Anak dan Istri Kepala Biro Kepegawaian Depdiknas Kena Gendam

Kebetulan tempat saya tinggal saat ini berdekatan dengan rumah Kepala Biro Kepegawaian Depdiknas Bapak Mashuri Maschab di daerah Sleman Yogyakarta, jarak tempat saya hanya dipisahkan pagar rumah dan jalan selebar tiga meter, sehingga saya banyak tahu tentang aktivitas di rumah tersebut. Termasuk informasi yang baru saja menimpa anak dan Istri beliau kemaren sore (Rabu, 20-1-2010).


Saya tahu kejadian ini semalam dari anak angkat beliau bernama Rokhim, yang seharusnya mas Rokhim dan Mas Andi (Anak Pak Mashuri) ikut dalam sebuah rapat yang membicarakan terkait rencana diadakanya fasilitas internet dan Hot Spot Area di Perpustakaan Masjid kami, tapi pada rapat tersebut mereka berdua tidak bisa hadir dan baru datang setelah rapat tersebut selesai kurang lebih sekitar jam 22.30 W.I.B dan hampir semua sudah pulang kecuali saya .


Ketidakhadiran mereka berdua (Mas Andi dan Mas Rokhim) membuatku ingin tahu apa sebabnya, karena mereka berdua dalam setiap rapat kegiatan pasti datang, terlebih ini termasuk agenda penting.


Saya sendiri melihat Mas Andi (Anak Pak Mashuri Maschab) terlihat sangat lelah dan capek saat menanyakan kepada saya terkait hasil rapat tersebut, Mas Andi hanya bertanya sebentar dan kemudian pamit mau istirahat tidur karena sudah larut malam.


Kemudian tinggalah saya dan Anak Angkat Pak Mashuri Maschab si Rokhim, dari Mas Rokhim inilah aku dapat informasi terkait musibah yang menimpa anak dan Istri Kepala Biro Kepegawaian Depdiknas yang ternyata barusaja Kena Gendam.


Cerita ini berawal sekitar jam 11 siang kemaren (Rabu, 20-1-2010), kata asisten rumah tangganya, Istri dan anak Pak Mashuri Maschab ini berencana pergi keluar untuk pergi belanja dan pergi ke Bank. Sebelum berangkat, ada seseorang laki-laki yang datang dari balik pagar rumah dan meminta sumbangan untuk pembangunan masjid, Namun Istri Pak Mashuri tidak menanggapinya karena sedang terburu-buru untuk pergi.


Setelah tahu kalau permintaan sumbangan tidak dipenuhi, laki-laki tersebut sepertinya marah dan kemudian pergi. Namun karena Istri Pak Mashuri sedikit curiga dengan sikap laki-laki tersebut, maka sebelum pergi Istri Pak Mashuri berpesan kepada pembantunya untuk mengunci seluruh pintu rumah termasuk pintu gerbang.


Setelah kejadian tersebut anehnya hingga petang Istri dan Anak Pak Mashuri belum juga pulang ke rumah, dan saat Mas Andi Pulang ke rumah dan tanya ke Pembantunya, kemudian pembantunya bercerita dari awal kejadian tersebut.


Mendengar cerita soal laki-laki tersebut Mas Andi jadi khawatir kalau terjadi apa-apa dengan Ibu dan adiknya. Kemudian Mas Andi langsung mencoba menelpon Keduanya (Ibu dan adik). Namun nomor Ibunya ga aktiv dan baru bisa menghubungi telpon adiknya setelah beberapa menit.


Saat telepon diangkat, betapa Terkejutnya mas Andi ketika bertanya kepada adiknya dimana posisi dia sekarang, ternyata dia bilang kalau posisi sedang di daerah Senayan Jakarta, dan setelah beberapa menit dari itu, Kakaknya yang di Jakarta juga telpon dan memberi kabar kalau Ibunya ada di daerah Blok M, dan ternyata keduanya baru sadar kalau mereka bukan berada di Yogya melainkan di Jakarta yang itu sama sekali tidak ada rencana untuk ke Jakarta.


Setelah kejadian tersebut Istri dan anak Pak Mashuri masih Shock dan belum bisa bercerita banyak, setelah mendengar berita ini mas Andi langsung pergi ke Bandara apakah Mobil yang digunakan Ibunya masih ada atau tidak di bandara. Saat di cek di Bandara ternyata mobil itu masih ada dan tidak hilang.


