Siapa Bilang Di Penjara Itu SUSAH ?










JIKA MELIHAT FOTO-FOTO DIATAS


MASIHKAH KITA PERCAYA ADA REFORMASI DI TUBUH LEMBAGA NEGARA BERNAMA POLISI, JAKSA DAN LEMBAGA HUKUM YANG LAIN ???!!!!



SILAHKAN ANDA YANG MENYIMPULKAN SENDIRI

Catatan :


Sumber foto silahkan Klik Gambar


Jika ingin berdiskusi terkait gambar2 TERKUTUK itu, silahkan diskusi DISINI>>>>

146 komentar

tarto mengatakan...

wah ceritanya itu mungkin saking keteledoran sang kakek cos gak segera di bawa ke rumah sakit, hem....

kalau gaib ya begitu lah

Nita Kurnia mengatakan...

Keliatanya sudah sulit dapatkan pemuda yg peduli terhadap desanya seperti mas Ari ...

Semoga saja banyak yang mendapat Inspirasi dari cerita ini, termasuk aku ...

makasih yach atas cerita dan pesan moralnya ...

Cholis mengatakan...

wah ne bagus sekali, secara tidak
langsung mengajarkan kepada
anak2 to mencintai alam sekitarya.
to jg sebagai sarana pendidikan
baik formal or non formal.
dengan demikian pola pendidikan
kita harus di ubah, jangan hanya
mencetak anak to harus menjadi ini,
harus dalam pendidikn formal, anak
diberikan kebabasan dalam arti
diarahkan yg benar....

cholis mengatakan...

boleh jg ri???

indah mengatakan...

teruskan programnya?
biar anak bangsa menjadi pintar dan mempunyai pola pikir lebih maju menyongsong masa depan:]

nisrina191108 mengatakan...

salut pengorbanannya
mudah-mudahan ada balasannya ya....
ikutin juga ceritaku di :

http://nisrina.blogdetik.com/

dasir mengatakan...

Wah piknik euy, dah lama nih g piknik. Jadi pingin mas ari.

nakrook mengatakan...

lain kali wisata ke lombok aja mas.. hhaha

sunarno mengatakan...

foto-fotonya bagus banget

Desri Susilawani mengatakan...

terharu nih...inget waktu masih single dulu, ngasuh anak2 di TPA dan jalan2 kayak gitu...seru!

rumahkayu mengatakan...

salut dengan semangatnya ari... andai saja banyak orang bersedia turun tangan seperti ini dan memberikan pendidikan dan pencerahan pada anak- anak, tentu akan ada banyak kemajuan di sekitar kita...

dan, pemandangannya indah sekali ya, di atas sana...


d.~

HumorBendol mengatakan...

Wih...ngeri banget bang??
antara percaya dan tidak. Ternyata hal-2 seperti itu memang ada ya bang....dan anak paman abang jadi korbannya. Apalagi dia mengotorinya juga gak sengaja.
duh...senengnya rame-2 gitu
Makasih bang...

Miftahur mengatakan...

Ceritanya Back to Nature yach... :)

sakurata mengatakan...

Seru ! Jadi berkhayal, kapan ya si Kecil bisa diajak berpetualang.. !

vitriya mengatakan...

wahh .. makin siiipp aja ..

dini mengatakan...

Loh,,,
ko jadi nyasar!!!
tadinya mu nyari tempat bwt wisata,,,eh malah ke'blog:]
tapi setelah baca jadi seru juga ya kayaknya berwisata sambil bermain di alam terbuka!!!
tapi d'palembang ada gak ya yang seindah di jawa???
ja di terinspirasi!!!

dasir mengatakan...

Ini kontes ya ri?

jilena mengatakan...

jadi pengen ke sana.. :)

Makin Salut sama kamu, Ar!

warm mengatakan...

ahh, lokasinya keren abis mas !!
ntar kapan2 pengen maen ksana ah

tina mengatakan...

tidak mudah memberikan pelajaran pada anak2!!!
apalagi di ruangan yang tertutup, membuat anak bosan.
ternyata, mas ari punya konsep yang berbeda!
HEBAT?
Selamet ya?
mudah2an semua orang mengikuti jejak mas ari.

