Koin Cinta Untuk Bilqis





 Koin Cinta untuk BilqisLagi, sebuah gerakan sosial yang sebelumnya pernah diberikan saat kasus menimpa Ibu Prita kini terulang kembali. Berbeda dengan kasus yang menimpa Ibu Prita, kasus yang dialami oleh Bilqis bukanlah sebuah kasus pencemaran nama baik karena umurnya yang masih di bawah lima tahun tak mungkin bisa melakukan apa yang dilakukan oleh ibu Prita. Apa yang dialami oleh Bilqis merupakan sebuah penyakit yang sangat berbahaya.





Bilqis adalah bocah yang baru berusia 17 bulan. Warga Gang Masjid di Jalan Kramat Sentiong, Jakarta Pusat, tersebut divonis menderita atresia bilier. Suatu penyakit di mana saluran empedu tidak dapat terbentuk dan tidak dapat berkembang secara normal. Penyakit ini dapat berakibat kerusakan hati dan sirosis hati.


Gerakan koin cinta untuk Bilqis ini hingga saat ini sudah terkumpul hingga ratusan juta, walaupun begitu, belum ada penghitungan resmi terkait jumlah total yang sesungguhnya karena gerakan ini masih terus berlangsung diberbagai wilayah, Dan menurut salah satu informasi ada yang menyebutkan jika koin cinta untuk Balqis ini sudah mencapai hingga Rp 900.000.000 (Sembilan ratus juta rupiah).


Melihat gejala semcam ini dan melihat pada kasus Ibu Prita sebelumnya menunjukan bahwa kepedulian rakyat Indonesia kepada sesama sebenarnya masih sangat tinggi walaupun ini sangat berbeda jauh dengan pejabat-pejabat negeri ini yang MUNGKIN kepedulian mereka terhadap sesama telah LUNTUR, dan ini bisa sangat terlihat dengan kinerja mereka yang belum tentu baik tapi justru berjuang untuk memperkaya diri sendiri, dari pengadaan mobil mewah, rumah mewah dan terakhir berencana ingin menaikan Gaji mereka. Ini menurutku benar-benar dan sangat-sangat TERKUTUK !


Kembali kepada musibah yang dialami Bilqis dan kepedulian masyarakat yang masih sangat tinggi menjadikan kita bangga karena masih memiliki saudara sebangsa dan setanah air yang masih begitu tinggi nilai kepedulian mereka terhadap penderitaan saudara yang lain (Tapi tidak untuk pejabat).


Namun dari itu semua, tetap saja kadang saya masih berfikir, kepedulian yang kita bangun selama ini terlihat seolah ketika MEDIA SECARA BESAR-BESARAN mempublikasikan kasus-kasus semacam ini sehingga masyarakat menjadi terpancing dan termotivasi untuk membantu. Sehingga dengan demikian, saya masih sangat YAKIN betapa Peran dan Fungsi Media dalam Membangun Opini Pblik dan sekaligus Peran dan fungsi Media sebagai Control Social di masyarakat masih dan masih sangat KUAT pengaruhnya dalam gerakan seperti Koin Cinta untuk Bilqis ini.


Dengan demikian saya sangat ebrharap media harus selalu aktif dan AKTIF untuk selalu memberikan informasi-informasi seperti penderitaan Ibu Prita dan Bilqis yang SESUNGGUHNYA diluar dari mereka SANGAT DAN SANGAT MASIH BANYAK YANG MENGALAMI PENDERITAAN SERUPA, sehingga diharapkan dengan perhatian media tersebut, kesadaran masyarakat kita untuk berbagi dengan sesama terus terjalin dan berjalan sehingga pada akhirnya kepedulian terhadap sesama tersebut tidak hanya karena adanya publikasi dari media saja tapi benar-benar murni sebuah kepedulian yang memang sudah sewajibnya kita lakukan.




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.