Sampai saat saya menuliskan berita ini, pihak Istri dan anak pak Mashuri belum bisa memberikan informasi lengkap terkait kejadian tersebut kepada keluarga yang di Yogya karena masih Shock dan mungkin Jumat besok baru mereka pulang ke Yogya dan menceritakan semuanya.


Saya dan juga anak angkat pak Mashuri mempunyai dugaan sementara, jika seandainya tidak ada barang atau uang yang diambil, maka kami beranggapan kalau kejadian ini mungkin hanyalah sebuah "Ungkapan" kekecewaan dari laki-laki misterius tadi yang meminta sumbangan tapi tidak di kasih ?? kemudian karena kecewa tersebut mungkin laki-laki tersebut hanya ingin "Ngerjain" anak dan Istri dari Kepala Biro Kepegawaian Depdiknas ini.


*Buat pembaca yang budiman, selalu hati-hati dan WASPADA, GENDAM ada di sekitar kita !! :)

146 komentar

tarto mengatakan...

wah ceritanya itu mungkin saking keteledoran sang kakek cos gak segera di bawa ke rumah sakit, hem....

kalau gaib ya begitu lah

Nita Kurnia mengatakan...

Keliatanya sudah sulit dapatkan pemuda yg peduli terhadap desanya seperti mas Ari ...

Semoga saja banyak yang mendapat Inspirasi dari cerita ini, termasuk aku ...

makasih yach atas cerita dan pesan moralnya ...

Cholis mengatakan...

wah ne bagus sekali, secara tidak
langsung mengajarkan kepada
anak2 to mencintai alam sekitarya.
to jg sebagai sarana pendidikan
baik formal or non formal.
dengan demikian pola pendidikan
kita harus di ubah, jangan hanya
mencetak anak to harus menjadi ini,
harus dalam pendidikn formal, anak
diberikan kebabasan dalam arti
diarahkan yg benar....

cholis mengatakan...

boleh jg ri???

indah mengatakan...

teruskan programnya?
biar anak bangsa menjadi pintar dan mempunyai pola pikir lebih maju menyongsong masa depan:]

nisrina191108 mengatakan...

salut pengorbanannya
mudah-mudahan ada balasannya ya....
ikutin juga ceritaku di :

http://nisrina.blogdetik.com/

dasir mengatakan...

Wah piknik euy, dah lama nih g piknik. Jadi pingin mas ari.

nakrook mengatakan...

lain kali wisata ke lombok aja mas.. hhaha

sunarno mengatakan...

foto-fotonya bagus banget

Desri Susilawani mengatakan...

terharu nih...inget waktu masih single dulu, ngasuh anak2 di TPA dan jalan2 kayak gitu...seru!

rumahkayu mengatakan...

salut dengan semangatnya ari... andai saja banyak orang bersedia turun tangan seperti ini dan memberikan pendidikan dan pencerahan pada anak- anak, tentu akan ada banyak kemajuan di sekitar kita...

dan, pemandangannya indah sekali ya, di atas sana...


d.~

HumorBendol mengatakan...

Wih...ngeri banget bang??
antara percaya dan tidak. Ternyata hal-2 seperti itu memang ada ya bang....dan anak paman abang jadi korbannya. Apalagi dia mengotorinya juga gak sengaja.
duh...senengnya rame-2 gitu
Makasih bang...

Miftahur mengatakan...

Ceritanya Back to Nature yach... :)

sakurata mengatakan...

Seru ! Jadi berkhayal, kapan ya si Kecil bisa diajak berpetualang.. !

vitriya mengatakan...

wahh .. makin siiipp aja ..

dini mengatakan...

Loh,,,
ko jadi nyasar!!!
tadinya mu nyari tempat bwt wisata,,,eh malah ke'blog:]
tapi setelah baca jadi seru juga ya kayaknya berwisata sambil bermain di alam terbuka!!!
tapi d'palembang ada gak ya yang seindah di jawa???
ja di terinspirasi!!!

dasir mengatakan...

Ini kontes ya ri?

jilena mengatakan...

jadi pengen ke sana.. :)

Makin Salut sama kamu, Ar!

warm mengatakan...

ahh, lokasinya keren abis mas !!
ntar kapan2 pengen maen ksana ah

tina mengatakan...

tidak mudah memberikan pelajaran pada anak2!!!
apalagi di ruangan yang tertutup, membuat anak bosan.
ternyata, mas ari punya konsep yang berbeda!
HEBAT?
Selamet ya?
mudah2an semua orang mengikuti jejak mas ari.