Bejo mengatakan...

Menarik. Inspiratif. Pembelajaran yang mirip dengan yang pernah di filmkan, Laskar Pelangi misalnya. Namun sedikit bedanya adalah Ari menggunankan alat modern, sedangkan dalam Film laskar pelangi murni dengan alam.

Semangat Mas Ari, Saya mendukungmu untuk hal-hal semacam ini.

aziza mengatakan...

patut dijadikan contoh ne... untung pas narsis didepan makam "si penunggu makam" g ikutan mejeng y hehehe :)

aziza mengatakan...

mas ari...gimana crnya kasih deskripsi dibawah image y..sy rodo mumet ne

sepriyadi mengatakan...

HEBAT!!!
Seru cara belajarnya. tapi kalau kehujanan gimana?
Oy, kalau bisa saya kasih saran: "bikin proposal" siapa tahu bisa memberikan lebih pada anak2 perpustakaan cah n deso!!!

ya itu saran az:]
Kemudian,kok ada "COET & MUTU" ???
PADA NG'RUJAK ya?
Nyam,,,Nyam,,,!!!

andi mengatakan...

setelah membaca dengan seksama,,,beruntunglah anak-anak yang menjadi anggota perpustakaan Cah_Ndeso.
Hm,,,bisa belajar di ruangan yang terbuka, sambil berwisata, tidak akan merasa bosan apabila sambil bermain/melihat alam sekitar!!!

jadi dapat inspirasi.

zulhaq mengatakan...

luar biasa!!!!
salut atas perjuangan dan usahanya untuk memajukan mereka :)

semoga tetep semangat, dan gak hanya berhenti sampai disini amien...

pia mengatakan...

yg serem'' sekarang uda lewat!!
Yang penting pan kita niat baek aja, right?

Btw lokasinya keren yha, lama nggak naik naik kepuncak gunung gitu, kangennnn, apalagi kalo rame'' begitu

Sukses selalu deh buat mas ari

coolk45 mengatakan...

Asyik tu sob... bergaul dengan anak2 menyenangkan sekali
seakan mau mengulang dunia anak2

Pinky mengatakan...

wisata,cari ilmu dan mengenal alam
mmm....nice pic lagi

tetep semangat ya mas ^_^

rizkysutji mengatakan...

sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat bagi sesama..
Semoga ini menjadi inspirasi bagi saya dan teman-teman yang lain :)

Pencarian mengatakan...

wah asyiknya kebersamaanmu, aku bangga padamu bisa berbagi dengan anak-anak, merintis perpustakaan sambil ngajarin mereka, Sayangnya di rumahku cuman banyak buku-buku untuk orang dewasa aja, kalau punya buat anak-anak tak kirimin lewat tiki :smile:

tisafitrira mengatakan...

wah... hebat mas ari...
bisa jalan2 plus berbagi ilmu dan pengalaman bareng anak kecil sebanyak itu, gag kerepotan mas, butuh relawan tambahan kah ^^?
semoga bisa trus konsisten dalam mengembangkan perpustakaan dan pendidikan internet dan komputer gratis utuk anak2

mebelanda mengatakan...

anak2 di gunung tahu internet juga ya.

narno mengatakan...

perpaduan acara yang mengasyikkan

beruangqutub mengatakan...

idenya bagus sekali, mencoba berbuat untuk sesama, berbagi pengetahuan.

thx atas tambahan inspirasinya...

