantinya ada kekerasan rumah tangga atau bentuk-bentuk penyimpangan yang lain yang itu secara hukum pidana memang sebenarnya sudah ada dan bukan kemudian secara pihak dan memukul sama rata bahwa poligami itu buruk dan harus dilarang, itu menurutku sesuatu pemahaman yang sangat terlewat bodoh karena tidak melihat pada nilai permasalahan substansinya.


Sehingga diharapkan pemerintah tidak perlu meributkan permasalahan ini akan tetapi mengabaikan masalah-masalah yang lain yang sebenarnya itu SUDAH NYATA DILARANG OLEH SEMUA AGAMA SEPERTI MISALNYA PELACURAN YANG SEOLAH DILEGALKAN, MINUMAN KERAS, VIDEO PORNO YANG BEGITU MUDAH KITA DAPAT, DAN MASALAH-MASALAH LAIN YANG MASIH BEGITU MUDAH KITA DAPATKAN TANPA TINDAKAN YANG NYATA DAN TEGAS DARI PIHAK TERKAIT!!!




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.