Bejo mengatakan...

Menarik. Inspiratif. Pembelajaran yang mirip dengan yang pernah di filmkan, Laskar Pelangi misalnya. Namun sedikit bedanya adalah Ari menggunankan alat modern, sedangkan dalam Film laskar pelangi murni dengan alam.

Semangat Mas Ari, Saya mendukungmu untuk hal-hal semacam ini.

aziza mengatakan...

patut dijadikan contoh ne... untung pas narsis didepan makam "si penunggu makam" g ikutan mejeng y hehehe :)

aziza mengatakan...

mas ari...gimana crnya kasih deskripsi dibawah image y..sy rodo mumet ne

sepriyadi mengatakan...

HEBAT!!!
Seru cara belajarnya. tapi kalau kehujanan gimana?
Oy, kalau bisa saya kasih saran: "bikin proposal" siapa tahu bisa memberikan lebih pada anak2 perpustakaan cah n deso!!!

ya itu saran az:]
Kemudian,kok ada "COET & MUTU" ???
PADA NG'RUJAK ya?
Nyam,,,Nyam,,,!!!

andi mengatakan...

setelah membaca dengan seksama,,,beruntunglah anak-anak yang menjadi anggota perpustakaan Cah_Ndeso.
Hm,,,bisa belajar di ruangan yang terbuka, sambil berwisata, tidak akan merasa bosan apabila sambil bermain/melihat alam sekitar!!!

jadi dapat inspirasi.

zulhaq mengatakan...

luar biasa!!!!
salut atas perjuangan dan usahanya untuk memajukan mereka :)

semoga tetep semangat, dan gak hanya berhenti sampai disini amien...

pia mengatakan...

yg serem'' sekarang uda lewat!!
Yang penting pan kita niat baek aja, right?

Btw lokasinya keren yha, lama nggak naik naik kepuncak gunung gitu, kangennnn, apalagi kalo rame'' begitu

Sukses selalu deh buat mas ari

coolk45 mengatakan...

Asyik tu sob... bergaul dengan anak2 menyenangkan sekali
seakan mau mengulang dunia anak2

Pinky mengatakan...

wisata,cari ilmu dan mengenal alam
mmm....nice pic lagi

tetep semangat ya mas ^_^

rizkysutji mengatakan...

sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat bagi sesama..
Semoga ini menjadi inspirasi bagi saya dan teman-teman yang lain :)

Pencarian mengatakan...

wah asyiknya kebersamaanmu, aku bangga padamu bisa berbagi dengan anak-anak, merintis perpustakaan sambil ngajarin mereka, Sayangnya di rumahku cuman banyak buku-buku untuk orang dewasa aja, kalau punya buat anak-anak tak kirimin lewat tiki :smile:

tisafitrira mengatakan...

wah... hebat mas ari...
bisa jalan2 plus berbagi ilmu dan pengalaman bareng anak kecil sebanyak itu, gag kerepotan mas, butuh relawan tambahan kah ^^?
semoga bisa trus konsisten dalam mengembangkan perpustakaan dan pendidikan internet dan komputer gratis utuk anak2

mebelanda mengatakan...

anak2 di gunung tahu internet juga ya.

narno mengatakan...

perpaduan acara yang mengasyikkan

beruangqutub mengatakan...

idenya bagus sekali, mencoba berbuat untuk sesama, berbagi pengetahuan.

thx atas tambahan inspirasinya...

Bahrun Ali Murtopo mengatakan...

wah mantap bung kalo gerakan ini bisa terus di kembangan sampe tingkatan daerah. apa lagi kembali kekapung asal lahir .asik bung.....kapan kembali kedaerah.buat program itu he he kebumen

Bahrun Ali Murtopo mengatakan...

kapan bung kami ajari ngeblog dong he he

delonelybie mengatakan...

i...waw.... :mrgreen:
mantap banget nie postingannya...
ntar saya berkunjung ke sana...
jadi pemandu wisata saya ya... ^^

zaenal8 mengatakan...

wah seneng ya.. bisa bikin acara spt. itu,,, saya baru tahu kalo mas ari ini bikin bimbel gratis.. iya saya juga bikin di kampung saya tapi sekarang dah pada selesai dan sekarang lg nganggur... :-)

sebenarnya masih banyak anak-2 kampung saya yang belum kebagian jatah belajar tapi mak saya minta jatah uang listrik 20.000 per anak jadinya banyak yang nggak jadi belajar padahal saya lg semangat ngajar.

achoey mengatakan...

lama gak apdet ya?
:)

Ikutan Ngeblog mengatakan...

hmmm.... pasti seru tuh..
tapi tuh aku baca tulisannya kok banyak yang ketutup ya? kepotong...

ajeng mengatakan...