Bahrun Ali Murtopo mengatakan...

wah mantap bung kalo gerakan ini bisa terus di kembangan sampe tingkatan daerah. apa lagi kembali kekapung asal lahir .asik bung.....kapan kembali kedaerah.buat program itu he he kebumen

Bahrun Ali Murtopo mengatakan...

kapan bung kami ajari ngeblog dong he he

delonelybie mengatakan...

i...waw.... :mrgreen:
mantap banget nie postingannya...
ntar saya berkunjung ke sana...
jadi pemandu wisata saya ya... ^^

zaenal8 mengatakan...

wah seneng ya.. bisa bikin acara spt. itu,,, saya baru tahu kalo mas ari ini bikin bimbel gratis.. iya saya juga bikin di kampung saya tapi sekarang dah pada selesai dan sekarang lg nganggur... :-)

sebenarnya masih banyak anak-2 kampung saya yang belum kebagian jatah belajar tapi mak saya minta jatah uang listrik 20.000 per anak jadinya banyak yang nggak jadi belajar padahal saya lg semangat ngajar.

achoey mengatakan...

lama gak apdet ya?
:)

Ikutan Ngeblog mengatakan...

hmmm.... pasti seru tuh..
tapi tuh aku baca tulisannya kok banyak yang ketutup ya? kepotong...

ajeng mengatakan...

Subhanallah.. Semoga Allah senantiasa melimpahkan ridho dan rahmad-Nya untuk kegiatan mulia ini
Salam,terima kasih sudah mempir ke blog saya..

Game Logika Online Menantang mengatakan...

aku juga orang desa kokk. . . .. .

perjalanan yang menyenanglkan. . .:D

Sazka mengatakan...

wah wah rame bgt nih ...

udh lama yg gk nge blog . contest paan nih ? blh tau ? :mrgreen:

Sazka mengatakan...

wa tulisannya kakak meng-inspiratif bgt ya :D


mengajarkan anak2 utk ramah dgn alam! tp kok cerita ttg anak pamam kak ryu serem ya :( jd takuut

tp udh bagus kok ! good luck ya ;)

peter lau mengatakan...

hi, salam kenalmari kita terus menjaga alam ini

Cloud mengatakan...

wah keren pemandangannya.. jadi inget rumah..

paijos mengatakan...

andaikan disetiap tempat ada orang seperti mas Ari. Insya allah Indonesia maju dan sejahtera. tetep semangat dan selalu dalam lindunganNya. Amin.

Marita mengatakan...

wah mulia sekali paman q ini . .
inspiratif . . . .
andai aja orang seperti mas ari ini ga cuma 1 . .
pasti negara ini udah maju lebih baik

Aisha mengatakan...

Wah,sangat sulit sekali ngakses web ini bro.Aborted melulu.Kenapa ya?

Tina mengatakan...

lag cari tempat liburan sama mbah google malah dianter kesini :D

Itu tempatnya kayak amsih alami banget yach,,,,
Seandainya wisata liburanku kali ini bisa seperti kisah penulis ini ....

Makasih yach atas cerita inspirasinya ...

Blackcoffee mengatakan...

Cerita yang menarik mas... Top bgt...

Alfaro Lamablawa mengatakan...

ck ck ck saya perlu belajar dari Paman...
great...
selamat tahun baru 2010
willingness to do more!!

mamah aline mengatakan...

sulitnya menurunkan nurani jika kekuasaan dan kemewahan sudah menguasai, idealisme yang dulu terpatri dalam sanubaru saat masih memerjuangkan hidup saat susah dulu pelan-pelan terkikis silaunya kejayaan

kelly amareta mengatakan...

Selamat tahun baru 2010!!

uni mengatakan...

Sahabat,zmangat taun br,mg kita semakin bisa jd pribadi yg bermanfaat,amin :)

Anonymous mengatakan...

kesenjangan yang kian melebar...entah siapa yang akan peduli, bahkan mereka yang banyak janji dan akhirnya kita pilih terasa kini mengkhianati kita...tapi kita ga pernah kapok untuk memilih karena janji manis itu...
Entahlah mau kemana nasib bangsa ini...
Met tahun baru Mas Ari...
Salam,

bhamz mengatakan...

hilang nurani, tiada empati, yang tinggal hanya libido yang selalu ingin terus dipuaskan. Libido harta, libido kekuasaan...
Tagyn baru moga masih ada harapan baru...
Salam,

komuter mengatakan...

teruslah berbagi.........

komuter mengatakan...

selain mobil, juga saat lewat di jalan bikin pengendara lain jadi macet...........

gusthy mengatakan...

tidak punya hati nurani...
ayo dukung gerakan berbagi...