Subhanallah.. Semoga Allah senantiasa melimpahkan ridho dan rahmad-Nya untuk kegiatan mulia ini
Salam,terima kasih sudah mempir ke blog saya..

Game Logika Online Menantang mengatakan...

aku juga orang desa kokk. . . .. .

perjalanan yang menyenanglkan. . .:D

Sazka mengatakan...

wah wah rame bgt nih ...

udh lama yg gk nge blog . contest paan nih ? blh tau ? :mrgreen:

Sazka mengatakan...

wa tulisannya kakak meng-inspiratif bgt ya :D


mengajarkan anak2 utk ramah dgn alam! tp kok cerita ttg anak pamam kak ryu serem ya :( jd takuut

tp udh bagus kok ! good luck ya ;)

peter lau mengatakan...

hi, salam kenalmari kita terus menjaga alam ini

Cloud mengatakan...

wah keren pemandangannya.. jadi inget rumah..

paijos mengatakan...

andaikan disetiap tempat ada orang seperti mas Ari. Insya allah Indonesia maju dan sejahtera. tetep semangat dan selalu dalam lindunganNya. Amin.

Marita mengatakan...

wah mulia sekali paman q ini . .
inspiratif . . . .
andai aja orang seperti mas ari ini ga cuma 1 . .
pasti negara ini udah maju lebih baik

Aisha mengatakan...

Wah,sangat sulit sekali ngakses web ini bro.Aborted melulu.Kenapa ya?

Tina mengatakan...

lag cari tempat liburan sama mbah google malah dianter kesini :D

Itu tempatnya kayak amsih alami banget yach,,,,
Seandainya wisata liburanku kali ini bisa seperti kisah penulis ini ....

Makasih yach atas cerita inspirasinya ...

Blackcoffee mengatakan...

Cerita yang menarik mas... Top bgt...

Alfaro Lamablawa mengatakan...

ck ck ck saya perlu belajar dari Paman...
great...
selamat tahun baru 2010
willingness to do more!!

cow431 mengatakan...

selamat tahun baru OM

andika mengatakan...

salam kenal aja deh hehehe
eh,,, ada post baru tuh dirunah ane

Erfano Nalakiano mengatakan...

Met Tahun baru......
*menyambung yang kemarin di FB, salut mas...kadang kekurangan kita sewaktu kecil membuat kita ingin menjadi lebih baik lagi. Saya juga anak kampung, ketidakenakan diajarkan seorang guru dan kebaikan diajar seorang guru membuat saya bercita2 ingin menjadi guru yang menginspirasi.....
Mas bisa.....!!! Kita bisa menaklukkan dunia ini dengan karya2 kita! Meski kecil dirasa........

Anonymous mengatakan...

Terima kasih atas postingannya,
menyadarkan kembali betapa rasa senasib bangsa telah tiada.

Selamat tahun baru.

Salam

jumialely mengatakan...

Tragis ya mas ari. Waktu saya mengikuti berita tentang pemberian mobil baru seharga 1.3 M di televisi, tragis sekali. Emang mobil lama tidak cukup bagus untuk mereka. MEreka santai-santai nonton televisi di mobil, sehingga lupa melihat anak-anak dipingiran jalan.

tragis
saya kecewa
padahal mereka memakan pajak penghasilan yang harus saya bayarkan tiap bulan.

dasar para menteri penghianat rakyat kecil. memikirkan diri sendiri karena tidak pernah meraskan lapar dan hidup susah

kidungjingga mengatakan...

miris mas melihat gambar diatas....

muamdisini mengatakan...

uh..no comment mas...
mungkin sekarang untuk menjadi anggota perwakilan rakyat harus ditambahkan satu syarat lagi:
"tidak punya rasa malu..."

sunflo mengatakan...

aq sendiri sih males baca brita yg kek gini, bikin gregetan ajah, mending ngeblog ajah n curhat... sambil berharap, semoga indo lebih baik lagi ke depan, pada nyadar buat memperbaiki diri gtu..

wi3nd mengatakan...