Huda mengatakan...

wahhh kontras bgt ya,...

zapira mengatakan...

Selamat Tahun Baru mas Ari,

Postingan menarik nih Mas, semoga kesuksesan selalu bersama Mas Ari. Sulit membaca hati nurani manusia, dan kita tidak tahu apa yang mereka rasakan pada saat menerima mobil baru.

Kita hanyalah rakyat kecil yang cuma mampu menonton, susah bagi mereka untuk mendengar aspirasi kita. Dan bila perlu harus ada revisi kebijakan Pemerintah tentang mobil dinas para pejabat negara.

Di tahun baru ini mungkin kita juga harus mengucapkan "Selamat mengendarai mobil baru, Pak Menteri!"
dan "Selamat bermacet ria bagi para pengguna jalan lainnya, karena ada Pak Menteri mau lewat!"

Salam,
MAKNA HIDUP >> Indahnya menjadikan hidup ini lebih bermakna.

edda mengatakan...

jual aja mobil para pejabat
sumbangin ke mereka yg membutuhkan!!!

julie mengatakan...

dah lama gak ke sini
selamat tahun baru ari

cow431 mengatakan...

selamat tahun baru OM

andika mengatakan...

salam kenal aja deh hehehe
eh,,, ada post baru tuh dirunah ane

Erfano Nalakiano mengatakan...

Met Tahun baru......
*menyambung yang kemarin di FB, salut mas...kadang kekurangan kita sewaktu kecil membuat kita ingin menjadi lebih baik lagi. Saya juga anak kampung, ketidakenakan diajarkan seorang guru dan kebaikan diajar seorang guru membuat saya bercita2 ingin menjadi guru yang menginspirasi.....
Mas bisa.....!!! Kita bisa menaklukkan dunia ini dengan karya2 kita! Meski kecil dirasa........

Anonymous mengatakan...

Terima kasih atas postingannya,
menyadarkan kembali betapa rasa senasib bangsa telah tiada.

Selamat tahun baru.

Salam

jumialely mengatakan...

Tragis ya mas ari. Waktu saya mengikuti berita tentang pemberian mobil baru seharga 1.3 M di televisi, tragis sekali. Emang mobil lama tidak cukup bagus untuk mereka. MEreka santai-santai nonton televisi di mobil, sehingga lupa melihat anak-anak dipingiran jalan.

tragis
saya kecewa
padahal mereka memakan pajak penghasilan yang harus saya bayarkan tiap bulan.

dasar para menteri penghianat rakyat kecil. memikirkan diri sendiri karena tidak pernah meraskan lapar dan hidup susah

kidungjingga mengatakan...

miris mas melihat gambar diatas....

muamdisini mengatakan...

uh..no comment mas...
mungkin sekarang untuk menjadi anggota perwakilan rakyat harus ditambahkan satu syarat lagi:
"tidak punya rasa malu..."

sunflo mengatakan...

aq sendiri sih males baca brita yg kek gini, bikin gregetan ajah, mending ngeblog ajah n curhat... sambil berharap, semoga indo lebih baik lagi ke depan, pada nyadar buat memperbaiki diri gtu..

wi3nd mengatakan...

Ya TuhaN..
foto foto anak ne9eri ituh..

miris dan ironis sekali meman9 ne9eri ini den9an pemerintahannya.. :(

Yudishtira mengatakan...

Nurani yang seharusnya bicara mas.. itu saja.

Yudishtira mengatakan...

Sudah seharusnya mereka bertindak dan bekerja atas dasar hati nurani, makasih

depz mengatakan...

reformasi ada
tapi reformasi/perubahan ke arah yg lbh buruk

narno mengatakan...

ketika saya melihat TV dan dipampangkan terpidana korupsi membela diri dengan mengatakan tidak layaknya penjara dengan banyak penghuni sehingga menuntut perlakuan istimewa, hati ini sungguh dongkol. apakah beliau itu ketika sedang melakukan korupsi pernah berfikir berapa nyawa yang terancam gara-gara ulahnya korupsi, berapa proyek-proyek yang tak sesuai peruntukannya yang kemduian hancur.

vany mengatakan...

sebuah surga di dalam penjara, mas.....
seharusnya nama rutan Pondok Bambu diubah menjadi rumah Pondok Indah....
Kesimpulannya: Bukan HUKUM yang mengatur kita tapi DUIT yg mengatur semuanya.... :D

jumialely mengatakan...

Bullshit..... Itulah kata-kata yang saya gunakan di blog saya mas.....

Yang dimakan kutu busuk di penjara itu, ya para pencuri seekor ayam, perampok uang 200 ribu, dkk nya yang tidak memiliki seperpun untuk membayar hotel di lapas itu

'dee mengatakan...

gimana2 juga aku sih emoh masuk penjara, he he he he he ;-) d.~

Pencerah mengatakan...

lebih menyakitkan lagi mendengar kata2 dirjen lapas:
"fasilitas bagi ayin merupakan hal yang biasa"

Pencerah's last post: astaga.com lifestyle on the net

iccie mengatakan...

hmmmmmmm...itulah yang namanya uang

ucie06 mengatakan...

*baca coment pencerah
Gila kali itu dirjen lapas. . !!

Mau jadi apa negri ini, klo yg salah aja masih bisa enak2an sprti itu?

Edaaan . .

matanaga mengatakan...

hehehee.. ini baru artalyta..
yg lain & kemarin2 mungkin lebih wahh.. lagi??
nice post

melly mengatakan...

beeuuhh manteb bgt tuh penjara..
gmna para koruptor mo jera klo dipenjara kek gitu..
aneeehhh

gak usah dipenjara aja sekalian klo kek gitu mah

tse-full mengatakan...

memang sudah sebobrog itukah....gw jadi mikir apakah indonesia bakal maju kalo penjara saja seperti itu,mengistimewakan para koruptor.apalagi saya sangat kecewa dengan para pejabat yang apabila tercium kebobrokannya ke halayak umum pasti dengan alasan karena kesejahteraan kurang mencukupi....ckckckkckck.....apakah pantas dengan alasan kesejahteraan para petugas pemerintah menyengsarakan rakyat....trus kalo kurang sejahtera,siapa yang bertanggung jawab atas kesejahteraan itu.........gw muak banget sama pejabat koruptor dengan seenaknya menyengsarakan rakyat,harusnya para koruptor di hukum mutilasi sekalian biar tau rasa......huuuuuuuuhhh.......kesel gw....

Hadi Nur mengatakan...

Ya jelas gak susah dong. Penjaranya kayak hotel bintang 5 dan bisnis bisa jalan terus di penjara

salam sukses

http://suksesterusdong.blogspot.com/

zapira mengatakan...

Selamat sore Mas Ari,
Luaaar biasa...makanya banyak orang yang ingin menjadi prajurit kerajaan Koruptor. Dapat uang banyak syukur-syukur tidak ketahuan, kalaupun ketahuan, hanya pindah apartemen saja. Seharusnya mbah-mbah koruptor ini dimasukan ke....kemana ya?..kandang singa kali..
Postingan yang mantap sahabat!

papadanmama mengatakan...

'asal ada uang semua bisa diatur'
spt nya itu slogan yg berlaku saat ini
bagaimana mau menegakkan hukum jk para penegak hukum sndri msh blm bersih

techno mengatakan...

yang bener itu. .

penjaraku istanaku. .:D

jeruji penjara bisa lunak asal digosok pake uang mass. .:D

bakulrujak mengatakan...

memang pernah ada reformasi ya ?
tak ingat tuh :D

andry sianipar mengatakan...

Salam super,,
memang begitulah wajah hukum dinegara kita...
lebih baik kita terus berkarya,membuat harum bangsa ini...

meiy mengatakan...

sebuah contoh teladan bagi rakyat, korupsi milyaran, dapet penjara bintang 5 (ato 7 kali ye)...trus gak aneh juga kalo bisa keluar sesukanya...

duh negeriku :(

Sulis DH mengatakan...