Ya TuhaN..
foto foto anak ne9eri ituh..

miris dan ironis sekali meman9 ne9eri ini den9an pemerintahannya.. :(

Yudishtira mengatakan...

Nurani yang seharusnya bicara mas.. itu saja.

Yudishtira mengatakan...

Sudah seharusnya mereka bertindak dan bekerja atas dasar hati nurani, makasih

afridiani mengatakan...

Seorang guru pengganti orang tua dirumah,dia banyak memberi pelajaran yg orang tua tdk bisa.

Anonymous mengatakan...

Satu lagi dblogger yang punya banyak buku...
Kapan nih yang punya blog aribicara menyusul :P
Ditunggu.

bintangtimur mengatakan...

Yang diatas komentar saya tuuuh, hehehe, lupa ngasih nama dan alamat, eh, terlanjur di submit comment... :P

densky mengatakan...

good lesson..

$50 for everyone

tonosaur mengatakan...

hmm.. hmm..

Pencarian mengatakan...

Terharu kepada membaca tiap tutur Guru kehidupan

Pencarian mengatakan...

hohoho rupanya ada link ku disini, tapi aku belum masukan linkmu segera...segera, sekarang biar gak lupa, nenek -nenek emang rese hihihi

quinie mengatakan...

ow ow ow...review untuk ikutan ultah pertama blogdetik ya?
mudah2an menang ya...

btw, quinie punya blogdetik jugaaaa ^^. Iyeyyy...!
dan kayanya saya mulai betah disini :)
sorry baru mampir, duh koneksinya dodol banget sih untuk bw :((

sunflo mengatakan...

kapan giliran ari bikin buku?? :)
ditunggu nie.. semoga ari bisa menuangkan ide2 pemikirannya dalam sebuah buku, seperti mereka...

fandhie mengatakan...

tar klo dah beli pinjem yahh :P

raidy mengatakan...

cukup menarik, segala sesuatunya tentu ada hikmahnya, baca buku penting utk menambah wawasan, good luck

papadanmama mengatakan...

uraiannya mantapzz rie
jd pengen baca bukunya :)

zee mengatakan...

Mendapatkan pesan moral memang bisa didapat darimana saja. Banyak bergaul dgn segala macam manusia menambah ilmu kehidupan :)

vany mengatakan...

resensinya manatap, mas....
pinjem bukunya dong :D

wi3nd mengatakan...

ternyata tanpa disadari ada banyak 9uru kehidupan disekitar kita yah..?

1121 mengatakan...

aku dah liat buku ini di Gramedia. Tapi belum ada duit hehehe

mala mengatakan...

ditunggu bukunya, mas.. :P

wahyu mengatakan...

di yogya daerah mana ini ya pak?

bling bling mengatakan...

@Fandhie ; beli woiiii.... :mrgreen:

achoey mengatakan...

MT emang guru kehidupan

an9el mengatakan...

jadi semangat pngn baca nih rie..padahal aku seorang *tukang tidur* kalo baca. apalagi novel2 tebel. kyknya perlu dirubah nih malesnya :D

idana mengatakan...

@fandhie : pinjem.....beliiiiii :D

berguru memang bisa dari mana saja,
bang mt aku dah pesen sama ibu marketing nya :P

gusthy mengatakan...

mau beli bukunya tap sayang lagi bokek hiks2...
tapi mas Ari sudah review... lumayan menutupi keingitahuan ttg isi bukunya..
makasih

julie mengatakan...

perasaan aku udah komen di sini ri koq ga ada ya

darmawan mengatakan...

Tuhan itu Allah SWT, tiada Tuhan selain Allah. Uang bukan segalanya, yang menghidupkan manusia bukan Uang, yang memberi kita makan, pakaian, rumah, sepeda motor atau jarum sekalipun bukan Uang, tapi Allah. Tuhan Yang Maha Esa. Segerahlah Anda bertobat, banyak orang yang punya uang dan menginginkan sesuatu, tapi kalau Allah tidak mengehendaki tidak akan tercapai juga.

codet mengatakan...

Jangan sampailah kita mempertuhankan uang, kacau balau jadinya.

bhamz mengatakan...

Met malam Mas,
Tiada tuhan, selain Tuhan...
Salam,

si Gen mengatakan...