GAMPANG KOK RUMUSNYA :

DUIT ADALAH BUDAK KITA, BUKAN KITA YANG JADI BUDAK-NYA DUIT.....YA JADI KEBLINGER!!!

MASIH ADA YG MAU NICH JADI BUDAKNYA DUIT??????


wasalam
www.usahahandoko.com

andivan mengatakan...

duh.. parah indoensya ini.. :(

yangputri mengatakan...

hmmmmmmmmmm............. biar bagaimanapun juga.... OGAH MASUK PENJARA, mau enak mau gak.... *getok2 meja, amit2 dah*

anny mengatakan...

Aje gile Ri, bener itu gambar didalam penjara? ck..ck..ck... :(

cow431 mengatakan...

memang klo orang kaya itu tetep pinginnya mendapat fasilitas yang mewah terus

gusthy mengatakan...

Ya.....Indonesia....
Lemes deehhhhhhh

Wempi mengatakan...

Kejadian ini lebih kepada moral, kalau alasan karena gaji sipir kecil [kalo gaji ditambah apakah menjamin bakal moralnya baik], mungkin sebenarnya lebih kepada sifat rakus...

sunflo mengatakan...

weehh...lebih bagusan penjara ini drpada rumah kontrakanku... :(

Dewi Yana mengatakan...

Assalamu'alaikum,
Kalau penjaranya nyaman seperti itu, mereka tidak akan jera (Dewi Yana)

wahyu mengatakan...

di yogya daerah mana ini ya pak?

DzN mengatakan...

Itulah gambar kebobrokan hukum di Indonesia...
Masak orang dihukum dapat ruangan kayak gtu.
KamarQ kalah jauh tuh ma ruangan penjaranya bu Arthalyta.
Klo dpenjara dkasi kamar kayak gtuan, aq mw bgt.

Kiki mengatakan...

Wah itu kaya belum ada yg publish in ke tv kaya nya ya mas

ERR mengatakan...

Innalillahiwainnarojiun.
Doa rakyak miskin dan menderita kemiskinan, ALLAH pasti mendengar.Amin.

Rani mengatakan...

Berlomba mencari kekayaan dan mengenyangkan perut sendiri. Nanti juga muntah.
Kasihan rakyat dan anak bangsa.

sukmo pinuji mengatakan...

kebetulan kemarin saya baru saja menginap di tempat teman lama, rumahnya tepat di bawah pagersuru (kalo gak salah nama desanya kambang sari). karena saya penasaran dengan kisah pagersuru yang diceritakan temen saya, saya browsing internet untuk cari tau, eh malah nyasar ke blog ini. gimana kabar geng "cah ndeso" sekarang? kayaknya menarik ... hehehe

sewa mobil murah mengatakan...

makasih buat infonya

rental mobil mengatakan...

wah kasihan sekali ya...

myun mengatakan...

terima kasih postingannya ya..
salam kenal...
kunjungi juga blog saya fakultas teknik unand

cucuhermaone mengatakan...

Mantaps,,, Hidup Indonesia

Diskusi Internet Sehat yuk
http://cucuhermaone.blogdetik.com/umum/membangun-peradaban-indonesia-dengan-internet-sehat/

galinks mengatakan...

nanti kalau kita masuk neraka maka kita akan bertemu dengan orang2 penting itu dan kita bisa minta tanda tangannya, karena kalau minta tanda tangan sekarang kayaknya susah.

zhi Eng mengatakan...

Mudah2an para pejabat negara bisa terbuka hatinya...
Dengan gaya sombongnya mereka berkuasa...
Tp yang keluar pake uang negara alias uang rakyat...:(

FAnabis mengatakan...

Tidak ada kata yang pantas untuk seorang yang kenyang adalah "Berbagilah",silakan komentar balik jika berkenan.

putra batavia mengatakan...