Tidak ada Tuhan selain Alloh.
itu saja yang saya berusaha untk selalu pegang..!

rio2000 mengatakan...

uang.... pejabat sekarang gila uang... ckckckc ga takut dipenjara.... toh dipenjara nanti dapat fasilitas hotel bintang 5

tentang pop-up mungkin krn salah satu "banner iklan" kamu coba bannernya dilepas

Tidak ada TUHAN selain UANG mengatakan...

Uang bukan segala galaya
TApi ga ada uang susah segala galaya....

asmarie mengatakan...

haha...gak selamanya

ntr bikin daun aja sbgai alat tukar
hahaha

rice2gold mengatakan...

tiada illah selain Allah, tapi memang banyak yang mempertuhankan uang didunia ini

ikram mengatakan...

ckckck iya sih untuk kebanyakan orang uang uda jd segalanya. btw ga semua juga, bahkan kan katanya: uang itu tidak mendatangkan kemudharatan untuk orang-orang yang beriman. hehehe mudah2an sih yang punya uang banyakan yang bertakwa drpd yang engga.

regards

KangBoed mengatakan...

RAIHLAH JATI DIRI MANUSIA.. untuk

MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang tuk Sahabatku terchayaaaaaank

I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

KangBoed mengatakan...

JUJUR inilah yang sedang TERJADI SAAT INI.. menimpa kita semuanya.. MANUSIA LUPA DIRI.. Menganggap UANG adalah SEGALANYA.. BERTUHANKAN UANG.. DIPERBUDAK OLEH UANG.. :sad:

KangBoed mengatakan...

:sad: :sad: :sad: :sad: :sad:

UANG lagi lagi UANG.. UANG bisa bikin orang mabuk kepayang.. ingat lagunya Nicki Astria..

KangBoed mengatakan...

MANSTAAAABBBS MAS ARI.. KENYATAAN.. manusia diliputi kehidupannya 24 jam oleh uang meliputi pikiran dan hasrat hatinya.. apa enda ciloko

annosmile mengatakan...

aku masih kuliah neh
malah baca lowongan :P

bakulrujak mengatakan...

iya, selalu waspada dan sebisa mungkin tak menyinggung perasaan orang lain..
bahayaa

Didien mengatakan...

gendam itu itu memang menakutkan..harus waspada selalu..ya kan bro..??
pakabar ari?



salam, ^_^

Caride mengatakan...

ada temen saya kena gendam melalui telpon...bener ga yah?

d-Gadget mengatakan...

kalo keluar rumah jgn byk melamun..dan tingkatkan keimana kita dengan berdzikir, smoga terhindar dari gendam itu amin

Pencerah mengatakan...

semoga tidak terulang lagi

gusthy mengatakan...

hati2 slalu...
mksih infonya mas Ari

asef mengatakan...

ya cih, emang uang bukan SEGALANYA. tapi segalanya masalah berujung uang.n seakan-akan hidup kita hanya untuk uang.bilang kerja untuk keluarga.padahal kerja untuk uang.siang malam waktu habis hanya untuk 1 dapat UANG.??

izarsaja mengatakan...

salam sukses buat semua bloggers yang lagi cari kerja.
nice posting mas Ari :)

Kiki mengatakan...

Wah itu kaya belum ada yg publish in ke tv kaya nya ya mas

ERR mengatakan...

Innalillahiwainnarojiun.
Doa rakyak miskin dan menderita kemiskinan, ALLAH pasti mendengar.Amin.

Rani mengatakan...

Berlomba mencari kekayaan dan mengenyangkan perut sendiri. Nanti juga muntah.
Kasihan rakyat dan anak bangsa.

sukmo pinuji mengatakan...

kebetulan kemarin saya baru saja menginap di tempat teman lama, rumahnya tepat di bawah pagersuru (kalo gak salah nama desanya kambang sari). karena saya penasaran dengan kisah pagersuru yang diceritakan temen saya, saya browsing internet untuk cari tau, eh malah nyasar ke blog ini. gimana kabar geng "cah ndeso" sekarang? kayaknya menarik ... hehehe

sewa mobil murah mengatakan...

makasih buat infonya

rental mobil mengatakan...

wah kasihan sekali ya...

rental mobil di surabaya mengatakan...

nice post

myun mengatakan...

terima kasih postingannya ya..
salam kenal...
kunjungi juga blog saya fakultas teknik unand

cucuhermaone mengatakan...