Dewan bajingan!..rakyat pasti mendukung sekali kalo tulisan/artikel kaya gini ditempel didepan pintu kantor masing" anggota dewan itu..mereka bisa baca ga ya??..Lam kenal.

blackcoffee mengatakan...

saya termasuk orang yang setiiiiiaaaaa banget sama negara ini, gaji potong pajak, dapet hadiah potong pajak, beli barang potong pajak, makan dimana aja potogn pajak.... setiap sudut negara mengintai....tapi tak apalah untuk negara tercinta ini...

tapi kalau sudah SDM-nya berulah dan banyak tingkah..... kadang2 nurani nuntut untuk putus hubungan dengan pajak...masih mending bayar zakat saja...


posting jempol gan...

pujianto mengatakan...

hanya satu kata....pemerintah kita..TULI, BUTA, DAN SEORANG KANIBAL....yang hanya bisa memangsa yang lemah

ngatonowaras mengatakan...

Mereka bisa "sakti mandraguna" krna dapat mandat dri rakyat klau rakyat meminta kembali mandatnya sinralah kesaktian mereka. masalanya rakyat yg menderita tidak pernah minta kembali, percaya dgn janji2 pemegan mandat lalu diingkari lagi tiap 5 tahu berulang2, bagai andah yg pedih atas penderitaan selain melakukan BERBGI juga memberi penyuluhan pd hari kedaulatan rakyat yangan sembarangan memberi mandat pilihlah yh tepat jangan mau ditipu lagi.

qoniefaundra mengatakan...

dongeng tentang uang masih menang di negeri ini..

canoconan mengatakan...

berat banget ya perjuangan kita sebagai rakyat..

WAHYUDIN mengatakan...

AYOLAH QT BIKIN GERKAN UNTUK REVOLUSI DARI KETIDAK ADILAN DSBNYA,

JONGOZ mengatakan...

yg dibrantas baru daunnya, ranting, pohon dan akar msh berdiri tegak.

XAMthone plus mengatakan...

mungkin di tahun mendarang indonesia akan jadi ETHIOPIA :(

jeffry mengatakan...

wahai umat manusia bertobatlah, kekayaan di dunia adalah semata wayang, jikalau engkau dapat membantu sedikit kepada kaum yang kekurangan, maka engkau akan mendapatkan hidup yang kekal di alam baka.

yussi mengatakan...

Seharusnya para wakil rakyat ituuu,,,ga perlu kursus kepribadian ke luar negeri,
ngabis-ngabisin uang negara aja deehhhh......
kepribadian tu ada di hati nurani anda masing - masing.
semoga anda semua sadar akan hal itu,n hidayah akan segera datang untuk menyadarkan hati anda semua.
q gemes banget liat bapak2 semua,
hhhh,,,,pengen tak cubiti satu satu.

putri salam mengatakan...

klo hanya untuk menteri saja mungkin kita masih kaya dann mampu,,, tapi permasalahannya adalah, klo menteri sudah menerima fasilitas seperti itu, biasanya nanti para anggotadewan yg terhormat akan ngiri

Indonesiana mengatakan...

Pementasan kemiskinan tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah. Rakyat juga ikut bertangungjawab terhadap lngkungan sekitarnya. Boleh kita bangga sudah bayar pajak akan tetapi sudahkan kira rakyat pembayar pajak ini sudah taat pada tataran hukum di negeri ini??. Contoh kecil budaya rakyat indonesia yg secara langsung memboroskan APBN/APBD negeri ini : sudahkan buang sampah pd tempatnya, tidak melanggar peraturan lalulintas, tidak parkir sembarangan, tidak berjualan di bahu jalan, tidak melanggar busway, bagi muslim sudahkan bayar zakat mal, tidak nyogok saat untuk jadi PNS/POLRI/TNI,tidak merokok di tempat umum,para pelajar dan mahasiswa belajar kers tidak hanya nongkrong di kafe, tidak pake narkoba,pakai produk dalam negeri,dlll yg menjadi biasa dilakukan rakyat indonesia. Kalau kita sudah menjadi warha indonesi yang baik, yang taat bayar pajak, taat hukum, optimis, nasionalis, boleh kita berteriak semua nkesalahan ada pada pejabat negara. Kalau tidak....... lebih baik diam berkarya dan berdoa.

HDS mengatakan...