Mantaps,,, Hidup Indonesia

Diskusi Internet Sehat yuk
http://cucuhermaone.blogdetik.com/umum/membangun-peradaban-indonesia-dengan-internet-sehat/

galinks mengatakan...

nanti kalau kita masuk neraka maka kita akan bertemu dengan orang2 penting itu dan kita bisa minta tanda tangannya, karena kalau minta tanda tangan sekarang kayaknya susah.

zhi Eng mengatakan...

Mudah2an para pejabat negara bisa terbuka hatinya...
Dengan gaya sombongnya mereka berkuasa...
Tp yang keluar pake uang negara alias uang rakyat...:(

FAnabis mengatakan...

Tidak ada kata yang pantas untuk seorang yang kenyang adalah "Berbagilah",silakan komentar balik jika berkenan.

putra batavia mengatakan...

Dewan bajingan!..rakyat pasti mendukung sekali kalo tulisan/artikel kaya gini ditempel didepan pintu kantor masing" anggota dewan itu..mereka bisa baca ga ya??..Lam kenal.

blackcoffee mengatakan...

saya termasuk orang yang setiiiiiaaaaa banget sama negara ini, gaji potong pajak, dapet hadiah potong pajak, beli barang potong pajak, makan dimana aja potogn pajak.... setiap sudut negara mengintai....tapi tak apalah untuk negara tercinta ini...

tapi kalau sudah SDM-nya berulah dan banyak tingkah..... kadang2 nurani nuntut untuk putus hubungan dengan pajak...masih mending bayar zakat saja...


posting jempol gan...

pujianto mengatakan...

hanya satu kata....pemerintah kita..TULI, BUTA, DAN SEORANG KANIBAL....yang hanya bisa memangsa yang lemah

ngatonowaras mengatakan...

Mereka bisa "sakti mandraguna" krna dapat mandat dri rakyat klau rakyat meminta kembali mandatnya sinralah kesaktian mereka. masalanya rakyat yg menderita tidak pernah minta kembali, percaya dgn janji2 pemegan mandat lalu diingkari lagi tiap 5 tahu berulang2, bagai andah yg pedih atas penderitaan selain melakukan BERBGI juga memberi penyuluhan pd hari kedaulatan rakyat yangan sembarangan memberi mandat pilihlah yh tepat jangan mau ditipu lagi.

qoniefaundra mengatakan...

dongeng tentang uang masih menang di negeri ini..

canoconan mengatakan...

berat banget ya perjuangan kita sebagai rakyat..

WAHYUDIN mengatakan...

AYOLAH QT BIKIN GERKAN UNTUK REVOLUSI DARI KETIDAK ADILAN DSBNYA,

JONGOZ mengatakan...

yg dibrantas baru daunnya, ranting, pohon dan akar msh berdiri tegak.

XAMthone plus mengatakan...

mungkin di tahun mendarang indonesia akan jadi ETHIOPIA :(

jeffry mengatakan...

wahai umat manusia bertobatlah, kekayaan di dunia adalah semata wayang, jikalau engkau dapat membantu sedikit kepada kaum yang kekurangan, maka engkau akan mendapatkan hidup yang kekal di alam baka.

yussi mengatakan...

Seharusnya para wakil rakyat ituuu,,,ga perlu kursus kepribadian ke luar negeri,
ngabis-ngabisin uang negara aja deehhhh......
kepribadian tu ada di hati nurani anda masing - masing.
semoga anda semua sadar akan hal itu,n hidayah akan segera datang untuk menyadarkan hati anda semua.
q gemes banget liat bapak2 semua,
hhhh,,,,pengen tak cubiti satu satu.

putri salam mengatakan...

klo hanya untuk menteri saja mungkin kita masih kaya dann mampu,,, tapi permasalahannya adalah, klo menteri sudah menerima fasilitas seperti itu, biasanya nanti para anggotadewan yg terhormat akan ngiri

Indonesiana mengatakan...

Pementasan kemiskinan tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah. Rakyat juga ikut bertangungjawab terhadap lngkungan sekitarnya. Boleh kita bangga sudah bayar pajak akan tetapi sudahkan kira rakyat pembayar pajak ini sudah taat pada tataran hukum di negeri ini??. Contoh kecil budaya rakyat indonesia yg secara langsung memboroskan APBN/APBD negeri ini : sudahkan buang sampah pd tempatnya, tidak melanggar peraturan lalulintas, tidak parkir sembarangan, tidak berjualan di bahu jalan, tidak melanggar busway, bagi muslim sudahkan bayar zakat mal, tidak nyogok saat untuk jadi PNS/POLRI/TNI,tidak merokok di tempat umum,para pelajar dan mahasiswa belajar kers tidak hanya nongkrong di kafe, tidak pake narkoba,pakai produk dalam negeri,dlll yg menjadi biasa dilakukan rakyat indonesia. Kalau kita sudah menjadi warha indonesi yang baik, yang taat bayar pajak, taat hukum, optimis, nasionalis, boleh kita berteriak semua nkesalahan ada pada pejabat negara. Kalau tidak....... lebih baik diam berkarya dan berdoa.

HDS mengatakan...

Menjadi Seorang Menteri, tentu sebuah cita2 banyak orang di Indonesai. Tidak mudah untuk bisa ditunjuk menjadi seorang menteri. Perlu perjuangan dan kerja keras yang pasti dimulai dari kecil. Yang jelas seorang menteri haruslah seorang yang berprestasi. Prestasi tidak mungkin jatuh dari langit. Berlu belajar keras. Rata2 pejabat kita bukan dari keluarga kaya raya. Mereka jebolan Universitas Ternama yang perlu otak yang encer untuk bisa masuk di sana. Ketika mahasiswa pastilah perpustakaan, ruang seminar, laboratorium adalah tempat nongkrong mereka, bukan di kafe-kafe dan lesehan. Buku2 ilmiah adalah bacaannya. Ketika jadi menteri saya kira wajar mereka mendapatkan penghasilan yang lebih dari jerih payahnya ketika masih muda. Sebagai orang tua tentu kita bangga melihat putra/putrinya yang telah bekerja keras saat masih muda bisa menjadi menteri yang tentunya harus berbeda dengan pejabat dibawahnya. jangan munafif bahwa kita sekolah, kerja keras tentu ingin berpenghasilan yang layak. Tentunya perlu perimbangan antara penghasilan dengan tanggungjawabnya.

tole mengatakan...

Para pemegang kekuasaan negeri yg kita cintai ini kan ngak punya otak ,mentingin diri sendiri dan kluarga makanya negeri ini ngak ada habis habisnya musibah ,duka meninpa rakyat yg ngak berdosa .Wahai para penguasa mari
tobat bersama kalau perlu diruwat satu persatu mumpung
masih di beri kekuasaan nanti klu pulang kampung cuma diri sendiri!!!!!!!!!!

marinki mengatakan...

Gaya hidup pejabat yg penuh kekuasaan dan fasilitas negara dengan gaji yang aduhai. Sisi lain orang juga berusaha dan berharap berhasrat dengan cara masuk partai politik agar bisa jadi pejabat. Berbondonglah orang-orang tanpa bekal dan kualitas ilmu yang pas-pasan masuk partai, termasuk orang yg dulunya cuma penghibur dari dunia seni. Aktris, aktor nafsu banget ingin jadi pejabat. Di pikiran orang-orang seperti itu hanya KEKUASAAN,dan HARTA.
Kalau pemerintahan sudah beralih fungsi, lantas rakyat mana yang akan bisa bertahan? Negara pun tinggal menunggu kehancurannya... Sangat memprihatinkan sistem perpolitikan di Indonesia.

pashalia mengatakan...

Rakyat udh terlanjut kecewa dengan kinerja pejabat, yg klo berkoar2 didepan Tv peduli tapi dibelakang.. ??

suhardi mengatakan...

arie kapan dolan nang pager suru maning
aja kelalen ya.......... ngawa es kelapa muda.......... terus mbakar bodin nang ngone mbah kunting..........

abenk mengatakan...

waw....mantap bos....
salam kenal ya........
check it out.. KUNJUNGI JUGA INI YA
BLOG SAYA

Wong Jogja mengatakan...

Inspiring banget sob,,

pethor mengatakan...

masa kecil euy ku prnh kesana

sewa mobil mengatakan...

makasih buat infonya

dui lawyer phoenix az mengatakan...

Good ideas! I like the way you express your idea and the topic you choose. KEep on your sharing! I appreciate it.

Agen XAMthone Plus Batam mengatakan...

semoga orang yang tiudak taat bajak setelah baca ini jadi rajin bayar pajak, makasih banyak atas infonya gan

Diberdayakan oleh Blogger.