Menjadi Seorang Menteri, tentu sebuah cita2 banyak orang di Indonesai. Tidak mudah untuk bisa ditunjuk menjadi seorang menteri. Perlu perjuangan dan kerja keras yang pasti dimulai dari kecil. Yang jelas seorang menteri haruslah seorang yang berprestasi. Prestasi tidak mungkin jatuh dari langit. Berlu belajar keras. Rata2 pejabat kita bukan dari keluarga kaya raya. Mereka jebolan Universitas Ternama yang perlu otak yang encer untuk bisa masuk di sana. Ketika mahasiswa pastilah perpustakaan, ruang seminar, laboratorium adalah tempat nongkrong mereka, bukan di kafe-kafe dan lesehan. Buku2 ilmiah adalah bacaannya. Ketika jadi menteri saya kira wajar mereka mendapatkan penghasilan yang lebih dari jerih payahnya ketika masih muda. Sebagai orang tua tentu kita bangga melihat putra/putrinya yang telah bekerja keras saat masih muda bisa menjadi menteri yang tentunya harus berbeda dengan pejabat dibawahnya. jangan munafif bahwa kita sekolah, kerja keras tentu ingin berpenghasilan yang layak. Tentunya perlu perimbangan antara penghasilan dengan tanggungjawabnya.

tole mengatakan...

Para pemegang kekuasaan negeri yg kita cintai ini kan ngak punya otak ,mentingin diri sendiri dan kluarga makanya negeri ini ngak ada habis habisnya musibah ,duka meninpa rakyat yg ngak berdosa .Wahai para penguasa mari
tobat bersama kalau perlu diruwat satu persatu mumpung
masih di beri kekuasaan nanti klu pulang kampung cuma diri sendiri!!!!!!!!!!

marinki mengatakan...

Gaya hidup pejabat yg penuh kekuasaan dan fasilitas negara dengan gaji yang aduhai. Sisi lain orang juga berusaha dan berharap berhasrat dengan cara masuk partai politik agar bisa jadi pejabat. Berbondonglah orang-orang tanpa bekal dan kualitas ilmu yang pas-pasan masuk partai, termasuk orang yg dulunya cuma penghibur dari dunia seni. Aktris, aktor nafsu banget ingin jadi pejabat. Di pikiran orang-orang seperti itu hanya KEKUASAAN,dan HARTA.
Kalau pemerintahan sudah beralih fungsi, lantas rakyat mana yang akan bisa bertahan? Negara pun tinggal menunggu kehancurannya... Sangat memprihatinkan sistem perpolitikan di Indonesia.

pashalia mengatakan...

Rakyat udh terlanjut kecewa dengan kinerja pejabat, yg klo berkoar2 didepan Tv peduli tapi dibelakang.. ??

suhardi mengatakan...

arie kapan dolan nang pager suru maning
aja kelalen ya.......... ngawa es kelapa muda.......... terus mbakar bodin nang ngone mbah kunting..........

abenk mengatakan...

waw....mantap bos....
salam kenal ya........
check it out.. KUNJUNGI JUGA INI YA
BLOG SAYA

Wong Jogja mengatakan...

Inspiring banget sob,,

pethor mengatakan...

masa kecil euy ku prnh kesana

dui lawyer phoenix az mengatakan...

Good ideas! I like the way you express your idea and the topic you choose. KEep on your sharing! I appreciate it.

Agen XAMthone Plus Batam mengatakan...

semoga orang yang tiudak taat bajak setelah baca ini jadi rajin bayar pajak, makasih banyak atas infonya gan

khimie mengatakan...

i love indonesian product

halfalah mengatakan...

ayo tingkatkan kualitas produk indonesia

kikin mengatakan...

saya stuju dgn komentar anda :-)

kikin mengatakan...

amiiien.,,.,.:-D

kikin mengatakan...

aq uga cnta produk indonesia

vievi mengatakan...

amiennn;)

ridho kusuma w mengatakan...

selagi ada kemauan yang kuat, kita pasti bisa menghadapi perdagangan bebas ini.

Diberdayakan oleh Blogger.